{"id":497036,"date":"2026-04-01T21:59:00","date_gmt":"2026-04-01T14:59:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/01\/rumah-dinas-bais-tni-diduga-lokasi-perencanaan-operasi-penyiraman-aktivis-kontras-andrie-yunus\/"},"modified":"2026-04-02T00:00:21","modified_gmt":"2026-04-01T17:00:21","slug":"rumah-dinas-bais-tni-diduga-lokasi-perencanaan-operasi-penyiraman-aktivis-kontras-andrie-yunus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/01\/rumah-dinas-bais-tni-diduga-lokasi-perencanaan-operasi-penyiraman-aktivis-kontras-andrie-yunus\/","title":{"rendered":"Rumah Dinas Bais TNI Diduga Lokasi Perencanaan Operasi Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Bangunan <a title=\"rumah dinas\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/rumah-dinas\/\">rumah dinas<\/a> <a title=\"Bais\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/bais\/\">Bais<\/a> TNI diduga menjadi lokasi perencanaan operasi penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) <a title=\"Andrie Yunus\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/andrie-yunus\/\">Andrie Yunus<\/a>.<\/p>\n<p>TIM Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) buka suara soal keberadaan rumah dinas Badan Intelijen Strategis Tentara Nasional Indonesia (Bais TNI) tersebut.<\/p>\n<p>Perwakilan TAUD, Muhamad Isnur menyatakan perlu ada pemeriksaan menyeluruh terhadap penghuni rumah tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Ada office boy, penjaga keamanan, sampai cleaning service yang bisa jadi saksi,&#8221; kata Isnur pada Selasa, 31 Maret 2026.<\/p>\n<p>Menurut Isnur, pemeriksaan harus dilakukan untuk membuktikan benar atau tidaknya operasi penyerangan terhadap Andrie yang direncanakan di rumah tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Siapa yang merencanakan apa, semua diungkap,&#8221; ujar Isnur usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Senayan, Jakarta.<\/p>\n<p>Dilansir dari <i>Tempo,<\/i> rumah dinas yang dimaksud berlokasi di Jalan Panglima Polim III Nomor 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kondisi rumah itu tampak kontras dengan bangunan lain yang ada di sekitar lokasi.<\/p>\n<p>Rumah yang berada di sebelah sebuah kedai kopi itu dikelilingi pagar dengan satu gerbang besi yang tertutup sehingga menghalangi pandangan ke dalam.<\/p>\n<p>Seluruh kaca jendela bangunan utama berwarna hitam dan tidak tembus pandang dari arah luar rumah.<\/p>\n<p>Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait membenarkan bangunan itu merupakan aset milik Kementerian Pertahanan yang digunakan BAIS TNI.<\/p>\n<p>\u201cJika ada penyalahgunaan, hal itu akan menjadi bagian dari penegakan hukum dan pemeriksaan internal,\u201d kata Rico dalam keterangan tertulis kepada Tempo, Kamis, 26 Maret 2026.<\/p>\n<p>Empat aparat penegak hukum yang ditemui Tempo secara terpisah menyebut para pelaku penyiraman air keras sempat berkumpul di rumah yang fotonya diburamkan di Google Maps tersebut.<\/p>\n<p>Dua eksekutor diduga terekam kamera pengawas memasuki rumah itu setelah menyerang Andrie Yunus pada Kamis malam, 12 Maret 2026.<\/p>\n<p>Berdasarkan informasi dari salah satu penegak hukum, sehari-hari rumah tersebut dihuni oleh tiga orang, yakni satu perwira menengah TNI dan dua warga sipil.<\/p>\n<p>Versi lain menyebut dua anggota TNI dan satu warga sipil tinggal di alamat tersebut. Seorang perwira pertama TNI tercatat sebagai wajib pajak bangunan itu.<\/p>\n<p>Mantan Kepala BAIS periode 2011\u20132013, Soleman B. Ponto, mengaku pernah menerima tawaran untuk menggunakan rumah di Jalan Panglima Polim III Nomor 11 sebagai rumah dinas.<\/p>\n<p>Namun, ia menolak tawaran tersebut. \u201cJauh dari kantor,\u201d kata Soleman.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bangunan rumah dinas Bais TNI diduga menjadi lokasi perencanaan operasi penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":497037,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[317778,369197,243,393,1420,217342,259628,274908],"series":[],"class_list":["post-497036","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-rumah-dinas","tag-andrie-yunus","tag-hukum","tag-tni","tag-peristiwa","tag-bais","tag-penyiraman-air-keras","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/497036","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=497036"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/497036\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/497037"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=497036"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=497036"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=497036"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=497036"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}