{"id":505253,"date":"2026-06-03T22:34:00","date_gmt":"2026-06-03T15:34:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/06\/03\/prabowo-buka-suara-penangkapan-eks-kepala-bgn-dadan-hindayana-cs\/"},"modified":"2026-06-04T12:46:48","modified_gmt":"2026-06-04T05:46:48","slug":"prabowo-buka-suara-penangkapan-eks-kepala-bgn-dadan-hindayana-cs","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/06\/03\/prabowo-buka-suara-penangkapan-eks-kepala-bgn-dadan-hindayana-cs\/","title":{"rendered":"Prabowo Buka Suara Penangkapan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> menanggapi penangkapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana usai ditetapkan Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai tersangka. Dadan bersama 2 mantan Wakil Kepala BGN, yaitu Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, diduga melakukan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada BGN tahun 2025 dan 2026.<\/p>\n<p>Ketiganya digelandang Kejagung hari ini, Rabu (3\/6\/2026), usai dilakukan penggeledahan di kantor BGN.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pada Selasa malam (3\/6\/2026), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi telah mengumumkan pencopotan ketiganya. Dan, menunjuk Nanik S Deyang naik jadi Kepala BGN yang baru. Didampingi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru.<\/p>\n<p>Dalam pidato sambutannya, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> pun menyinggung proses penggantian pimpinan BGN dan menyebutnya sebagai langkah yang tidak mudah. Hal itu disampaikannya saat berpidato dalam acara Building Indonesia&#8217;s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 3 Juni 2026.<\/p>\n<p>Namun, Prabowo mengaku diteguhkan oleh ucapan ayahandanya, Profesor Sumitro Djojohadikusumo, yang mengingatkannya agar tetap ingat dam berpihak pada rakyat, terutama jika dihadapkan pada situasi membingungkan atau ragu-ragu.<\/p>\n<p>&#8220;Saya sebetulnya, hari ini, saya sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih. Karena, saya terpaksa mengganti orang-orang yang sebenarnya saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&#8220;Saya tidak mau banyak komentar. Karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum. Karena itu saya tidak boleh banyak komentar, seolah saya memengaruhi,&#8221; ucap Prabowo.<\/p>\n<p>Prabowo mengaku sudah beberapa saat mendapat laporan indikasi penyelewengan.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi memang, sudah beberapa saat saya mendapat laporan ada kekurangan-kekurangan, ada kejanggalan-kejanggalan, ada indikasi penyelewengan-penyelewengan dari pimpinan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&#8220;Dalam setiap organisasi, pengaruh pimpinan sangat besar. Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompeten, atau tidak jujur,&#8221; tukasnya.<\/p>\n<p>Saat mendapat laporan tersebut, Prabowo pun lalu memanggil Kepala BPKP, Kepala PPATK, dan pejabat lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Saya tanya, tolong saya mendapat laporan tentang BGN. BGN ini suatu program yang sangat-sangat penting bagi negara. Menyangkut rakyat yang sangat perlu bantuan berpihak,&#8221; bebernya.<\/p>\n<p>&#8220;Semua negara yang maju, yang saya lihat, menggunakan makan untuk anak-anak sekolah untuk mengurangi kemiskinan, memperbaiki fisik dan kecerdasan penerus. Program ini sangat penting. Dan kalau berhasil akan menimbulkan kemajuan sangat besar bagi negara kita,&#8221; kata Prabowo.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Presiden Prabowo Subianto menanggapi penangkapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana usai ditetapkan Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai tersangka. Dadan bersama 2 mantan Wakil Kepala BGN, yaitu Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, diduga melakukan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada BGN tahun 2025 dan 2026. Ketiganya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":505254,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,68,243,1420],"series":[],"class_list":["post-505253","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-headline","tag-hukum","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/505253","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=505253"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/505253\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/505254"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=505253"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=505253"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=505253"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=505253"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}