{"id":500183,"date":"2026-04-25T09:25:00","date_gmt":"2026-04-25T02:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/25\/adhie-m-massardi-orang-orang-jokowi-hancurkan-monumen-pluralisme-yang-dibangun-gus-dur\/"},"modified":"2026-04-25T12:12:21","modified_gmt":"2026-04-25T05:12:21","slug":"adhie-m-massardi-orang-orang-jokowi-hancurkan-monumen-pluralisme-yang-dibangun-gus-dur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/25\/adhie-m-massardi-orang-orang-jokowi-hancurkan-monumen-pluralisme-yang-dibangun-gus-dur\/","title":{"rendered":"Adhie M. Massardi: Orang-orang Jokowi Hancurkan Monumen Pluralisme yang Dibangun Gus Dur"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menjadi viral karena dianggap telah menistakan suatu agama dan merusak persatuan.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>Tudingan itu kerap dilontarkan oleh para pendukung Presiden ke-7 RI <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> atau Termul, bahkan telah melaporkan JK ke polisi. Namun tindakan tersebut justru berpotensi membenturkan kerukunan antar-umat beragama alias adu domba.<\/p>\n<p>Menanggapi itu, Jurubicara Presiden ke-IV RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie M. Massardi merespons dengan sangat keras terhadap \u201corang-orang Joko Widodo\u201d yang ditengarai telah melakukan pelintiran terhadap ceramah JK.<\/p>\n<p>Kemarahan Adhie sempat disampaikan dalam podcast bersama Hersubeno Arief dan sejarawan Prof Dr Anhar Gonggong.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cSaya marah karena cara mereka berpolitik akan menghancurkan monumen pluralisme yang dibangun antara lain oleh Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) dengan seluruh integritas, dedikasi dan kapasitas politiknya,\u201d jelas Adhie Massardi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 25 April 2026.<\/p>\n<p>Adhie juga menyampaikannya dalam \u201cSeruan Nasional\u201d bagi seluruh rakyat Indonesia.\u00a0<\/p>\n<p>Menurutnya, virus perpecahan yang dibawa <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>, terutama sejak Pilgub DKI 2012 sangat berbahaya buat bangsa.<\/p>\n<p>\u201cBangsa ini sudah akrab (dengan pluralisme) di masa Reformasi tuh, sudah tidak ada masalah lagi. Sampai kemudian tibalah virus yang menjijikkan dan bagi saya mengerikan dari Solo. Tiba-tiba ada orang Solo masuk ke pusat <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> nasional di dalam Pemilihan Gubernur Jakarta tahun 2012, dari situlah ada buzzer, fitnah, adu domba, rekayasa, memelintir fakta, memperkosa fakta, lalu mendiskriditkan lawan-lawan politiknya secara amoral,\u201d pungkasnya.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menjadi viral karena dianggap telah menistakan suatu agama dan merusak persatuan.\u00a0\u00a0 Tudingan itu kerap dilontarkan oleh para pendukung Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Termul, bahkan telah melaporkan JK ke polisi. Namun tindakan tersebut justru berpotensi membenturkan kerukunan antar-umat beragama alias [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":500184,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-500183","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500183","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=500183"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500183\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/500184"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=500183"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=500183"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=500183"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=500183"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}