{"id":503761,"date":"2026-05-21T12:53:00","date_gmt":"2026-05-21T05:53:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/05\/21\/analisis-kpk-ungkap-mbg-tak-tepat-sasaran-kelompok-miskin-tak-kebagian-jatah\/"},"modified":"2026-05-21T15:47:25","modified_gmt":"2026-05-21T08:47:25","slug":"analisis-kpk-ungkap-mbg-tak-tepat-sasaran-kelompok-miskin-tak-kebagian-jatah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/05\/21\/analisis-kpk-ungkap-mbg-tak-tepat-sasaran-kelompok-miskin-tak-kebagian-jatah\/","title":{"rendered":"Analisis KPK Ungkap MBG Tak Tepat Sasaran, Kelompok Miskin Tak Kebagian Jatah"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a>) menyoroti ketepatan sasaran program <a title=\"Makan Bergizi Gratis\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/makan-bergizi-gratis\/\">Makan Bergizi Gratis<\/a> (<a title=\"MBG\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/mbg\/\">MBG<\/a>) yang dinilai masih menyisakan persoalan di lapangan.<\/p>\n<p>Dalam kajiannya, KPK menemukan indikasi bahwa penerima manfaat belum sepenuhnya menyasar kelompok rentan. Bahkan, warga miskin disebut ada yang tidak mendapatkan program tersebut.<\/p>\n<p>Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminuddin, mengungkapkan risiko ketidaktepatan sasaran penerima MBG masih cukup tinggi. Menurutnya, temuan itu muncul dari hasil pengamatan lapangan maupun evaluasi tata kelola program.<\/p>\n<p>\u201cYang mestinya mereka secara ekonomi tidak mampu untuk makan bergizi susah, bahkan kadang-kadang sehari makan cuma sekali, justru tidak dapat program MBG. Tapi mereka-mereka yang secara ekonomi sudah cukup, justru mendapatkan program MBG,\u201d kata Aminuddin dalam diskusi KPK bersama jurnalis, Rabu (20\/5).<\/p>\n<p>Ia mencontohkan kondisi tersebut ditemukan berdasarkan pengamatannya saat pulang ke kampung halaman beberapa bulan lalu. Menurutnya, terdapat warga yang secara ekonomi tergolong kurang mampu, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang semestinya menjadi prioritas, namun tidak tersentuh program.<\/p>\n<p>Meski demikian, Aminuddin menegaskan pengamatan itu bersifat kasuistis dan tidak bisa digeneralisasi secara nasional. Namun, kondisi tersebut dinilai menjadi alarm perlunya perbaikan mekanisme pendataan penerima manfaat.<\/p>\n<p>KPK menilai, persoalan ketepatan sasaran terjadi karena pelaksanaan MBG masih lebih berorientasi pada jumlah penerima dibandingkan pencapaian tujuan utama program, yakni mengatasi stunting, malnutrisi, dan kekurangan gizi.<\/p>\n<p>\u201cSekarang output-nya diukur dari seberapa banyak jumlah penerima makan bergizi gratis. Padahal tujuannya adalah agar orang-orang yang malnutrition, stunting, ibu hamil, balita kurang gizi, ibu menyusui itu mendapat asupan gizi yang cukup,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Aminuddin mengatakan, data penerima MBG seharusnya dikoneksikan dengan basis data kesehatan yang dimiliki pemerintah, terutama peta wilayah dengan tingkat stunting tinggi dan kelompok masyarakat rentan.<\/p>\n<p>\u201cKalau tujuan awal MBG untuk mengatasi stunting dan kekurangan gizi, datanya ada di Kementerian Kesehatan maupun Dinas Kesehatan daerah. Harusnya itu jadi dasar penentuan penerima,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Dalam kajiannya, KPK juga mengkritik belum adanya blueprint komprehensif dalam pelaksanaan MBG. Program yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> itu dinilai belum memiliki indikator outcome yang jelas untuk mengukur keberhasilan.<\/p>\n<p>Keberhasilan MBG seharusnya tidak hanya diukur dari jumlah paket makanan yang dibagikan atau banyaknya penerima manfaat, tetapi juga dari dampak nyata terhadap penurunan angka stunting dan perbaikan status gizi masyarakat.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Direktur Monitoring KPK, Aida Zulaika, menambahkan bahwa pada 2025 penyebaran dapur MBG masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Sementara itu, sejumlah daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) justru belum tersentuh secara optimal.<\/p>\n<p>\u201cDi wilayah 3T pada tahun 2025 itu sepertinya belum ada dapurnya. Jadi ini yang menjadi salah satu perhatian kami untuk dilanjutkan kajiannya di tahun 2026,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>KPK telah menyerahkan hasil kajian dan rekomendasi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) pada Maret 2026. Saat ini, lembaga antirasuah itu masih menunggu rencana aksi perbaikan guna memastikan program MBG lebih tepat sasaran, serta efektif mencapai tujuan utamanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti ketepatan sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai masih menyisakan persoalan di lapangan.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":503762,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,295387,312152,231,1420],"series":[],"class_list":["post-503761","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-makan-bergizi-gratis","tag-mbg","tag-kpk","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/503761","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=503761"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/503761\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/503762"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=503761"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=503761"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=503761"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=503761"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}