{"id":500443,"date":"2026-04-27T14:47:00","date_gmt":"2026-04-27T07:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/27\/pelaku-penembakan-di-jamuan-trump-sempat-menulis-pesan-begini-isinya\/"},"modified":"2026-04-27T15:45:01","modified_gmt":"2026-04-27T08:45:01","slug":"pelaku-penembakan-di-jamuan-donald-trump-sempat-menulis-pesan-begini-isinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/27\/pelaku-penembakan-di-jamuan-donald-trump-sempat-menulis-pesan-begini-isinya\/","title":{"rendered":"Pelaku Penembakan di Jamuan Donald Trump Sempat Menulis Pesan, Begini Isinya"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Pihak berwenang sedang menyelidiki sebuah catatan yang diduga kuat ditulis oleh tersangka serangan acara makan malam Gedung Putih, Sabtu (25\/4\/2026).<\/p>\n<p>Isi catatan tersebut mengungkap kemarahan mendalam tersangka terhadap berbagai kebijakan dan tindakan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) <a title=\"Donald Trump\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/donald-trump\/\">Donald Trump<\/a>.<\/p>\n<p>Tulisan itu dibagikan kepada <em>The New York Times<\/em> oleh dua petugas penegak hukum, yang meminta identitas mereka dirahasiakan karena tidak berwenang mengungkapkan informasi tersebut.<\/p>\n<p>Tersangka yang diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen (31) dari Torrance, California, berada dalam tahanan dan diperkirakan akan didakwa dengan berbagai kejahatan dalam sidang pengadilan pada Senin (26\/4\/2026).<\/p>\n<p>\u201cSaya adalah warga negara Amerika Serikat. Apa yang dilakukan oleh para wakil rakyat saya mencerminkan diri saya,\u201d tulisnya.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: left;\">Singgung tuduhan pelanggaran seksual<\/h4>\n<p>Dalam tulisan tersebut, Allen secara tersirat menyinggung tuduhan pelanggaran seksual yang diduga ditujukan kepada Trump, meski ia tidak menuliskan nama sang presiden secara eksplisit.<\/p>\n<p>&#8220;Saya tidak lagi bersedia membiarkan seorang pengkhianat menutupi tangan saya dengan kejahatannya,&#8221; tulisnya.<\/p>\n<p>Catatan itu juga mengindikasikan bahwa para pejabat administrasi merupakan target utama serangannya.<\/p>\n<p>Allen menyebutkan daftar target berdasarkan peringkat jabatan, tetapi memberikan pengecualian khusus bagi Direktur FBI, Kash Patel.<\/p>\n<p>\u201cPara pejabat administrasi (tidak termasuk Patel): mereka adalah target, diprioritaskan dari peringkat tertinggi hingga terendah,\u201d demikian isi tulisan tersebut, yang tampaknya merujuk pada sang direktur FBI.<\/p>\n<p>Hingga kini, pihak berwenang belum mengetahui alasan spesifik mengapa Patel dikecualikan dari daftar target.<\/p>\n<p>&#8220;Secret Service hanya akan menjadi target jika diperlukan. Keamanan hotel, Kepolisian Capitol, dan Garda Nasional sebisa mungkin tidak menjadi target. Karyawan serta tamu hotel sama sekali bukan target,&#8221; bunyi tulisannya.<\/p>\n<p>Dalam dokumen sepanjang kurang lebih 1.000 kata tersebut, Allen juga menuliskan daftar permintaan maaf yang panjang kepada teman, murid, hingga keluarganya.<\/p>\n<p>Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan mereka selama hidupnya.<\/p>\n<p>Belum diketahui dari mana pihak berwenang memperoleh tulisan tersebut.<\/p>\n<p>Isi pesannya turut menyoroti isu-isu kemanusiaan dan konflik global, seperti laporan penyiksaan di kamp penahanan imigran, serangan kapal di Laut Karibia dan Pasifik, hingga tragedi pengeboman sekolah dasar di Iran.<\/p>\n<p>\u201cBersikap pasif ketika orang lain ditindas bukanlah perilaku Kristen. Itu adalah keterlibatan dalam kejahatan penindas,\u201d tulisnya.<\/p>\n<p>Dalam sebuah wawancara di Fox News pada Minggu pagi, Trump tampaknya merujuk pada tulisan tersebut ketika ia menyebutkan bahwa tersangka memiliki &#8220;manifesto&#8221;.<\/p>\n<p>\u201cDia pria yang sangat bermasalah,\u201d kata Trump.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pihak berwenang sedang menyelidiki sebuah catatan yang diduga kuat ditulis oleh tersangka serangan acara makan malam Gedung Putih, Sabtu (25\/4\/2026).<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":500444,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[36,350],"tags":[369786,1420,6174,274908],"series":[],"class_list":["post-500443","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional","category-amerika","tag-cole-allen","tag-peristiwa","tag-donald-trump","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500443","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=500443"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500443\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/500444"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=500443"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=500443"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=500443"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=500443"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}