{"id":512683,"date":"2026-08-02T14:32:09","date_gmt":"2026-08-02T07:32:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=512683"},"modified":"2026-08-02T14:50:54","modified_gmt":"2026-08-02T07:50:54","slug":"walhi-sumut-tutup-kelas-you-rings-pemuda-siap-bedah-kritis-rencana-psel-medan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/08\/02\/walhi-sumut-tutup-kelas-you-rings-pemuda-siap-bedah-kritis-rencana-psel-medan\/","title":{"rendered":"WALHI Sumut Tutup Kelas YOU-RINGS, Pemuda Siap Bedah Kritis Rencana PSEL Medan"},"content":{"rendered":"<p><strong>MEDAN<\/strong> \u2013 Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (<a title=\"WALHI\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/walhi\/\">WALHI<\/a>) Sumatera Utara resmi menutup rangkaian Kelas Intensif Pendidikan Youth Rising for Green and Just Energy Sovereignty (YOU-RINGS) untuk wilayah Sumatera Utara.<\/p>\n<p>Program yang berlangsung sejak 6 Juni hingga 2 Agustus 2026 ini menjadi wadah strategis bagi generasi muda untuk memperdalam pemahaman mengenai krisis iklim dan keadilan energi.<\/p>\n<p>Sebagai tindak lanjut dari pembelajaran teoretis, para peserta atau yang disebut sebagai Riser akan segera melakukan aksi nyata melalui eksplorasi lapangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, Kota Medan, pada pekan kedua Agustus 2026.<\/p>\n<p>Agenda utama kunjungan ini adalah mengkaji rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang dinilai kontroversial.<\/p>\n<p>Fasilitator Daerah YOU-RINGS Sumatera Utara, Nurhabli Ridwan, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian pemuda terhadap isu lingkungan.<\/p>\n<p>Dari total 548 peserta nasional di awal program, tercatat 22 peserta berasal dari Sumatera Utara. Hingga penutupan kelas, 11 peserta dari Sumut bertahan dan siap melanjutkan ke tahap aksi.<\/p>\n<p>&#8220;Antusiasme peserta menunjukkan bahwa generasi muda memiliki kepedulian tinggi terhadap krisis iklim. Pendidikan YOU-RINGS diharapkan tidak berhenti sebagai ruang belajar, tetapi menjadi titik awal lahirnya aksi nyata dalam memperjuangkan keadilan ekologis di Sumatera Utara,&#8221; ujar Nurhabli, yang juga merupakan Founder Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS).<\/p>\n<h3>Fokus Kajian: PSEL dan Keadilan Ekologis<\/h3>\n<p>Eksplorasi ke TPA Terjun difasilitasi oleh Institut Hijau Indonesia (IHI) bersama WALHI Sumut. Tujuannya adalah memberikan pengalaman empiris kepada peserta mengenai kompleksitas tata kelola sampah di ibu kota provinsi tersebut.<\/p>\n<p>Reza Anggi Riziqo, Staf Advokasi dan Kampanye WALHI Sumatera Utara, menekankan bahwa rencana pembangunan PSEL tidak boleh dilihat semata-mata sebagai proyek energi, melainkan harus dikaji dari aspek dampak sosial dan ekologis.<\/p>\n<p>&#8220;Selama ini PSEL sering dipromosikan sebagai solusi tunggal. Padahal, persoalan sampah jauh lebih kompleks. Kami berharap peserta dapat memahami siapa yang terdampak dan apakah PSEL benar-benar menjawab akar persoalan tanpa memunculkan dampak baru,&#8221; tegas Reza.<\/p>\n<p>Menurut Reza, pendekatan pengelolaan sampah seharusnya memprioritaskan pengurangan dari hulu, pemilahan, dan penguatan sistem daur ulang, bukan sekadar pembakaran sampah yang berpotensi menimbulkan residu berbahaya.<\/p>\n<h3>Perspektif Baru bagi Pemuda<\/h3>\n<p>Salah satu peserta, Mahdiyyah Ardhina dari Rumah Briket Medan, menyatakan bahwa pendidikan ini memberinya perspektif holistik.<\/p>\n<p>Sebagai pelaku UMKM yang mengolah sampah organik menjadi energi alternatif, ia merasa pemahamannya tentang kebijakan publik dan keadilan energi semakin terintegrasi.<\/p>\n<p>&#8220;Saya memperoleh pemahaman lebih luas mengenai pentingnya partisipasi masyarakat dalam transisi energi. Ke depan, saya berharap dapat berkontribusi dalam edukasi publik dan pengembangan energi alternatif berbasis masyarakat,&#8221; ujar Mahdiyyah.<\/p>\n<p>Dengan berakhirnya tahap YOU LEARN, para peserta kini memasuki tahap aksi di mana mereka akan menyusun rekomendasi konstruktif berdasarkan temuan lapangan di TPA Terjun.<\/p>\n<p>Sinergi antara WALHI Sumut dan Institut Hijau Indonesia ini diharapkan mampu mencetak pemimpin muda yang kritis dan berperspektif keadilan ekologis dalam menghadapi tantangan iklim di masa depan.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/512683?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Utara resmi menutup rangkaian Kelas Intensif Pendidikan Youth Rising for Green and Just Energy Sovereignty (YOU-RINGS) untuk wilayah Sumatera Utara.<\/p>\n","protected":false},"author":1529,"featured_media":512684,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"walhi","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[1],"tags":[324698,324267,36277,15612,371554,369877],"series":[],"class_list":["post-512683","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-explore-vipho-gras","tag-gras","tag-sumatera-utara","tag-walhi","tag-walhi-sumut","tag-you-rings"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/512683","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1529"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=512683"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/512683\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/512684"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=512683"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=512683"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=512683"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=512683"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}