{"id":511654,"date":"2026-07-24T16:12:00","date_gmt":"2026-07-24T09:12:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/07\/24\/penyebaran-lgbt-di-aceh-meresahkan-mualem-persoalan-serius-harus-dicegah\/"},"modified":"2026-07-24T16:12:00","modified_gmt":"2026-07-24T09:12:00","slug":"penyebaran-lgbt-di-aceh-meresahkan-muzakir-manaf-persoalan-serius-harus-dicegah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/07\/24\/penyebaran-lgbt-di-aceh-meresahkan-muzakir-manaf-persoalan-serius-harus-dicegah\/","title":{"rendered":"Penyebaran LGBT di Aceh Meresahkan, Muzakir Manaf: Persoalan Serius, Harus Dicegah"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 <a title=\"Gubernur Aceh\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gubernur-aceh\/\">Gubernur Aceh<\/a>, <a title=\"Muzakir Manaf\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/muzakir-manaf\/\">Muzakir Manaf<\/a> (Mualem), menyatakan sebaran <a title=\"LBGT\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/lgbt\/\">LBGT<\/a> (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) di Aceh sudah sangat meresahkan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cItu persoalan serius di Aceh. Selain bertentangan dengan Syariat Islam, LGBT juga menyebar penyakit mematikan HIV\/Aids,\u201d kata Mualem sebagaimana disampaikan Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Jumat (24 Juli 2026).<\/p>\n<p>Menurut Gubernur Mualem, persoalan LGBT di Aceh sangat mengganggu kenyamanan masyatakat Aceh.<\/p>\n<p>\u201cLGBT sudah memiliki komunitas di Aceh yang menimbulkan perhatian masyarakat,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Karena itu, Mualem mengintruksikan seluruh jajarannya untuk bekerjasama mencegah penyebarannya.<\/p>\n<p>Bahkan isu LGBT ini juga dibawa dalam rapat Forkopimda Aceh di Banda Aceh, Kamis (23 Juli 2026).<\/p>\n<p>Saat memimpin rapat Forkopimda, Mualem meminta Sekretaris Daerah (Sekda) M Nasir Syamaun memaparkan persoalan LBGT di Aceh.<\/p>\n<p>Selain Mualem dan Nasir, rapat Forkopimda dihadiri Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Kapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan, Kepala BIN Aceh Andrie P Mulia, Dan Lanal Sabang Kolonel (P) Sadimin serta Dan Lanud Sultan Iskandar Muda Kolonel PNB Suryo Anggoro.<\/p>\n<p>Adapun Wali Nanggro Aceh diwakili Tuha Peuet Saifuddin Harun, Pangdam Iskandar Muda diwakili Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Dwi Sasongko, Kajati Aceh diwakili Aspema Kejati Nur Albar, Ketua Pengadilan Tinggi Aceh diwakili Hakim Tipikor Firmansyah.<\/p>\n<p>Dalam paparannya, Sekda Nasir menyebutkan penyebaran LGBT sangat massif di Aceh.<\/p>\n<p>\u201cMereka aktif bergerak menyebar konten LGBT di ruang digital maupun komunitas tertentu yang menimbulkan perhatian masyarakat. Aktivitas mereka terindikasi di caf\u00e9 atau warkop, barbershop dan tempat Fitness\/Gym,\u201d kata Nasir.<\/p>\n<p>Bahkan, kata Nasir, saat ini terdapat komunitas yang menggunakan media sosial tertentu seperti aplikasi WALLA.<\/p>\n<p>\u201cIni aplikasi yang dikembangkan oleh Catch Me LLC tersedia di Google Play. Aplikasi ini dirancang untuk memfasilitasi interaksi antar pria yang memiliki ketertarikan sesama jenis,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sekda Nasir juga memaparkan dampak dari LGBT. \u201cDapat meningkatkan resiko infeksi menular penyakit seksual termasuk HIV\/Aids. Berpotensi menimbulkan keresahan sosial, polemik di masyarakat, dan bertentangan dengan norma yang berlaku di Aceh,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Pemerintah Aceh, kata Nasir, segera merevisi Pergub mengenai Gugus Tugas Pencegahan Pornografi, dan memperkuat ketahanan keluarga melalui pola asuh dan disiplin positif.<\/p>\n<p>\u201cPerlunya dibentuk tim terpadu untuk mengantisipasi dan memantau aktivitas LGBT di ranah public dan media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama, Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan yang ikut serta dalam rapat Forkopimpa, mengatakan LGBT bahaya sekali.<\/p>\n<p>Berkaitan dengan aktivitas mereka di media sosial, Kapolda Ruddi langsung mengintruksikan jajarannya untuk memantaunya.<\/p>\n<p>\u201cSegera dilaksanakan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dalam rapat yang sama, Kasdam Iskandar Muda Brigjen Dwi Sasongko mengatakan LGBT menggunakan media sosial sebagai sarananya.<\/p>\n<p>\u201cKarena itu, sosialisasi bahaya LBGT penting sekali. Kita juga harus mengontrol anak-anak kita, sering-sering melihat telepon selulernya,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Adapun Aspema Kejati Nur Albar, menyebut LGBT itu bukanlah organisasi.<\/p>\n<p>\u201cTapi itu penyimpangan seksual, dan sangat berbahaya,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sementara Kepala BIN Aceh Andrie P Mulia, mengatakan LBGT sebagai bentuk ancaman non-militer.<\/p>\n<p>\u201cGerakan mereka sangat terorganisir. Ini anomaly untuk daerah yang kita sebut sebagai Serambi Mekah,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Andrie mengatakan kelompok LGBT ini sudah merambah ke kampung-kampung.<\/p>\n<p>\u201cIni persoalan sangat serius. Mereka menghalalkan segala cara agar tetap eksis. Bagaimana mendeteksi aktifitasnya mereka sesame jenis, sebab kita hanya cepat bereaksi terhadap pasangan berlainan jenis,\u201d katanya. []<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menyatakan sebaran LBGT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) di Aceh sudah sangat meresahkan masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":511655,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[35],"tags":[68,4744,21999,57133,57134,67398,294133],"series":[],"class_list":["post-511654","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-headline","tag-pemerintah-aceh","tag-lgbt","tag-mualem","tag-muzakir-manaf","tag-syari","tag-forkopimda-aceh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/511654","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=511654"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/511654\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/511655"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=511654"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=511654"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=511654"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=511654"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}