{"id":502273,"date":"2026-05-07T08:01:00","date_gmt":"2026-05-07T01:01:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/05\/07\/jamaah-haji-aceh-2026-capai-5-500-orang-didominasi-lansia\/"},"modified":"2026-05-07T08:01:00","modified_gmt":"2026-05-07T01:01:00","slug":"jamaah-haji-aceh-2026-capai-5-500-orang-didominasi-lansia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/05\/07\/jamaah-haji-aceh-2026-capai-5-500-orang-didominasi-lansia\/","title":{"rendered":"Jamaah Haji Aceh 2026 Capai 5.500 Orang, Didominasi Lansia"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2014 Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh Tahun 1447 H\/2026 M, H. Arijal, menyebutkan jumlah jamaah haji Aceh tahun ini mencapai 5.500 orang, termasuk petugas kloter. Jumlah tersebut terdiri atas 2.174 jamaah laki-laki dan 3.326 jamaah perempuan yang terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter).<\/p>\n<p>\u201cJamaah tertua berasal dari Kota Langsa, yakni Ramlah Sali yang berusia 101 tahun dan tergabung dalam Kloter 4. Sedangkan jamaah termuda adalah Muhammad Al-Faruq Ad-Dawami asal Kabupaten Bener Meriah yang berusia 15 tahun dan tergabung dalam Kloter 14,\u201d kata Arijal dalam sambutannya pada acara pelepasan jamaah calon haji kloter pertama di Asrama Haji Aceh, Selasa, 5 Mei 2026.<\/p>\n<p>Berdasarkan daerah asal, jamaah terbanyak berasal dari Kota Banda Aceh dengan jumlah 692 orang. Sementara jumlah jamaah paling sedikit berasal dari Kabupaten Simeulue sebanyak 27 orang.<\/p>\n<p>Arijal mengatakan sekitar 57,8 persen jamaah haji Aceh berada pada usia produktif dan diindikasikan memiliki kondisi fisik stabil. Sementara jamaah berusia di atas 60 tahun mencapai 41,7 persen dan jamaah lanjut usia di atas 80 tahun sebanyak 2,7 persen.<\/p>\n<p>Selama berada di Arab Saudi, jamaah haji Aceh akan menempati Sektor 6 wilayah Jarwal, Makkah, dengan jarak sekitar 2,6 kilometer dari Masjidil Haram.<\/p>\n<p>\u201cSelama di sana, jamaah akan dilayani bus shalawat selama 24 jam untuk mendukung mobilitas menuju Masjidil Haram,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), jumlah daftar tunggu atau waiting list haji Provinsi Aceh saat ini mencapai 145.708 orang dengan estimasi masa tunggu keberangkatan sekitar 26 tahun.<\/p>\n<p>Seluruh jamaah yang tergabung dalam 14 kloter akan diterbangkan melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Pemberangkatan dilakukan secara bertahap mulai 6 Mei 2026 menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan pesawat Boeing 737.<\/p>\n<p>Arijal menyampaikan seluruh proses pelayanan jamaah haji Aceh dipusatkan di Asrama Haji Embarkasi Aceh. Pelayanan tersebut meliputi penerimaan jamaah, pemeriksaan kesehatan akhir, distribusi dokumen perjalanan, pembagian living cost, pelayanan konsumsi dan akomodasi, pembagian kartu nusuk, hingga proses pemberangkatan menuju Tanah Suci.<\/p>\n<p>Menurut dia, PPIH bersama seluruh instansi terkait terus berupaya memberikan pelayanan prima kepada jamaah haji.<\/p>\n<p>\u201cPelayanan yang maksimal, humanis, ramah lansia, serta sigap dalam membantu kebutuhan jamaah, khususnya jamaah lanjut usia, jamaah risiko tinggi, dan jamaah disabilitas menjadi prioritas kami,\u201d kata Arijal.<\/p>\n<p>Ia menambahkan petugas diharapkan mampu menjadi pelayan, pendamping, sekaligus pelindung bagi seluruh jamaah Aceh selama proses penyelenggaraan ibadah haji.<\/p>\n<p>Pada penyelenggaraan haji tahun ini, terdapat sejumlah kebijakan baru dari Pemerintah Arab Saudi, salah satunya kewajiban penggunaan kartu nusuk bagi seluruh jamaah haji.<\/p>\n<p>\u201cKartu nusuk menjadi identitas resmi jamaah selama berada di Tanah Suci dan berfungsi sebagai akses layanan, identitas resmi, serta pengendalian mobilitas jamaah di Makkah, Madinah, dan Armuzna,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Karena itu, PPIH mengimbau seluruh jamaah agar menjaga dokumen tersebut dengan baik dan selalu membawanya selama menjalankan ibadah haji.<\/p>\n<p>Selain itu, Pemerintah Arab Saudi juga memperketat pengawasan terhadap dokumen dan pergerakan jamaah guna memastikan keamanan dan ketertiban pelaksanaan ibadah haji tahun ini.<\/p>\n<p>Arijal menyebut antusiasme masyarakat Aceh untuk menunaikan ibadah haji terus meningkat. Berdasarkan kebijakan terbaru Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah, sistem pembagian kuota haji tahun 2026 dilakukan secara transparan dan berbasis proporsi daftar tunggu jamaah di masing-masing provinsi.<\/p>\n<p>Dengan masa tunggu yang cukup panjang tersebut, ia menilai kesempatan berangkat ke Tanah Suci tahun ini merupakan nikmat besar yang patut disyukuri oleh seluruh jamaah.<\/p>\n<p>Karena itu, jamaah diimbau menjaga kesehatan, menjaga kekompakan, mematuhi aturan pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi, serta menjaga nama baik Aceh selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n<p>\u201cKami juga berharap seluruh jamaah dapat memperbanyak ibadah dan doa, tidak hanya untuk diri dan keluarga, tetapi juga untuk kemajuan serta keberkahan bagi Aceh dan bangsa Indonesia,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Pada kesempatan itu, Arijal turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh, Forkopimda, pemerintah kabupaten\/kota, petugas kesehatan, pihak bandara, maskapai penerbangan, TNI\/Polri, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji Embarkasi Aceh tahun ini. []<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2014 Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh Tahun 1447 H\/2026 M, H. Arijal, menyebutkan jumlah jamaah haji Aceh tahun ini mencapai 5.500 orang, termasuk petugas kloter. Jumlah tersebut terdiri atas 2.174 jamaah laki-laki dan 3.326 jamaah perempuan yang terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter). \u201cJamaah tertua berasal dari Kota Langsa, yakni [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":502274,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[35],"tags":[168049,290337,294421,370038,370039,68,13434,41232],"series":[],"class_list":["post-502273","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-news","tag-ppih-aceh","tag-embarkasi-aceh","tag-kartu-nusuk","tag-waiting-list-haji","tag-headline","tag-aceh","tag-jamaah-haji-aceh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/502273","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=502273"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/502273\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/502274"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=502273"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=502273"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=502273"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=502273"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}