{"id":500661,"date":"2026-04-28T14:45:00","date_gmt":"2026-04-28T07:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/28\/ray-rangkuti-sentil-reshuffle-kelima-kabinet-prabowo-cuma-putar-posisi-miskin-perubahan\/"},"modified":"2026-04-28T14:48:51","modified_gmt":"2026-04-28T07:48:51","slug":"ray-rangkuti-sentil-reshuffle-kelima-kabinet-prabowo-cuma-putar-posisi-miskin-perubahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/04\/28\/ray-rangkuti-sentil-reshuffle-kelima-kabinet-prabowo-cuma-putar-posisi-miskin-perubahan\/","title":{"rendered":"Ray Rangkuti Sentil Reshuffle Kelima Kabinet Prabowo: Cuma Putar Posisi, Miskin Perubahan!"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Langkah <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> melakukan <a title=\"reshuffle\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/reshuffle\/\">reshuffle<\/a> <a title=\"kabinet\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kabinet\/\">kabinet<\/a> untuk kelima kalinya langsung menuai sorotan tajam.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, <a title=\"Ray Rangkuti\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/ray-rangkuti\/\">Ray Rangkuti<\/a>, menilai perubahan susunan kabinet kali ini kali ini belum menunjukkan arah pembaruan yang nyata.<\/p>\n<p>Menurut Ray, pergantian pejabat justru memperlihatkan pola lama; figur yang sama dipindah ke posisi berbeda atau kembali masuk pemerintahan setelah sebelumnya dicopot.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Sindiran &#8216;I Tu Si&#8217; alias Itu-Itu Saja<\/h3>\n<p>Ray membuka komentarnya dengan istilah khas Mandailing untuk menggambarkan reshuffle terbaru.<\/p>\n<p>&#8220;Mengutip istilah orang Mandailing: i tu si. Artinya itu itu saja. Begitulah situasi reshuffle yang baru saja dilakukan oleh presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a>. Mengangkat kembali orang yang pernah diberhentikan, lalu merotasi yang lain dari satu tempat ke tempat lainnya,&#8221; kata Ray dalam pernyataan tertulisnya kepada Konteks.co.id, Selasa, 28 April 2026.<\/p>\n<p>Ia menilai perombakan kabinet belum memberi kejutan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> karena wajah-wajah yang muncul masih berasal dari lingkaran lama kekuasaan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Jumhur Hidayat Satu-satunya Figur Baru<\/h3>\n<p>Dalam pandangan Ray, hanya satu nama yang benar-benar tampil sebagai sosok baru dalam susunan kabinet hasil reshuffle tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Satu-satunya yang baru hanyalah wajah Jumhur Hidayat. Seorang pegiat buruh dan TKI, kini, menjabat sebagai menteri lingkungan hidup,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Masuknya Jumhur Hidayat lanjut Ray, disebut menjadi satu-satunya elemen segar di tengah dominasi nama lama.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Rotasi Internal, Bukan Perubahan Besar<\/h3>\n<p>Mantan aktivis 98 itu menilai, makna reshuffle di era Prabowo lebih banyak sebatas penataan ulang jabatan di lingkaran orang dekat presiden.<\/p>\n<p>&#8220;Lagi-lagi, makna reshuffle bagi Prabowo tidak lebih dari memutar-mutar posisi di antara orang-orangnya sendiri. Dan umumnya merotasi posisi jabatan-jabatan di luar yang ditempati oleh kader parpol,&#8221; kritiknya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Jabatan Nonpartai Paling Sering Diutak-atik<\/h3>\n<p>Ray juga menyoroti bahwa reshuffle selama ini lebih sering menyasar pejabat dari kalangan nonpartai dibanding kader partai politik pendukung pemerintah.<\/p>\n<p>&#8220;Sudah lima kali reshuffle, sepanjang itu yang terus diutak atik hanyalah jabatan yang berkisar di lingkungan non parpol. Satu-satunya anggota kabinet dari parpol yang pernah direshuffle oleh Prabowo hanyalah Dito Ariotedjo (Golkar),&#8221; sebut Ray.<\/p>\n<p>Nama Dito Ariotedjo disebut sebagai pengecualian dalam pola reshuffle tersebut.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Politik Harmoni Jadi Penjelasan<\/h3>\n<p>Menurut Ray, pola itu tidak terlepas dari gaya politik Prabowo yang lebih mengutamakan kestabilan koalisi ketimbang manuver besar.<\/p>\n<p>&#8220;Hal ini tidak luput dari filosofi politik Prabowo yang lebih memilih politik &#8216;harmoni&#8217; dari pada politik perubahan. Politik harmoni membuat Prabowo kesulitan menciptakan aktor baru dan berselancar untuk mendapatkan figur ideal,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Lebih jauh Ray menilai, pendekatan harmoni memang menjaga suasana koalisi tetap tenang, tetapi di sisi lain membatasi ruang regenerasi.<\/p>\n<p>Prabowo juga menurutnya lebih memilih mempertahankan komposisi lama ketimbang membuka ruang bagi tokoh baru yang bisa memunculkan gejolak.<\/p>\n<p>&#8220;Prabowo dikunci oleh pandangan lebih baik apa yang ada, dari pada membuat baru yang potensial menimbulkan kegaduhan. Dan karena itu pulalah, reshuffle ini, selain i tu si, juga kuat bernuansa perkawanan,&#8221; sindirnya.<\/p>\n<p>Selain soal stabilitas, Ray menyebut unsur loyalitas dan hubungan personal ikut berpengaruh dalam keputusan reshuffle.<\/p>\n<p>&#8220;Bagi Prabowo, kawan tidak boleh ditinggal. Sekalipun sudah pernah diberhentikan, pernah melakukan hal kontroversial, kini, diajak kembali masuk istana,&#8221; ujar Ray menandaskan.***<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500661?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Langkah Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet untuk kelima kalinya langsung menuai sorotan tajam<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":500662,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"reshuffle","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[34],"tags":[17333,81895,274908,1420,2081,4873],"series":[],"class_list":["post-500661","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-reshuffle","tag-ray-rangkuti","tag-berita","tag-peristiwa","tag-prabowo-subianto","tag-reshuffle-kabinet"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500661","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=500661"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/500661\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/500662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=500661"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=500661"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=500661"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=500661"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}