{"id":496637,"date":"2026-03-26T12:54:00","date_gmt":"2026-03-26T05:54:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/03\/26\/pengamat-soroti-pertemuan-anies-sby-dan-ahy-clbk-jelang-2029\/"},"modified":"2026-03-27T18:56:35","modified_gmt":"2026-03-27T11:56:35","slug":"pengamat-soroti-pertemuan-anies-sby-dan-ahy-clbk-jelang-2029","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/03\/26\/pengamat-soroti-pertemuan-anies-sby-dan-ahy-clbk-jelang-2029\/","title":{"rendered":"Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Pertemuan antara <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/anies-baswedan\/\">Anies Baswedan<\/a> dengan Susilo Bambang Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono di Cikeas dinilai bukan sekadar ajang silaturahmi Lebaran.<\/p>\n<p>Pertemuan tersebut dinilai sebagai sinyal awal terbukanya kembali peluang kerja sama <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a>, termasuk kemungkinan duet Anies\u2013AHY pada Pemilihan Presiden 2029.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai momen halal bihalal kerap menjadi ruang komunikasi politik yang sarat makna di kalangan elite.<\/p>\n<p>\u201cPertemuan ini tidak bisa dilihat hanya sebagai silaturahmi biasa. Ada upaya membuka kembali kemungkinan agar duet Anies\u2013AHY tetap menjadi opsi yang hidup,\u201d ujar Arifki dalam keterangannya, Kamis, 26 Maret 2026.<\/p>\n<p>Menurutnya, hubungan antara Anies dan Partai <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/demokrat\/\">Demokrat<\/a> bukanlah hal baru. Ia mengingatkan bahwa Anies pernah mengikuti Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat pada 2014, yang digagas di era kepemimpinan SBY.<\/p>\n<p>\u201cArtinya, hubungan Anies dengan Demokrat memiliki jejak sejarah politik yang cukup panjang sejak 2014,\u201d kata Arifki.<\/p>\n<p>Selain itu, pada Pemilihan Presiden 2024, pasangan Anies\u2013AHY sempat menjadi salah satu skenario utama sebelum batal pada tahap akhir. Hal ini dinilai menunjukkan bahwa komunikasi politik antara keduanya telah terbangun sejak lama.<\/p>\n<p>Arifki menambahkan, peluang duet tersebut akan sangat bergantung pada dinamika politik ke depan, terutama terkait posisi AHY dalam pemerintahan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a>. Karena itu juga menjadi simbol, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> mempertimbangkan AHY sebagai cawapresnya nanti atau tidak.\u00a0<\/p>\n<p>Menurutnya, cairnya komunikasi politik Prabowo dengan Megawati, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>, dan lainnya, membuat AHY tampaknya ingin sediakan payung sebelum hujan. Anies adalah salah satu payungnya, begitu pun AHY salah satu langkah bagi Anies agar kartunya tetap hidup di 2029.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cJika Partai Demokrat tidak mendapatkan ruang yang cukup di pemerintahan, maka peluang membangun poros baru bersama Anies bisa kembali terbuka menjelang Pilpres 2029,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Arifki mengakui tantangan terbesar duet tersebut terletak pada ambisi politik masing-masing tokoh. Baik Anies maupun AHY dinilai memiliki posisi tawar sebagai calon presiden.<\/p>\n<p>\u201cIni yang perlu dicarikan titik temu. Tapi dalam politik, kompromi selalu mungkin terjadi jika kepentingannya bertemu,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ia juga menekankan bahwa lokasi pertemuan di kediaman SBY di Cikeas memiliki makna simbolik tersendiri, mengingat tempat tersebut kerap menjadi pusat pengambilan arah politik Partai Demokrat.<\/p>\n<p>\u201cJika pertemuan berlangsung hangat, itu menandakan komunikasi politik tidak hanya terbuka, tetapi juga mendapat ruang yang serius,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, Arifki menegaskan bahwa pertemuan tersebut belum dapat disebut sebagai keputusan politik.<\/p>\n<p>\u201cNamun cukup kuat untuk dibaca sebagai langkah awal dalam membuka kemungkinan duet Anies\u2013AHY pada Pilpres 2029,\u201d pungkasnya.\u00a0<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/496637?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Pertemuan antara Anies Baswedan dengan Susilo Bambang Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono di Cikeas dinilai bukan sekadar ajang silaturahmi Lebaran. Pertemuan tersebut dinilai sebagai sinyal awal terbukanya kembali peluang kerja sama Politik, termasuk kemungkinan duet Anies\u2013AHY pada Pemilihan Presiden 2029. Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai momen halal bihalal kerap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":496638,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420,304984,242],"series":[],"class_list":["post-496637","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa","tag-pilpres-2029","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/496637","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=496637"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/496637\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/496638"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=496637"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=496637"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=496637"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=496637"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}