{"id":505153,"date":"2026-06-02T21:47:00","date_gmt":"2026-06-02T14:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/06\/02\/kapolda-aceh-ajak-warga-jaga-kamtibmas-dan-hindari-judi-selama-piala-dunia-2026\/"},"modified":"2026-06-02T21:47:00","modified_gmt":"2026-06-02T14:47:00","slug":"kapolda-aceh-ajak-warga-jaga-kamtibmas-dan-hindari-judi-selama-piala-dunia-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/06\/02\/kapolda-aceh-ajak-warga-jaga-kamtibmas-dan-hindari-judi-selama-piala-dunia-2026\/","title":{"rendered":"Kapolda Aceh Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Hindari Judi Selama Piala Dunia 2026"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2014 Menjelang bergulirnya <a title=\"Piala Dunia\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/piala-dunia\/\">Piala Dunia<\/a> 2026 yang akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, <a title=\"Kapolda Aceh\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kapolda-aceh\/\">Kapolda Aceh<\/a> Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah mengajak masyarakat Aceh untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menjunjung tinggi sportivitas, serta menghindari segala bentuk perjudian selama perhelatan ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.<\/p>\n<p>Advertisements<\/p>\n<p>Imbauan itu disampaikan Kapolda Aceh di Banda Aceh, Selasa (2\/6\/2026), sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan tetap aman, nyaman, dan kondusif selama berlangsungnya Piala Dunia yang diperkirakan akan menarik perhatian jutaan penggemar sepak bola di berbagai negara, termasuk di Aceh.<\/p>\n<p>Advertisements<\/p>\n<p>Menurut Marzuki Ali Basyah, Piala Dunia seharusnya menjadi sarana hiburan yang mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan masyarakat, bukan menjadi pemicu konflik, pelanggaran hukum, maupun gangguan keamanan.<\/p>\n<p>\u201cKita memahami bahwa sepak bola merupakan olahraga yang sangat diminati masyarakat. Karena itu, mari kita nikmati pertandingan Piala Dunia sebagai ajang hiburan dan silaturahmi dengan tetap menjaga kamtibmas serta tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan dukungan,\u201d ujar Marzuki.<\/p>\n<p>Kapolda Aceh mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan pertandingan Piala Dunia sebagai sarana perjudian, baik secara langsung maupun melalui platform digital. Menurutnya, praktik perjudian merupakan tindak pidana yang dapat dikenakan sanksi hukum serta berpotensi menimbulkan dampak sosial yang merugikan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.<\/p>\n<p>Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak menunjukkan fanatisme berlebihan terhadap tim yang didukung. Perbedaan pilihan tim, kata dia, merupakan hal yang wajar dalam olahraga dan harus disikapi secara dewasa serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.<\/p>\n<p>\u201cJangan karena berbeda dukungan kemudian saling mengejek, menghina, menyebarkan ujaran kebencian, atau melakukan provokasi yang dapat memicu konflik. Sepak bola harus menjadi sarana pemersatu, bukan justru menimbulkan perpecahan maupun gangguan kamtibmas,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Marzuki juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan euforia berlebihan ketika tim favorit meraih kemenangan. Aktivitas seperti konvoi kendaraan di jalan raya, menyalakan petasan, atau kegiatan lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan pengguna jalan diminta untuk dihindari.<\/p>\n<p>Sebaliknya, apabila tim yang didukung mengalami kekalahan, masyarakat diminta tetap bersikap dewasa dan tidak melampiaskan kekecewaan dengan tindakan anarkis ataupun pengrusakan fasilitas umum.<\/p>\n<p>\u201cKami mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan pengrusakan terhadap fasilitas tempat menonton bersama, warung kopi, kafe, videotron, maupun fasilitas umum lainnya hanya karena kecewa tim yang didukung mengalami kekalahan. Tindakan seperti itu tidak hanya merugikan orang lain, tetapi juga dapat berimplikasi hukum,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Aceh turut mengingatkan masyarakat, pelaku usaha, dan pengelola tempat umum agar mematuhi ketentuan yang berlaku terkait hak siar Piala Dunia 2026. Penayangan pertandingan secara publik maupun untuk kepentingan komersial, menurutnya, harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku.<\/p>\n<p>\u201cKami juga mengimbau masyarakat dan para pelaku usaha untuk menghormati ketentuan hak siar yang berlaku. Pastikan setiap kegiatan nonton bareng atau penayangan publik dilakukan sesuai aturan. Jangan sampai antusiasme menyaksikan Piala Dunia justru berujung pada persoalan hukum,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Marzuki mengajak masyarakat untuk tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal Aceh yang dikenal sebagai Serambi Mekkah. Dukungan terhadap tim favorit, kata dia, harus tetap sejalan dengan pelaksanaan Syariat Islam, norma kesopanan, etika bermasyarakat, dan budaya saling menghormati yang menjadi identitas masyarakat Aceh.<\/p>\n<p>\u201cMari kita tunjukkan bahwa masyarakat Aceh adalah masyarakat yang menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan nilai-nilai Syariat Islam. Nikmati pertandingan dengan cara yang santun, tertib, dan bermartabat. Selain itu, masyarakat diminta juga bijak menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, maupun konten provokatif yang dapat memicu perselisihan antarsuporter,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Untuk menjaga situasi tetap kondusif selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026, Polda Aceh bersama seluruh jajaran akan terus melakukan langkah preventif, edukatif, serta pengawasan di lapangan.<\/p>\n<p>\u201cDengan menjunjung tinggi sportivitas, menghormati perbedaan pilihan tim, menjaga nilai-nilai Syariat Islam, serta mematuhi hukum yang berlaku, kami berharap seluruh rangkaian Piala Dunia 2026 dapat dinikmati sebagai hiburan yang membawa kebahagiaan, mempererat persaudaraan, dan tetap menjaga kondusivitas kamtibmas di Aceh,\u201d tutup Marzuki. []<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":505155,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"kapolda aceh","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[26],"tags":[229297,330602,13003,23210,35762,46738,150101,168496],"series":[],"class_list":["post-505153","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sport","tag-piala-dunia-2026","tag-sportivitas","tag-judi-online","tag-olahraga","tag-piala-dunia","tag-kamtibmas","tag-kapolda-aceh","tag-bola"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/505153","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=505153"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/505153\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/505155"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=505153"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=505153"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=505153"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=505153"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}