{"id":502365,"date":"2026-05-09T22:31:00","date_gmt":"2026-05-09T15:31:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/05\/09\/viral-dosen-uin-walisongo-diduga-chat-mesum-ke-sejumlah-mahasiswi-kampus-turun-tangan\/"},"modified":"2026-05-09T23:13:03","modified_gmt":"2026-05-09T16:13:03","slug":"viral-dosen-uin-walisongo-diduga-chat-mesum-ke-sejumlah-mahasiswi-kampus-turun-tangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/05\/09\/viral-dosen-uin-walisongo-diduga-chat-mesum-ke-sejumlah-mahasiswi-kampus-turun-tangan\/","title":{"rendered":"Viral Dosen UIN Walisongo Diduga Chat Mesum ke Sejumlah Mahasiswi, Kampus Turun Tangan"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum dosen di lingkungan <a title=\"UIN Walisongo\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/uin-walisongo\/\">UIN Walisongo<\/a> Semarang tengah menjadi sorotan publik setelah percakapan yang diduga bernuansa tidak pantas beredar di media sosial.<\/p>\n<p>Kasus ini mencuat setelah akun Instagram @pesan_uinws mengunggah keluhan mahasiswa terkait perilaku dosen yang dinilai menyimpang. Unggahan tersebut kemudian memicu diskusi luas di kalangan warganet dan sivitas akademika.<\/p>\n<p>Dalam unggahan itu juga ditampilkan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga dikirimkan oleh oknum dosen kepada mahasiswinya. Isi pesan disebut mengarah pada permintaan foto tidak pantas serta komunikasi bernuansa seksual.<\/p>\n<p>Bahkan, akun tersebut menyebutkan dugaan adanya lebih dari satu korban dalam kasus ini.<\/p>\n<p>\u201cKi bapak bergitar kok suwi-suwi meresahkan to, tulung ditindaklanjut bolo. Sudah banyak korban yang speak up melalui dm mimin,\u201d tulis akun tersebut.<\/p>\n<p>Unggahan itu sontak memicu reaksi luas dari publik. Banyak pihak mendesak kampus untuk segera bertindak tegas dan melakukan investigasi secara transparan terhadap dugaan pelecehan tersebut.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Kampus Lakukan Investigasi<\/h3>\n<p>Menindaklanjuti isu yang beredar, pihak UIN Walisongo Semarang menyatakan telah memulai proses investigasi internal.<\/p>\n<p>Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UIN Walisongo Semarang, Nur Hasyim, mengatakan bahwa penyelidikan dilakukan secara intensif dengan mengedepankan perlindungan korban.<\/p>\n<p>Ia menyebutkan bahwa informasi dari media sosial menjadi titik awal dalam penelusuran kasus ini.<\/p>\n<p>&#8220;Fokus kami pengumpulan bukti dan saksi untuk menyusun kronologi yang kuat sebelum melangkah ke pemeriksaan terlapor,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ia juga menegaskan bahwa proses berjalan dengan menjunjung asas profesionalitas dan keberpihakan kepada korban, namun tetap mengacu pada prinsip praduga tak bersalah terhadap pihak yang dilaporkan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Kampus Buka Ruang Pelaporan<\/h3>\n<p>Sementara itu, Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Walisongo Semarang, Kurnia Muhajarah, menyampaikan bahwa kampus membuka ruang seluas-luasnya bagi korban maupun saksi untuk memberikan keterangan.<\/p>\n<p>Menanggapi kekhawatiran adanya intimidasi atau dampak akademik bagi pelapor, pihak kampus memastikan bahwa identitas korban akan dirahasiakan sepenuhnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berpihak 100 persen pada korban. Identitas pelapor dijamin kerahasiaannya dan kami pastikan posisi akademik mahasiswa aman,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Kasus ini masih dalam tahap pendalaman, sementara publik menantikan langkah tegas lanjutan dari pihak kampus terkait dugaan pelanggaran etik dan kekerasan seksual tersebut. *<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/502365?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum dosen di lingkungan UIN Walisongo Semarang tengah menjadi sorotan publik setelah percakapan yang diduga bernuansa tidak pantas beredar di media sosial<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":502366,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"uin walisongo","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[10184,10972,167339,274908,370047,370048,1420],"series":[],"class_list":["post-502365","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-pelecehan-seksual","tag-chat-mesum","tag-mahasiswi","tag-berita","tag-uin-walisongo","tag-dosen-uin-walisongo","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/502365","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=502365"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/502365\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/502366"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=502365"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=502365"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=502365"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=502365"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}