{"id":500494,"date":"2026-04-27T16:40:00","date_gmt":"2026-04-27T09:40:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/27\/jk-jokowi-tidak-pernah-benar-benar-sejalan\/"},"modified":"2026-04-27T17:01:53","modified_gmt":"2026-04-27T10:01:53","slug":"jk-jokowi-tidak-pernah-benar-benar-sejalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/27\/jk-jokowi-tidak-pernah-benar-benar-sejalan\/","title":{"rendered":"JK-Jokowi Tidak Pernah Benar-benar Sejalan"},"content":{"rendered":"<p><em><strong>Oleh:<\/strong> Erizal<\/em> <sup><a href=\"#footnote_1_500494\" id=\"identifier_1_500494\" class=\"footnote-link footnote-identifier-link\" title=\"Direktur ABC Riset &amp; Consulting\">1<\/a><\/sup><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">P<\/span>ASANG SURUT Joko Wododo alias <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> dan <a title=\"Jusuf Kalla\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jusuf-kalla\/\">Jusuf Kalla<\/a> (<a title=\"JK\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jk\/\">JK<\/a>) diceritakan Panda Nababan dalam podcast YouTube @MajalahKeadilanTV, baru-baru ini.<\/p>\n<p>Bagi Bang Panda&#8211;begitu beliau sering disapa&#8211; hubungan Jokowi dan JK seperti saat ini bukanlah sesuatu yang aneh. Sejak dulu, sudah begitu juga. Tidak pernah benar-benar sejalan.<\/p>\n<p>Bahkan, Bang Panda mengaku diminta khusus oleh Jokowi untuk menjadi penengah di antara dia dan Jokowi.<\/p>\n<p>Dulu itu ada istilah, menteri Jokowi dan menterinya JK terpisah.<\/p>\n<p>Dan pada akhirnya, menteri JK seperti <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/anies-baswedan\/\">Anies Baswedan<\/a> dan Sudirman Said dibabat (direshuffle) oleh Jokowi, bahkan belum setengah jalan, tanpa JK bisa berbuat apa-apa.<\/p>\n<p>Artinya, klaim JK berjasa menjadikan Jokowi Presiden dan dibalas Jokowi bahwa dia bukan siapa-siapa, hanya orang kampung, kira-kira begitulah riilnya hubungan Jokowi dan JK, sebenarnya.<\/p>\n<p>Jokowi menjadikan Luhut Binsar Panjaitan sebagai Kepala Staf Kepresidenan, tanpa sepengetahuan JK.<\/p>\n<p>Sebab, Jokowi tahu pasti bahwa JK tak akan setuju dengan Luhut. Tapi, Jokowi maunya Luhut masuk kabinet.<\/p>\n<p>Ternyata, memang, peran Luhut sangat besar diwaktu-waktu berikutnya.<\/p>\n<p>Luhut sengaja dipersiapkan Jokowi untuk mengerjakan banyak hal dalam pemerintahan. Luhut dianggap sebagai Perdana Menterinya Jokowi.<\/p>\n<p>Agaknya strategi Jokowi memang menjadikan orang dari bawah agar orang itu tahu jasanya, bahwa dialah yang mendudukkan orang itu, hingga dia sampai di posisi puncak.<\/p>\n<p>Dan tidak hanya Luhut, tapi Panglima TNI dan Kapolri di eranya, juga begitu.<\/p>\n<p>Orang yang memang ditentengnya dari bawah, hingga mencapai posisi puncak. Otomatis, jasa Jokowi menjadikan orang itu tak bisa terbantahkan.<\/p>\n<p>Bahkan, aturan, baik tertulis maupun tidak tertulis, bisa dilabrak Jokowi untuk menempatkan orang yang dia mau.<\/p>\n<p>Tidak hanya buat orang lain, tapi juga buat anaknya (keluarganya) juga demikian. Makanya wajar Jokowi masih kuat meski sudah tidak lagi menjabat.<\/p>\n<p>Jokowi berhasil membangun satu persatu batu bata-batu bata kekuatannya, hingga orang yang berjasa terhadap dirinya bisa tersingkir, dan diganti dialah yang berjasa, bahkan atas keterpilihan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> dan anaknya sendiri, Gibran.<\/p>\n<p>Jokowi sepertinya tahu bahwa orang yang mengklaim berjasa atas dirinya seperti JK, sebelumnya Megawati, akan muncul di kemudian hari.<\/p>\n<p>Makanya sejak awal dia sudah merancang orang-orang yang murni orang-orangnya sejak awal.<\/p>\n<p>Sehingga, klaim-klaim itu menjadi tidak relevan saat ini dan ke depan, tapi klaim-klaim dirinya terhadap orang lain justru dianggap relevan. Begitulah.<\/p>\n<ol class=\"footnotes\"><li id=\"footnote_1_500494\" class=\"footnote\">Direktur ABC Riset &amp; Consulting<span class=\"footnote-back-link-wrapper\">[<a href=\"#identifier_1_500494\" class=\"footnote-link footnote-back-link\">\u21a9<\/a>]<\/span><\/li><\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasang Surut Joko Wododo alias Jokowi dan Jusuf Kalla (JK) diceritakan Panda Nababan dalam podcast YouTube @MajalahKeadilanTV, baru-baru ini.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":500495,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[37],"tags":[10969,1645,94,139],"series":[],"class_list":["post-500494","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini","tag-jk","tag-joko-widodo","tag-jokowi","tag-jusuf-kalla"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500494","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=500494"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500494\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/500495"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=500494"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=500494"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=500494"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=500494"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}