{"id":500116,"date":"2026-04-24T13:20:00","date_gmt":"2026-04-24T06:20:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/24\/adopsi-pengertian-makar-inggris-rocky-gerung-sebut-purbaya-justru-bisa-di-impeach\/"},"modified":"2026-04-24T15:15:52","modified_gmt":"2026-04-24T08:15:52","slug":"adopsi-pengertian-makar-inggris-rocky-gerung-sebut-purbaya-justru-bisa-di-impeach","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/24\/adopsi-pengertian-makar-inggris-rocky-gerung-sebut-purbaya-justru-bisa-di-impeach\/","title":{"rendered":"Adopsi Pengertian Makar Inggris, Rocky Gerung Sebut Purbaya Justru Bisa di- Impeach"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211;<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pengamat-politik\/\">Pengamat Politik<\/a> Rocky Gerung mengulas pengertian makar dalam tradisi Inggris dengan merujuk pada sejarah pemerintahan Henry III. Penjelasan ini disampaikan sebagai respons atas tudingan makar yang dilontarkan oleh Saiful Mujani.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Rocky dalam acara \u201cDiskusi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> dan Kebebasan Akademik\u201d di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Tangerang Selatan, Kamis, 23 April 2026.<\/p>\n<p>\u201cBahwa kemudian makar itu dipakai di Inggris, tidak untuk raja. Karena di Inggris, \u2018the King can do no wrong\u2019. Maka yang dimakar itu, di-impeach, akhirnya, dalam pengertian bahasa Inggris, adalah menteri-menterinya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Rocky menjelaskan, sejarah istilah impeachment di Inggris terbentuk dari dinamika politik para baron pada 1258, ketika mereka memaksa Raja Henry III menyetujui *Provisions of Oxford*, yang kerap dianggap sebagai cikal bakal konstitusi tertulis Inggris.<\/p>\n<p>\u201cAksi para Baron, pada akhirnya membentuk parlemen Inggris untuk menggunakan impeachment menyerang penasihat raja sebagai strategi melemahkan kekuasaan mutlak Raja Henry III di dalam negara,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>\u201cArtinya, impeachment ketika kata itu pertama dipakai oleh Parlemen Inggris, (untuk) membunuh menteri-menteri Henry III. Parlemen tidak bagi pengadilan, karena parlemen menganggap suara rakyat ada di dia. Dan dia tidak bisa menumbangkan raja, hanya agar menghilangkan legitimasi raja,\u201d urainya.<\/p>\n<p>\u201cJadi karena itu juga kata impeachment dibuat. Kata imped?re (asal kata impeachment dari bahasa Latin) artinya kaki yang ditahan. Supaya tidak ke mana-mana. Jadi dari awal kata itu dimaksudkan untuk menumbangkan kekuasaan, dan itu legal,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Berdasarkan pengertian tersebut, Rocky memandang bahwa jika konsep makar diterapkan di Indonesia, maka seharusnya dimaknai sebagai upaya menindak menteri, bukan presiden, dengan tetap berpijak pada kerangka konstitusional Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.<\/p>\n<p>Ia kemudian menyinggung Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menurutnya patut dimakzulkan karena berpotensi mengambil kebijakan yang membahayakan negara.<\/p>\n<p>\u201cPurbaya, Menteri Keuangan, ingin mencekik Selat Malaka, seolah-olah Selat Malaka itu (Selat) Hormuz,\u201d kata Rocky.<\/p>\n<p>Mantan dosen filsafat Universitas Indonesia itu menegaskan bahwa Selat Malaka berbeda dengan Selat Hormuz yang berada dalam pengaruh satu negara, yaitu Iran.<\/p>\n<p>\u201cNgapain lu mau mencekik Selat Malaka yang adalah milik dari Singapura, Malaysia, Indonesia? Lain dengan Hormuz itu cuma punya Iran. Dan kita tahu Malaka itu, seluruh vessel pengangkut minyak Cina itu lewat di situ. Setiap hari ada 100 ribu trafik di situ. Jadi coba anda bayangkan kalau itu terjadi, Cina akan marah dan Indonesia akan dimakari oleh Jinping,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Menurut Rocky, kebijakan semacam itu berpotensi memicu ketegangan geopolitik di kawasan Indo-Pasifik, terlebih di tengah tekanan fiskal negara.<\/p>\n<p>\u201cIni akan jadi kontroversi baru di Indo-Pasifik. Karena Purbaya bingung cari uang buat nutup Rp800 triliun kebutuhan bayaran utang sampai bulan Juni. Jadi kalau di Inggris, nggak mungkin <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> itu jatuh, kalau pakai prinsip dia adalah Raja. Dan Presiden sebetulnya adalah warisan dari pikiran absurd abad 16, itu dia adalah Raja,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201cYang bisa di-impeach dalam pengertian Inggris adalah Purbaya, kalau kita mau konsisten dengan logika konstitusionalisme, dia membahayakan negara,\u201d demikian Rocky menutup.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;Pengamat Politik Rocky Gerung mengulas pengertian makar dalam tradisi Inggris dengan merujuk pada sejarah pemerintahan Henry III. Penjelasan ini disampaikan sebagai respons atas tudingan makar yang dilontarkan oleh Saiful Mujani. Hal itu disampaikan Rocky dalam acara \u201cDiskusi Politik dan Kebebasan Akademik\u201d di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Tangerang Selatan, Kamis, 23 April 2026. \u201cBahwa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":500117,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-500116","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500116","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=500116"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500116\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/500117"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=500116"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=500116"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=500116"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=500116"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}