{"id":51184,"date":"2022-07-02T11:00:23","date_gmt":"2022-07-02T04:00:23","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/07\/02\/5-film-indonesia-2022-dengan-penonton-terbanyak-hingga-akhir-juni\/"},"modified":"2022-07-02T11:17:32","modified_gmt":"2022-07-02T04:17:32","slug":"5-film-indonesia-2022-dengan-penonton-terbanyak-hingga-akhir-juni","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/07\/02\/5-film-indonesia-2022-dengan-penonton-terbanyak-hingga-akhir-juni\/","title":{"rendered":"5 Film Indonesia 2022 dengan Penonton Terbanyak Hingga Akhir Juni"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong>\u00a0&#8211;\u00a0Perfilman Indonesia makin menggeliat usai dihantam badai pandemi Covid-19. Dari perolehan data secara angka, ada optimisme film Indonesia mendekati kesuksesan sebelum pandemi. Seperti di 2019, sebanyak 129 judul berhasil menjaring 51,9 juta penonton.<\/p>\n<p>Tahun ini 3 dari 5 film dengan penonton terbanyak adalah bergenre horor. Memang tak dapat dipungkiri horor sedang menjadi primadona. Walau ada beberapa juga yang kurang sukses di pasaran. Seperti <em>Rumah Kuntilanak, Buyut, Tutuge, <\/em>dan <em>Walking Dead Tomat<\/em>.<\/p>\n<p>Hingga akhir Juni, sudah ada lima film dengan raihan lebih dari 1 juta penonton. <em>Kuntilanak 3<\/em> produksi MVP Pictures menempati peringkat ke-5 dengan 1.313.304 penonton. Angka tersebut berada di bawah <em>The Doll<\/em> yang menghuni peringkat ke-3.<\/p>\n<p><em\/><\/p>\n<p>Ngeri Ngeri Sedap (Instagram)<\/p>\n<p>Film yang sampai saat ini masih tayang di bioskop tersebut sukses meneror 1.750.133 jiwa, melampaui 3 film pendahulunya, <em>The Doll, The Doll 2, <\/em>dan <em>Sabrina.<\/em> Di atas <em>The Doll 3 <\/em>bertengger <em>Kukira Kau Rumah<\/em>, film perdana Prilly Latuconsina selaku produser.<\/p>\n<p>Menjadi film pertama yang menembus 2 juta penonton di masa pandemi, sebanyak 2.220.180 pasang mata telah menyaksikan film garapan sutradara Umay Shahab. Film ini merupakan produksi Sinemaku Pictures bekerja sama dengan MD Pictures.<\/p>\n<p><em>Ngeri-ngeri Sedap<\/em> yang akhir pekan ini diprediksi menyalip film<em> Cek Toko Sebelah <\/em>untuk menjadi film Indonesia dengan naskah asli terlaris sepanjang masa duduk di posisi runner up dengan 2.545.736 penonton. <em>Cek Toko Sebelah <\/em>yang rilis 2016 menghibur 2.642.957 penonton.<\/p>\n<p>Tempat pertama masih dimiliki film MD Pictures,<em> KKN Di Desa Penari.<\/em> Menyisakan 3 pertunjukan di 2 bioskop, sebanyak 9.231.578 lembar tiket film besutan sutradara Awi Suryadi telah terjual. Angka yang diraih KKN tampaknya akan bertahan lama, bahkan bisa hingga 5 tahun ke depan.<\/p>\n<p><strong>(ind)<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.tabloidbintang.com\/film-tv-musik\/kabar\/read\/175336\/5-film-indonesia-2022-dengan-penonton-terbanyak-hingga-akhir-juni\">Tabloidbintang <\/a><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0&#8211;\u00a0Perfilman Indonesia makin menggeliat usai dihantam badai pandemi Covid-19. Dari perolehan data secara angka, ada optimisme film Indonesia mendekati kesuksesan sebelum pandemi. Seperti di 2019, sebanyak 129 judul berhasil menjaring 51,9 juta penonton. Tahun ini 3 dari 5 film dengan penonton terbanyak adalah bergenre horor. Memang tak dapat dipungkiri horor sedang menjadi primadona. Walau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":51185,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[67],"tags":[26866,31974],"series":[],"class_list":["post-51184","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hiburan","tag-film","tag-kkn-di-desa-penari"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/51184","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=51184"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/51184\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/51185"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=51184"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=51184"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=51184"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=51184"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}