{"id":503375,"date":"2026-05-18T14:16:00","date_gmt":"2026-05-18T07:16:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/05\/18\/prabowo-remehkan-pelemahan-rupiah-warga-mulai-alihkan-tabungan-ke-mata-uang-asing\/"},"modified":"2026-05-18T19:42:18","modified_gmt":"2026-05-18T12:42:18","slug":"prabowo-remehkan-pelemahan-rupiah-warga-mulai-alihkan-tabungan-ke-mata-uang-asing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/05\/18\/prabowo-remehkan-pelemahan-rupiah-warga-mulai-alihkan-tabungan-ke-mata-uang-asing\/","title":{"rendered":"Prabowo Remehkan Pelemahan Rupiah, Warga Mulai Alihkan Tabungan ke Mata Uang Asing"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Pelemahan nilai tukar (kurs) Rupiah yang menembus level Rp17.600 per Dolar Amerika Serikat (AS) mulai mendorong masyarakat beralih menyimpan dana ke valuta asing (valas).<\/p>\n<p>Fenomena itu terjadi setelah Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> mengatakan bahwa pelemahan kurs tidak akan berdampak langsung terhadap masyarakat desa karena tidak menggunakan Dolar AS.<\/p>\n<p>\u201cMau Dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pake Dolar. Yang pusing itu yang suka ke luar negeri,\u201d ujar <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih pada Sabtu, 16 Mei 2026.<\/p>\n<p>Setelah pernyataan Prabowo, pada perdagangan Senin, 18 Mei 2026, Rupiah sempat menyentuh level terendah di Rp17.675 per Dolar AS.<\/p>\n<p>Tekanan pasar tidak hanya terjadi pada Rupiah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga sempat anjlok hingga 4,35 persen dan terlempar ke posisi 6.431 pada perdagangan hari ini.<\/p>\n<p>Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pernyataan Prabowo telah memperburuk sentimen pasar terhadap Rupiah dan saham.<\/p>\n<p>\u201cYa rupanya pernyataan dari Presiden Prabowo ini berakibat fatal terhadap kelemahan mata uang rupiah,\u201d kata Ibrahim dalam keterangannya.<\/p>\n<p>Fenomena perpindahan tabungan dari Rupiah ke mata uang asing, lanjutnya, ikut menambah tekanan terhadap kurs Rupiah.<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat berpindah menabung dari tabungan rupiah menjadi valuta asing. Ini membuat apa? Membuat Rupiah terus mengalami pelemahan ditambah dengan olok-olok dari Presiden Prabowo sendiri yang mengatakan bahwa pelemahan mata uang Rupiah ini tidak berdampak terhadap masyarakat di kampung ya karena di kampung ini tidak mengenal yang namanya dolar,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira juga menilai Presiden Prabowo terlalu menganggap enteng pelemahan tersebut. Menurutnya, situasi ekonomi global saat ini seharusnya direspons pemerintah dengan langkah antisipasi yang serius, bukan justru menyepelekan dampaknya terhadap masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cJadi kami sangat menyesalkan Prabowo terlalu menganggap enteng situasi sekarang, yang harusnya di banyak negara pemimpin-pemimpinnya itu mempersiapkan kondisi yang terburuk dengan stimulus, mempersiapkan publik,\u201d kata Bhima kepada RMOL.<\/p>\n<p>Di media sosial, ajakan untuk menyimpan dana dalam bentuk valas maupun emas ramai bermunculan seiring terus melemahnya Rupiah.<\/p>\n<p>Salah satu akun di Threads mengaku mulai mengalihkan tabungannya ke Dolar Singapura (SGD).<\/p>\n<p>\u201cYuk mulai nabung ke valas, 6 bulan terakhir aku mulai switch tabungan ke SGD, karena emas yang mulai aduhay harganya jadi beli emas ketika ada rejeki nomplok aja, tapi beli SGD lebih teratur dan mudah kontrolnya. Value uang lebih terjaga daripada simpen IDR,\u201d tulis akun tersebut.<\/p>\n<p>Akun lain juga menyarankan masyarakat mulai mempertimbangkan aset lindung nilai.<\/p>\n<p>\u201cSebagai karyawan dengan gaji UMR, gue menyarankan teman-teman mulai nabung emas atau valas. Karena nyimpen Rupiah udah nggak guna,\u201d tulis akun lainnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, seorang pengguna media sosial X mengaku berencana melepas obligasi pemerintah dan memindahkan dananya ke mata uang asing.<\/p>\n<p>\u201cGue bakal lepas obligasi pemerintah yang gue punya, ganti dengan USD dan SGD. Walau ga seberapa, sakit rasanya pemimpin sendiri pidato seperti itu. Di titik ini, bukan lagi tentang return. Oke kalau ini udah masuk survival mode, kencangan ikat pinggang,\u201d tulis akun tersebut.<\/p>\n<p>Ada pula warganet yang memilih menghentikan aktivitas investasi saham untuk sementara waktu.<\/p>\n<p>\u201cMulai hari ini stop dulu trade dan top up RDN. Tapi mau mulai nyicil nabung valas, soalnya makin ke sini rasanya pemerintah nggak peduli lihat Rupiah melemah kayak gimana,\u201d tulis akun lainnya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Pelemahan nilai tukar (kurs) Rupiah yang menembus level Rp17.600 per Dolar Amerika Serikat (AS) mulai mendorong masyarakat beralih menyimpan dana ke valuta asing (valas). Fenomena itu terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa pelemahan kurs tidak akan berdampak langsung terhadap masyarakat desa karena tidak menggunakan Dolar AS. \u201cMau Dolar berapa ribu kek, kan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":503376,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[428,32],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-503375","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-finansial","category-ekonomi","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/503375","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=503375"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/503375\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/503376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=503375"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=503375"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=503375"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=503375"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}