{"id":512851,"date":"2026-08-03T08:48:00","date_gmt":"2026-08-03T01:48:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/08\/03\/indra-j-piliang-soal-mall-pasang-pagar-tinggi-pengelola-tak-percaya-sama-polisi\/"},"modified":"2026-08-03T16:34:09","modified_gmt":"2026-08-03T09:34:09","slug":"indra-j-piliang-soal-mall-pasang-pagar-tinggi-pengelola-tak-percaya-sama-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/08\/03\/indra-j-piliang-soal-mall-pasang-pagar-tinggi-pengelola-tak-percaya-sama-polisi\/","title":{"rendered":"Indra J Piliang soal Mall Pasang Pagar Tinggi: Pengelola Tak Percaya sama Polisi"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 \u2013 <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pengamat-politik\/\">Pengamat Politik<\/a> Indra Jaya Piliang menilai maraknya pembangunan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta, Tangerang, dan Bekasi mencerminkan menurunnya kepercayaan pelaku usaha terhadap kemampuan aparat keamanan, yakni Kepolisian dalam mengantisipasi situasi darurat keamanan.<\/p>\n<p>Pandangan tersebut disampaikan Indra melalui unggahan di akun media sosial X pribadinya, yang menyoroti tren pengamanan fisik di berbagai kawasan komersial.<\/p>\n<p>Menurut Indra, keberadaan pagar-pagar tinggi itu bukan semata sebagai pembatas area, melainkan menjadi simbol kekhawatiran para pengelola mal terhadap potensi gangguan keamanan yang sewaktu-waktu dapat terjadi.<\/p>\n<p>\u201cFenomena pagar tinggi untuk mal-mal di kawasan Jakarta-Tangerang-Bekasi adalah bukti betapa para pengelola mal-mal itu sudah tak lagi percaya kepada aparatur keamanan, jika keadaan darurat datang,\u201d tulis Indra, Minggu (2\/8\/2026).<\/p>\n<p>Ia menegaskan, ancaman yang dimaksud bukan berasal dari aksi demonstrasi ataupun masyarakat miskin perkotaan. Indra justru menyebut adanya potensi gangguan dari kelompok perusuh yang digerakkan oleh pihak-pihak tertentu.<\/p>\n<p>\u201cBukan massa aksi. Tapi para perusuh yang digerakkan kekuatan hitam,\u201d tulisnya.<\/p>\n<p>Indra juga menolak anggapan bahwa ancaman tersebut berasal dari warga kurang mampu di perkotaan. Menurutnya, kelompok masyarakat tersebut selama ini justru memiliki nilai kemanusiaan dan religiusitas yang tinggi.<\/p>\n<p>\u201cBukan juga massa miskin kota yang kita tahu punya sisi humanisme dan relegiusitas yang tinggi,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Ia memandang pembangunan pagar tinggi sebagai bentuk adaptasi pelaku ekonomi untuk melindungi aset mereka secara mandiri ketika menghadapi potensi ancaman keamanan.<\/p>\n<p>\u201cPagar tinggi itu semacam manifesto betapa para pelaku ekonomi kudu mampu lindungi diri sendiri, dalam hal ini aset dan properti di dalamnya,\u201d kata Indra.<\/p>\n<p>Dalam unggahan tersebut, Indra tidak menjelaskan secara spesifik peristiwa atau kondisi tertentu yang menjadi latar belakang munculnya pandangannya mengenai fenomena pagar tinggi di pusat-pusat perbelanjaan tersebut. Namun, ia menilai tren tersebut menjadi cerminan persepsi sebagian pelaku usaha terhadap pentingnya pengamanan mandiri atas aset dan properti yang mereka kelola<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/512851?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 \u2013 Pengamat Politik Indra Jaya Piliang menilai maraknya pembangunan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta, Tangerang, dan Bekasi mencerminkan menurunnya kepercayaan pelaku usaha terhadap kemampuan aparat keamanan, yakni Kepolisian dalam mengantisipasi situasi darurat keamanan. Pandangan tersebut disampaikan Indra melalui unggahan di akun media sosial X pribadinya, yang menyoroti tren pengamanan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":512852,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-512851","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/512851","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=512851"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/512851\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/512852"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=512851"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=512851"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=512851"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=512851"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}