{"id":50537,"date":"2022-07-01T13:25:00","date_gmt":"2022-07-01T06:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/07\/01\/drama-jakun-yang-dibuang-dinda-syarif-laki-laki-asal-cirebon-tak-berjakun-lagi-suara-kini-jadi-semakin-mirip-perempuan\/"},"modified":"2022-07-01T13:38:30","modified_gmt":"2022-07-01T06:38:30","slug":"drama-jakun-yang-dibuang-dinda-syarif-laki-laki-asal-cirebon-tak-berjakun-lagi-suara-kini-jadi-semakin-mirip-perempuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/07\/01\/drama-jakun-yang-dibuang-dinda-syarif-laki-laki-asal-cirebon-tak-berjakun-lagi-suara-kini-jadi-semakin-mirip-perempuan\/","title":{"rendered":"Drama &#039;Jakun yang Dibuang&#039;, Dinda Syarif Laki-laki Asal Cirebon Tak Berjakun Lagi, Suara Kini Jadi Semakin Mirip Perempuan"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Sosok selebgram Dinda Syarif sempat menjadi buah bibir lantaran dia adalah seorang laki-laki namun &#8216;berwadah&#8217; perempuan.<\/p>\n<p>Banyak orang yang tak menyangka bahwa Dinda Syarif adalah seorang lak-laki setelah melihat rupanya saat ini.<\/p>\n<p>Kebanyakan dari mereka pasti menyebut bahwa Dinda Syarif terlihat layaknya seorang perempuan tulen yang mempunyai paras cantik.<\/p>\n<p>Tetapi tidak, Dinda Syarif adalah seorang laki-laki yang memutuskan untuk mengubah penampilannya menjadi seperti perempuan.<\/p>\n<p>Bahkan belum lama ini, Dinda Syarif diketahui sudah melakukan operasi jakun.\u00a0<\/p>\n<p>Sebagai seorang transgender operasi jakun tersebut kemungkinan dilakukan agar suara Dinda Syarif menjadi lebih feminim.\u00a0<\/p>\n<p>Karena namanya yang sedang diperbincangkan kembali oleh publik, mulai banyak yang mencari profil Dinda Syarif.\u00a0<\/p>\n<p>Sejatinya, Dinda Syarif terlahir sebagai seorang laki-laki.<\/p>\n<p>Adapun Dinda Syarif lahir di Cirebon pada 2 Juli 1996.\u00a0<\/p>\n<p>Dinda merupakan seorang model dan diketahui telah berkecimpung di dunia modeling mulai tahun 2018 lalu.\u00a0<\/p>\n<p>Bahkan dirinya berhasil mendapatkan prestasi dengan menjuarai ajang kecantikan Miss International Queen 2018, sebuah ajang kecantikan terbesar dan paling prestisius wanita transgender dari seluruh dunia.<\/p>\n<p>Ajang tersebut digelar di Kota Pattaya, Thailand sejak tahun 2004.<\/p>\n<p>Kala itu, Dinda Syarif mengenakan kostum bernama Mustika of Kelana karya Violeta seberat 30 kilogram.<\/p>\n<p>Tak hanya menjadi model saja, Dinda Syarif juga merangkap sebagai seorang selebgram yang telah memiliki 318 ribu pengikut di Instagramnya.\u00a0<\/p>\n<p>Adapun Dinda juga kerap menerima tawaran endorse dan banyak merekomendasikan produk-produk kepada pengikutinya melalui Instagram.\u00a0<\/p>\n<p>Namun sebelum menjadi seorang model dan selebgram dirinya juga diketahui pernah berprofesi sebagai MUA dan asisten artis.<\/p>\n<p>Biodata<\/p>\n<p>Nama Asli: Belum Diketahui<\/p>\n<p>Nama Panggung: Dinda Syarif<\/p>\n<p>Tempat, Tanggal Lahir: Cirebon, 2 Juli 1996<\/p>\n<p>Umur: 25 tahun<\/p>\n<p>Agama: Islam<\/p>\n<p>Profesi: Model<\/p>\n<p>Akun Instagram: @dindasyarif<\/p>\n<p>Akun Twitter: &#8211;<\/p>\n<p>Akun TikTok: &#8211;<\/p>\n<p>Akun YouTube: Dinda Syarif.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Sosok selebgram Dinda Syarif sempat menjadi buah bibir lantaran dia adalah seorang laki-laki namun &#8216;berwadah&#8217; perempuan. Banyak orang yang tak menyangka bahwa Dinda Syarif adalah seorang lak-laki setelah melihat rupanya saat ini. Kebanyakan dari mereka pasti menyebut bahwa Dinda Syarif terlihat layaknya seorang perempuan tulen yang mempunyai paras cantik. Tetapi tidak, Dinda Syarif [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":50538,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[],"series":[],"class_list":["post-50537","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/50537","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=50537"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/50537\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/50538"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=50537"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=50537"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=50537"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=50537"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}