{"id":500415,"date":"2026-04-27T06:29:00","date_gmt":"2026-04-26T23:29:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/27\/bhima-yudhistira-pemerintahan-jokowi-beri-jalan-lahirnya-fasisme\/"},"modified":"2026-04-27T11:10:29","modified_gmt":"2026-04-27T04:10:29","slug":"bhima-yudhistira-pemerintahan-jokowi-beri-jalan-lahirnya-fasisme","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/27\/bhima-yudhistira-pemerintahan-jokowi-beri-jalan-lahirnya-fasisme\/","title":{"rendered":"Bhima Yudhistira: Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; 10 tahun pemerintahan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> alias <a title=\"Jokowi\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> ternyata membuka jalan bagi terbentuknya pemerintahan <a title=\"fasisme\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/fasisme\/\">fasisme<\/a>.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira dalam peluncuran dan diskusi buku &#8220;Kebangkitan Kembali Otoritarianisme di Indonesia: Dasawarsa Kepemimpinan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>&#8221; dikutip dari kanal YouTube Satu Visi Utama, Minggu, 26 April 2026.<\/p>\n<p>\u201cSaya mau kasih tahu teman-teman semuanya, kenapa <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> harus berterima kasih kepada Jokowi? Karena Jokowi lah sebenarnya yang memberikan jalan lahirnya Fasisme. Jadi yang kita lawan bukan lagi pemerintahan otokrat, otoritarianisme, nggak (tapi) fasis,\u201d kata Bhima.<\/p>\n<p>Lanjut dia, lahirnya fasis itu salah satu bahan bakarnya adalah rente dan ketimpangan. Lantas, ia menceritakan pengalaman saat bertemu ekonom senior almarhum Faisal Basri yang mengingatkannya soal fasisme.<\/p>\n<p>\u201cSalah satu yang saya ingat dari Almarhum Faisal Basri, ekonom senior, yang ingetin begini: \u2018Kalau saya sudah tidak ada, Bim, generasi kamu akan melihat bahwa kegagalan generasi-generasi tua yang menikmati di era Jokowi itu akan berakhir pada fasisme\u2019. Jadi sebelum meninggal, dia sudah ingetin bahwa yang akan dihadapi adalah fasisme,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Bhima menyebut selama 10 tahun pemerintahan Jokowi sukses membangun rente dan ketimpangan dari otoritarianisme dan fasisme.<\/p>\n<p>\u201cApa yang dilakukan Jokowi 10 tahun terakhir yang membuat militer masuk jadi nyangkul sawah, militer mengukur tipisnya tempe dan tahu. Dari mana ini bahan bakarnya? Jokowi memupuk ketimpangan lewat Rente dan dalam 10 tahun terakhir, kita lihat dari 2019 dan sebelumnya juga trennya hampir sama (ada) 50 orang yang paling kaya, itu kekayaannya terus melesat. Dan tahun 2024, 50 orang yang paling kaya kekayaannya setara 50 juta orang Indonesia, 2026 setara 55 juta orang Indonesia,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<div id=\"gtx-trans\" style=\"position: absolute; left: 960px; top: 48px;\">\n<div class=\"gtx-trans-icon\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500415?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>10 tahun pemerintahan Joko Widodo alias Jokowi ternyata membuka jalan bagi terbentuknya pemerintahan fasisme<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":500416,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"fasisme","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,369793,1420],"series":[],"class_list":["post-500415","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-fasisme","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500415","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=500415"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500415\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/500416"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=500415"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=500415"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=500415"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=500415"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}