{"id":502163,"date":"2026-05-08T06:03:00","date_gmt":"2026-05-07T23:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/05\/08\/pengacara-jk-framing-yang-dilakukan-ade-armando-berbahaya-fitnah-keji\/"},"modified":"2026-05-08T07:43:03","modified_gmt":"2026-05-08T00:43:03","slug":"pengacara-jk-framing-yang-dilakukan-ade-armando-berbahaya-fitnah-keji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/05\/08\/pengacara-jk-framing-yang-dilakukan-ade-armando-berbahaya-fitnah-keji\/","title":{"rendered":"Pengacara JK: Framing yang Dilakukan Ade Armando Berbahaya, Fitnah Keji!"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Pengacara Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), Abdul Haji Talaohu, menilai framing yang dilakukan pegiat media sosial Ade Armando terkait potongan ceramah JK merupakan fitnah keji. Dia menyatakan JK sangat marah atas framing tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKalau kita lihat Pak JK itu, beliau pertama sangat marah, karena ini kan fitnah keji,\u201d kata Abdul dalam program Interupsi bertajuk &#8216;Dituding Fitnah JK, 40 Ormas Laporkan Ade Cs&#8217; di iNews, Kamis (7\/5\/2026).<\/p>\n<p>Menurut dia, publik selama ini mengenal JK sebagai tokoh perdamaian yang terlibat dalam berbagai proses rekonsiliasi konflik di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cPublik mengenal Pak JK itu adalah tokoh pendamai. Beliau menyelesaikan konflik Ambon, Poso, Helsinki, dan di beberapa tempat beliau diundang sebagai rekonsiliator,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Abdul menegaskan, pernyataan JK dalam ceramah yang dipersoalkan itu disampaikan dalam konteks memaparkan fakta empiris saat menangani konflik di lapangan, bukan sebagai pandangan pribadi sebagaimana yang dituduhkan.<\/p>\n<p>\u201cPadahal ceramah Pak JK itu konteksnya dia sedang menyampaikan fakta empiris yang beliau temukan pada saat menyelesaikan, mempertemukan para tokoh berkonflik di lapangan. Itu bukan pendapat atau logika sebagaimana yang dituduhkan oleh Bung Ade,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Abdul juga mengutip sejumlah pernyataan Ade Armando dalam podcast yang dinilai membangun framing terhadap JK. Dia mengutip ucapan Ade yang menyebut, \u201cYang harusnya tersinggung bukan cuma orang Kristen, orang Islam juga harus tersinggung.\u201d<\/p>\n<p>Menurut Abdul, narasi tersebut berbahaya karena dapat mempengaruhi opini publik terhadap Jusuf Kalla.<\/p>\n<p>\u201cFraming yang dilakukan oleh Bung Ade ini berbahaya karena dia telah menyebarkan dan dia telah mempengaruhi pemirsa,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dia juga menyebut terdapat dugaan unsur pidana dalam penyebaran potongan video tersebut. Selain dugaan fitnah terhadap JK, Abdul menilai ada unsur penghasutan.<\/p>\n<p>\u201cKalau kita lihat di situ bukan saja ada dua delik. Di situ ada delik aduan absolut kalau berkaitan dengan fitnah terhadap Pak JK, tapi ada delik biasa. Menghasut, diatur di Pasal 247 KUHP,\u201d kata Abdul.<\/p>\n<p>Abdul mengatakan, Ade Armando memang membantah melakukan pemotongan. Namun, menurut dia, yang menjadi persoalan adalah penyebarluasan konten tanpa mencantumkan sumber utuhnya.<\/p>\n<p>\u201cBung Ade bilang bahwa Bung Ade tidak potong, tapi Bung Ade tidak mencantumkan clip dari mana link-nya. Dan dalam pasal menghasut itu tidak disebut siapa memotong, tapi siapa menyebarluaskan,\u201d ujarnya<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/502163?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Pengacara Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), Abdul Haji Talaohu, menilai framing yang dilakukan pegiat media sosial Ade Armando terkait potongan ceramah JK merupakan fitnah keji. Dia menyatakan JK sangat marah atas framing tersebut. \u201cKalau kita lihat Pak JK itu, beliau pertama sangat marah, karena ini kan fitnah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":502164,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-502163","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/502163","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=502163"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/502163\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/502164"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=502163"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=502163"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=502163"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=502163"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}