{"id":506445,"date":"2026-06-15T17:10:00","date_gmt":"2026-06-15T10:10:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/06\/15\/mahasiswa-geruduk-dpr-serukan-reformasi-jilid-ii-dan-tuntut-prabowo-gibran-mundur\/"},"modified":"2026-06-15T18:19:03","modified_gmt":"2026-06-15T11:19:03","slug":"mahasiswa-geruduk-dpr-serukan-reformasi-jilid-ii-dan-tuntut-prabowo-gibran-mundur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/06\/15\/mahasiswa-geruduk-dpr-serukan-reformasi-jilid-ii-dan-tuntut-prabowo-gibran-mundur\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Geruduk DPR, Serukan Reformasi Jilid II dan Tuntut Prabowo-Gibran Mundur"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 <\/b>Ratusan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR\/MPR RI, Jakarta, Senin, (15\/6\/2026). Massa membawa tuntutan bertajuk \u201cReformasi Jilid II\u201d dan menyerukan agar Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> serta Wakil Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a> mundur.<\/p>\n<p>Massa aksi berasal dari sejumlah elemen mahasiswa, antara lain Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jakarta, dan Universitas Pamulang.<\/p>\n<p>Mereka tiba di gerbang Pancasila Gedung DPR\/MPR RI sekitar pukul 14.00 WIB. Mahasiswa datang membawa spanduk dan poster berisi kritik terhadap pemerintah.<\/p>\n<p>Sejumlah tulisan yang dibawa massa antara lain \u201cReformasi Jilid II\u201d, \u201cIndonesia Gawat Darurat\u201d, \u201cIbu Pertiwi Memanggil\u201d, \u201cJangan Melemah Kita Bukan Rupiah\u201d, dan \u201cMakan Bikin Goblok\u201d.<\/p>\n<p>Dalam orasinya, mahasiswa menyampaikan kritik terhadap kondisi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> dan ekonomi nasional. Salah satu peserta aksi menyebut pemerintahan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a>-Gibran gagal memimpin Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cKita minta Prabowo-Gibran mundur karena gagal memimpin Indonesia,\u201d ujar salah seorang mahasiswa di lokasi aksi.<\/p>\n<p>Aksi berlangsung di tengah cuaca mendung setelah hujan. Massa tetap bertahan di depan gerbang DPR\/MPR RI dan menyampaikan orasi secara bergantian.<\/p>\n<p>Situasi sempat memanas ketika sejumlah mahasiswa mencoba menggoyangkan dan menendang pagar gerbang. Sebagian massa juga terlihat melempar botol minuman ke arah area dalam Gedung DPR\/MPR.<\/p>\n<p>Di dalam area gedung, aparat kepolisian membentuk barisan penjagaan. Massa menyatakan akan tetap bertahan hingga ada perwakilan pihak berwenang yang menemui mereka untuk menanggapi tuntutan aksi.<\/p>\n<p>Gelombang demonstrasi di Jakarta pada hari yang sama juga berlangsung di sejumlah titik lain, termasuk kawasan Silang Selatan Monas dan Bundaran HI. Polisi menyiapkan 5.955 personel gabungan untuk mengamankan aksi di berbagai lokasi.<\/p>\n<p>Personel yang dikerahkan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, unsur TNI, dan pemerintah daerah. Pengamanan dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mengatur arus lalu lintas di sekitar titik aksi.<\/p>\n<p>Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan kepolisian menghormati hak warga untuk menyampaikan pendapat. Namun, ia meminta massa aksi tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan anarkis.<\/p>\n<p>\u201cKami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun kami mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, tidak anarkis, dan mematuhi aturan yang berlaku,\u201d kata Reynold.<\/p>\n<p>Aksi mahasiswa di DPR menunjukkan meningkatnya tekanan terhadap pemerintah dari kalangan kampus. Narasi \u201cReformasi Jilid II\u201d yang dibawa massa menjadi penanda bahwa kritik mahasiswa tidak hanya menyasar satu kebijakan, tetapi juga arah kepemimpinan nasional secara lebih luas.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/506445?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Ratusan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR\/MPR RI, Jakarta, Senin, (15\/6\/2026). Massa membawa tuntutan bertajuk \u201cReformasi Jilid II\u201d dan menyerukan agar Presiden Prabowo Subianto serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mundur. Massa aksi berasal dari sejumlah elemen mahasiswa, antara lain Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jakarta, dan Universitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":506446,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,12391,3827,68,3017,1420],"series":[],"class_list":["post-506445","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-demo","tag-dpr","tag-headline","tag-mahasiswa","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/506445","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=506445"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/506445\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/506446"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=506445"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=506445"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=506445"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=506445"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}