{"id":500180,"date":"2026-04-25T11:21:00","date_gmt":"2026-04-25T04:21:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/25\/sangat-masuk-akal-jika-bahlil-di-reshuffle\/"},"modified":"2026-04-25T12:44:42","modified_gmt":"2026-04-25T05:44:42","slug":"sangat-masuk-akal-jika-bahlil-di-reshuffle","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/25\/sangat-masuk-akal-jika-bahlil-di-reshuffle\/","title":{"rendered":"Sangat Masuk Akal Jika Bahlil Di-Reshuffle"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dinilai menjadi beban bagi Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> dalam Kabinet Merah Putih. Karena itu, wacana perombakan kabinet (reshuffle) terhadap Bahlil dianggap sebagai langkah yang logis.<\/p>\n<p>Pengamat Komunikasi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai bahwa posisi Bahlil sudah layak dievaluasi secara serius.<\/p>\n<p>\u201cSangat logis bila <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> mereshuffle-nya. Bila tidak, Bahlil akan terus menjadi beban bagi Presiden Prabowo,\u201d ujar Jamiluddin kepada RMOL, Sabtu, 25 April 2026.<\/p>\n<p>Menurut Jamiluddin, terdapat sejumlah faktor yang membuat Bahlil layak dicopot dari jabatannya. Salah satunya adalah dinilai gagal dalam memitigasi risiko dan mencari solusi atas kebutuhan energi, khususnya minyak dalam negeri.<\/p>\n<p>Ia mencontohkan insiden tertahannya kapal Pertamina di Selat Hormuz yang berdampak pada pasokan energi nasional. Dalam situasi tersebut, pemerintah terpaksa mencari alternatif sumber energi dari negara lain.<\/p>\n<p>Jamiluddin menilai, langkah strategis tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab Menteri ESDM. Namun, peran itu justru diambil langsung oleh Presiden Prabowo melalui kunjungan ke sejumlah negara, seperti Jepang dan Rusia.<\/p>\n<p>\u201cSebagai Menteri ESDM, Bahlil seharusnya malu ketika bidang kerjanya diambil alih presiden. Hal ini menunjukkan ketidakmampuan dalam menjalankan tugas dan fungsinya,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Selain itu, Bahlil juga dinilai memiliki keterbatasan dalam jejaring internasional. Padahal, posisi Menteri ESDM menuntut kemampuan diplomasi energi yang kuat serta hubungan yang luas dengan para menteri energi dari berbagai negara.<\/p>\n<p>\u201cHal itu mengindikasikan Bahlil tidak memiliki jaringan internasional yang memadai. Akibatnya, tugas-tugas strategisnya harus diambil alih Presiden,\u201d pungkas Jamiluddin.<\/p>\n<p>Dengan berbagai catatan tersebut, wacana reshuffle terhadap Menteri ESDM dinilai semakin relevan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja kabinet.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dinilai menjadi beban bagi Presiden Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih. Karena itu, wacana perombakan kabinet (reshuffle) terhadap Bahlil dianggap sebagai langkah yang logis. Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai bahwa posisi Bahlil sudah layak dievaluasi secara serius. \u201cSangat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":500181,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[12981,17333,274908,68,242,1420,4873],"series":[],"class_list":["post-500180","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-bahlil-lahadalia","tag-reshuffle","tag-berita","tag-headline","tag-politik","tag-peristiwa","tag-reshuffle-kabinet"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500180","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=500180"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500180\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/500181"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=500180"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=500180"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=500180"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=500180"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}