{"id":498487,"date":"2026-04-15T00:37:00","date_gmt":"2026-04-14T17:37:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/15\/hapus-unggahan-dirinya-jadi-yesus-trump-klaim-itu-gambar-dokter-lagi-nyembuhin-orang\/"},"modified":"2026-04-15T04:54:52","modified_gmt":"2026-04-14T21:54:52","slug":"hapus-unggahan-dirinya-jadi-yesus-trump-klaim-itu-gambar-dokter-lagi-nyembuhin-orang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/15\/hapus-unggahan-dirinya-jadi-yesus-trump-klaim-itu-gambar-dokter-lagi-nyembuhin-orang\/","title":{"rendered":"Hapus Unggahan Dirinya Jadi Yesus, Trump Klaim Itu Gambar Dokter Lagi Nyembuhin Orang"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 \u00a0<\/b>Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghapus unggahan kontroversial di Truth Social yang menampilkan dirinya dalam gambar mirip sosok Yesus. Konten berbasis kecerdasan buatan (AI) itu memicu kecaman luas dari berbagai kalangan, termasuk pendukungnya sendiri.<\/p>\n<p>Gambar tersebut memperlihatkan Trump mengenakan jubah putih dengan tangan bercahaya, seolah menyembuhkan seorang pria sakit di ranjang rumah sakit. Visual ini dinilai menyerupai lukisan religius tentang Yesus.<\/p>\n<p>Unggahan itu muncul hanya beberapa jam setelah Trump mengkritik Paus Leo XIV, yang dikenal sebagai pengkritik operasi militer AS dan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/israel\/\">Israel<\/a> di Iran.<\/p>\n<p>Trump mengakui mengunggah gambar tersebut, namun menyatakan interpretasinya berbeda dari publik. Ia mengklaim gambar itu dimaksudkan sebagai dirinya dalam peran seorang dokter. \u201cSaya pikir itu saya sebagai seorang dokter,\u201d ujar Trump kepada wartawan.<\/p>\n<p>Ia juga menambahkan, \u201cTujuan saya sebagai dokter adalah untuk menyembuhkan orang. Dan saya memang menyembuhkan orang. Saya menyembuhkan orang jauh lebih baik,\u201d karanya.<\/p>\n<p>Trump kemudian mengatakan kepada CBS News bahwa unggahan tersebut dihapus untuk menghindari kesalahpahaman. \u201cSaya tidak ingin ada yang bingung. Ternyata banyak orang yang bingung,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Reaksi keras langsung muncul, termasuk dari tokoh konservatif dan aktivis keagamaan di AS.<\/p>\n<p>Aktivis Kristen Sean Feucht menilai unggahan tersebut tidak pantas. \u201cIni harus segera dihapus. Tidak ada konteks yang dapat membenarkan hal ini,\u201d tulisnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, aktivis konservatif Riley Gaines menyatakan, \u201cTuhan tidak dapat diperolok-olok,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Kritik juga datang dari media berbasis agama. Jurnalis Christian Broadcasting Network, David Brody, menyebut unggahan tersebut telah melampaui batas. \u201cIni sudah keterlaluan. Ini melampaui batas. Seorang pendukung dapat mendukung misi tersebut dan menolak hal ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kontroversi ini semakin mencuat karena muncul berdekatan dengan kritik Trump terhadap Paus Leo XIV. Dalam unggahan terpisah, Trump menyebut Paus \u201clemah dalam menangani kejahatan\u201d dan \u201cburuk untuk kebijakan luar negeri\u201d.<\/p>\n<p>Paus Leo, Paus asal Amerika pertama, sebelumnya mengecam perang di Iran sebagai \u201ckekerasan yang tidak masuk akal dan tidak manusiawi\u201d. Ia juga menegaskan tidak takut menyuarakan kritik terhadap pemerintahan Trump.<\/p>\n<p>\u201cSaya tidak takut menyuarakan pesan Injil dengan lantang,\u201d ujar Paus.<\/p>\n<p>Kasus ini menambah daftar kontroversi konten di Truth Social.<\/p>\n<p>Pada Februari lalu, unggahan bernuansa rasis yang menggambarkan Barack dan Michelle Obama sebagai kera juga sempat muncul sebelum akhirnya dihapus. Gedung Putih sempat membela konten tersebut sebagai \u201cmeme internet\u201d, namun kemudian mengakui adanya kesalahan setelah mendapat kritik luas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 \u00a0Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghapus unggahan kontroversial di Truth Social yang menampilkan dirinya dalam gambar mirip sosok Yesus. Konten berbasis kecerdasan buatan (AI) itu memicu kecaman luas dari berbagai kalangan, termasuk pendukungnya sendiri. Gambar tersebut memperlihatkan Trump mengenakan jubah putih dengan tangan bercahaya, seolah menyembuhkan seorang pria sakit di ranjang rumah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":498488,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[36,350],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-498487","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional","category-amerika","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/498487","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=498487"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/498487\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/498488"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=498487"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=498487"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=498487"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=498487"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}