{"id":506571,"date":"2026-06-16T08:28:26","date_gmt":"2026-06-16T01:28:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=506571"},"modified":"2026-06-16T08:38:59","modified_gmt":"2026-06-16T01:38:59","slug":"sambut-tahun-baru-hijriah-1448-dayah-babul-huda-jambo-masi-ajak-santri-perkuat-semangat-hijrah-dan-syukur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/06\/16\/sambut-tahun-baru-hijriah-1448-dayah-babul-huda-jambo-masi-ajak-santri-perkuat-semangat-hijrah-dan-syukur\/","title":{"rendered":"Sambut Tahun Baru Hijriah 1448, Dayah Babul Huda Jambo Masi Ajak Santri Perkuat Semangat Hijrah dan Syukur"},"content":{"rendered":"<p><strong>ACEH JAYA<\/strong> \u2013 Keluarga besar Dayah Babul Huda Jambo Masi, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dengan penuh rasa syukur. Momentum pergantian tahun Hijriah dimaknai sebagai kesempatan untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri sekaligus memperkuat komitmen dalam menuntut ilmu, beribadah, dan mengabdi kepada umat.<\/p>\n<p>Suasana khidmat dan religius mewarnai peringatan Tahun Baru Hijriah di lingkungan dayah. Para santri dan dewan guru mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi dengan doa bersama, zikir, tausiah keagamaan, serta refleksi nilai-nilai hijrah Rasulullah SAW yang menjadi tonggak penting dalam sejarah peradaban Islam.<\/p>\n<p>Salah seorang pengurus Dayah Babul Huda Jambo Masi, Tgk Kaswati Azkia, S.Pd, Selasa (16\/6) mengatakan bahwa Tahun Baru Hijriah bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momentum spiritual yang sarat makna bagi umat Islam untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kehidupan.<\/p>\n<p>\u201cPergantian tahun Hijriah hendaknya tidak hanya dipandang sebagai pergantian waktu semata, tetapi menjadi sarana muhasabah untuk menilai sejauh mana perjalanan hidup kita selama satu tahun terakhir. Dari evaluasi itulah kita membangun tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik pada tahun yang akan datang,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Kaswati, peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah mengandung banyak pelajaran yang tetap relevan hingga saat ini. Hijrah bukan hanya perpindahan tempat, tetapi juga transformasi menuju kehidupan yang lebih baik, lebih bermartabat, dan lebih dekat kepada Allah SWT.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan bahwa semangat hijrah sangat penting ditanamkan kepada generasi muda, khususnya para santri. Hijrah dapat dimaknai sebagai perpindahan dari kebiasaan buruk menuju kebiasaan baik, dari kemalasan menuju kesungguhan, dari kebodohan menuju ilmu pengetahuan, serta dari kelalaian menuju ketaatan.<\/p>\n<p>\u201cBagi santri, hijrah berarti terus memperbaiki diri, memperkuat akhlak, meningkatkan semangat belajar, serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai sarana untuk memberi manfaat kepada masyarakat,\u201d kata Kaswati.<\/p>\n<p>Menurutnya, lembaga pendidikan dayah memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral. Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, para santri dituntut untuk tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dan menjaga identitas keislaman yang menjadi warisan para ulama.<\/p>\n<p>\u201cTantangan generasi muda hari ini sangat besar. Karena itu, para santri harus menjadikan momentum Tahun Baru Hijriah sebagai penyemangat untuk semakin giat belajar, memperdalam ilmu agama, menjaga adab kepada guru dan orang tua, serta memperkuat keimanan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kaswati juga mengajak seluruh umat Islam untuk mensyukuri nikmat umur dan kesehatan yang masih diberikan Allah SWT sehingga dapat kembali bertemu dengan Tahun Baru Hijriah 1448. Menurutnya, rasa syukur harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas ibadah, kepedulian terhadap sesama, dan semangat untuk terus berbuat kebaikan.<\/p>\n<p>\u201cTidak semua orang diberikan kesempatan untuk bertemu dengan tahun baru ini. Karena itu, sudah sepantasnya kita memanfaatkan setiap detik kehidupan untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, dan mempererat hubungan dengan sesama manusia,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Peringatan Tahun Baru Hijriah di Dayah Babul Huda Jambo Masi juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah antara santri, dewan guru, alumni, dan masyarakat sekitar. Kebersamaan yang terjalin dalam suasana religius tersebut mencerminkan nilai persaudaraan yang selama ini menjadi salah satu fondasi utama pendidikan dayah di Aceh.<\/p>\n<p>Dalam doa bersama yang dipanjatkan, seluruh peserta memohon agar tahun 1448 Hijriah menjadi tahun yang penuh keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi umat Islam. Doa juga dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, kemajuan pendidikan Islam, serta keberkahan bagi masyarakat Aceh dan Kabupaten Aceh Jaya.<\/p>\n<p>Keluarga besar Dayah Babul Huda Jambo Masi berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi titik awal lahirnya semangat baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat karakter santri, serta memperbesar kontribusi dayah dalam mencetak generasi Islam yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu menjadi penerus perjuangan ulama.<\/p>\n<p>\u201cSemoga Tahun Baru Hijriah ini menjadi momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi maupun sebagai bagian dari masyarakat. Mari kita sambut tahun baru dengan rasa syukur, semangat memperbaiki diri, dan tekad untuk terus menebar manfaat bagi agama, bangsa, dan sesama,\u201d pungkas Tgk Kaswati Azkia.[]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH JAYA \u2013 Keluarga besar Dayah Babul Huda Jambo Masi, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dengan penuh rasa syukur. Momentum pergantian tahun Hijriah dimaknai sebagai kesempatan untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri sekaligus memperkuat komitmen dalam menuntut ilmu, beribadah, dan mengabdi kepada umat. Suasana khidmat dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":47,"featured_media":506575,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[65],"tags":[9422,370559,68,62397],"series":[],"class_list":["post-506571","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-islam","tag-aceh-jaya","tag-dayah-bubul-huda","tag-headline","tag-tahun-baru-hijriyah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/506571","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/47"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=506571"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/506571\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/506575"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=506571"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=506571"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=506571"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=506571"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}