{"id":497570,"date":"2026-04-07T12:12:00","date_gmt":"2026-04-07T05:12:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/07\/prabowo-kena-getah-karena-bongkar-borok-lama\/"},"modified":"2026-04-08T04:30:35","modified_gmt":"2026-04-07T21:30:35","slug":"prabowo-kena-getah-karena-bongkar-borok-lama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/07\/prabowo-kena-getah-karena-bongkar-borok-lama\/","title":{"rendered":"Prabowo Kena Getah karena Bongkar Borok Lama"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Sorotan tajam terhadap pemerintahan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> tidak bisa dilepaskan dari upaya membuka persoalan lama yang selama ini tertutup.<\/p>\n<p>Menurut analis komunikasi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> Hendri Satrio, kondisi yang terjadi saat ini bukan semata kesalahan pemerintahan sekarang, melainkan bisa jadi merupakan akumulasi masalah yang tidak diselesaikan di periode sebelumnya.<\/p>\n<p>\u201cKenapa disalahkan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a>? Bagaimana kalau pemerintahan sebelumnya itu tidak memperbaiki borok yang ada, tapi hanya menutupinya?\u201d ujar Hensa, sapaan akrabnya lewat kanal Youtube, Selasa, 7 April 2026.<\/p>\n<p>Ia menduga, langkah yang dilakukan pemerintah saat ini justru membuka persoalan mendasar agar bisa dibenahi, meski berdampak pada persepsi publik yang negatif.<\/p>\n<p>\u201cJangan-jangan Prabowo ini sedang membuka borok lama untuk diperbaiki. Tapi karena boroknya terlalu lama ditutupi, ketika dibuka baunya ke mana-mana, akhirnya yang disalahkan justru yang membuka,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Hensa mencontohkan maraknya operasi tangkap tangan (OTT) oleh <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a> yang belakangan kembali menjadi sorotan. Ia menilai, kondisi tersebut bisa jadi mencerminkan praktik lama yang sebelumnya tidak terungkap.<\/p>\n<p>\u201cKenapa sekarang terlihat makin banyak OTT? Bisa jadi karena sebelumnya borok itu ditutup-tutupi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain itu, ia juga menyinggung pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait ketersediaan BBM nasional yang hanya berkisar 20 hari. Menurutnya, kondisi tersebut bukan hal baru, melainkan persoalan lama yang baru disadari publik.<\/p>\n<p>\u201cSelama ini kita baru tahu stok BBM kita hanya 20 hari. Padahal itu bukan hanya di era sekarang, tapi sudah lama karena keterbatasan storage. Bandingkan dengan Jepang yang bisa sampai 240 hari,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Ia juga menyinggung kemungkinan adanya peran mafia migas yang membuat tata kelola energi nasional tidak optimal.<\/p>\n<p>Hendri menilai, jika persoalan tersebut tidak diungkap, publik tidak akan pernah mengetahui kondisi sebenarnya.<\/p>\n<p>\u201cCoba kalau ini tidak dibongkar, kita tidak akan tahu sejak dulu kita hanya punya cadangan BBM 20 harian,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, ia mengakui pandangannya tersebut masih berupa dugaan. Namun ia melihat ada indikasi bahwa langkah pemerintah saat ini bertujuan memperbaiki kondisi, meski berisiko menanggung citra negatif.<\/p>\n<p>\u201cSaya bisa saja salah, tapi saya menduga Prabowo sedang berusaha membuka borok Indonesia agar bisa disembuhkan. Hanya saja, akibatnya dia yang kena jeleknya, padahal mungkin maksudnya baik,\u201d pungkasnya<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/497570?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Sorotan tajam terhadap pemerintahan Prabowo Subianto tidak bisa dilepaskan dari upaya membuka persoalan lama yang selama ini tertutup. Menurut analis komunikasi Politik Hendri Satrio, kondisi yang terjadi saat ini bukan semata kesalahan pemerintahan sekarang, melainkan bisa jadi merupakan akumulasi masalah yang tidak diselesaikan di periode sebelumnya. \u201cKenapa disalahkan Prabowo? Bagaimana kalau pemerintahan sebelumnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":497571,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-497570","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/497570","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=497570"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/497570\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/497571"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=497570"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=497570"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=497570"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=497570"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}