{"id":513691,"date":"2026-08-11T20:34:00","date_gmt":"2026-08-11T13:34:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/08\/11\/sosok-kh-anwar-zahid-yang-mobilnya-ditabrak-truk-trailer-saat-hendak-berangkat-dakwah\/"},"modified":"2026-08-12T02:13:51","modified_gmt":"2026-08-11T19:13:51","slug":"sosok-kh-anwar-zahid-yang-mobilnya-ditabrak-truk-trailer-saat-hendak-berangkat-dakwah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/08\/11\/sosok-kh-anwar-zahid-yang-mobilnya-ditabrak-truk-trailer-saat-hendak-berangkat-dakwah\/","title":{"rendered":"Sosok KH Anwar Zahid yang Mobilnya Ditabrak Truk Trailer Saat Hendak Berangkat Dakwah"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Mobil Toyota Alphard yang ditumpangi pendakwah asal Bojonegoro, KH Anwar Zahid ditabrak truk trailer.<\/p>\n<p>Kecelakaan yang menimpa tokoh agama asal Bojonegoro itu terjadi di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.<\/p>\n<p>Kecelakaan terjadi pada Senin (10\/8\/2026) sekitar pukul 22.45 WIB.<\/p>\n<p>Alphard hitam tersebut diseruduk truk trailer dari arah belakang saat sedang berhenti dalam antrean buka-tutup jalan akibat proyek perbaikan jalan.<\/p>\n<p>Dalam video yang viral terlihat KH Anwar Zahid terduduk di pinggir jalan sementara mobilnya ringsek.\u00a0<\/p>\n<p>KH Anwar Zahid dipastikan selamat dan bahkan bisa melanjutkan dakwah ke Banjarnegara menggunakan mobil lain.\u00a0<\/p>\n<p>Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Penumpang Toyota Alphard, KH Anwar Zahid, bersama sopirnya selamat.<\/p>\n<p>Lalu siapakah sosok KH Anwar Zahid?<\/p>\n<p>K.H. Ahmad Anwar Zahid atau dikenal juga dengan Abah Anza (lahir 11 Maret 1974 di Bojonegoro) adalah pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah sekaligus seorang pendakwah kondang asal Kanor, Bojonegoro.\u00a0<\/p>\n<p>Ia beraliran Ahlussunah wal Jama&#8217;ah dan berafiliasi ormas Nahdlatul Ulama.<\/p>\n<p>Sejak kecil ia sekolah di Komplek Pesantrem At Tanwir, Sumberejo, Bojonegoro.\u00a0<\/p>\n<p>Kemudian menimba ilmu di Pondok Pesantren Langitan, Tuban, lalu berpindah ke Asrama Pesantren Ta&#8217;limul Quranil Adzim (APTQ) di Bungah, Gresik yang fokus pada penghafalan Al Quran.<\/p>\n<p>KH Ahmad Anwar Zahid lahir dan tinggal hingga saat ini di Desa Simorejo, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.\u00a0<\/p>\n<p>Hingga saat ini ia selalu mengisi 3 hingga 4 jadwal pengajian setiap harinya di berbagai daerah.\u00a0<\/p>\n<p>Hal itu karena selalu ada permintaan jadwal yang masuk dari jamaah di setiap harinya, sehingga jadwal pengajian selalu penuh hingga beberapa tahun kedepannya.<\/p>\n<p>Hal ini terjadi lantaran cara ceramahnya yang sangat digemari oleh semua strata masyarakat, bahasa yang ia gunakan selalu mengena di hati jamaah dan selalu diiringi humor-humor yang bermakna.<\/p>\n<p>Ia selalu menyindir perilaku-perilaku dan sifat seseorang yang biasa terjadi di dalam sebuah masyarakat.<\/p>\n<p>Sehingga para jamaah pun hanya bisa tertawa dan menyadari akan kebenaran dari apa yang ia sampaikan.<\/p>\n<p>Apa yang menjadi pokok inti ceramah secara tidak langsung sudah diterima oleh jamaah melalui humor-humor tersebut.<\/p>\n<p>Selain di Indonesia, ia juga sering kali mengisi pengajian di mancanegara, seperti Hongkong, Korea Selatan, Malaysia.\u00a0<\/p>\n<p>Selain itu terdapat juga pengajian rutin di Pondok Pesantren yang ia asuh tiap hari Ahad Kliwon yang diberi nama Jamaah Maqoman Mahmudah.<\/p>\n<p>Pendidikan<\/p>\n<p>Mengutip Wikipedia, KH Anwar Zahid memulai pendidikannya dengan belajar di SD, SMP di lingkungan rumahnya.\u00a0<\/p>\n<p>Tahun 1988, dia melanjutkan studinya dengan belajar nyantri di Pondok Pesantren Langitan di bawah asuhan Romo KH. Abdullah Faqih.<\/p>\n<p>Pada masa-masa di Pondok Pesantren Langitan itulah KH. Anwar Zahid memanfaatkan waktu untuk mempelajari agama dengan begitu baik dan juga mendalam.\u00a0<\/p>\n<p>Selain mendalami ilmu agama dia juga dilatih dengan metode-metode dakwah yang mumpuni.<\/p>\n<p>Disinilah bakat-bakatnya dalam berdakwah dan menyiarkan agama Islam mulai terasah dengan baik.<\/p>\n<p>Setelah restu dan juga doa dari Romo KH. Abdullah Faqih diperoleh berangkatlah KH. Anwar Zahid menuju pesantren \u201cAPTQ\u201d Sampurnan Bungah Gresik.\u00a0<\/p>\n<p>Pada pesantren itu KH. Anwar Zahid ingin memperdalam ilmu dalam bidang al-Quran dan juga hafalannya.\u00a0<\/p>\n<p>Di pondok pesantren ini KH. Anwar Zahid di gembleng dengan pemahaman akan al-Quran secara mendalam baik dari segi pelafalan tafsir dan juga hafalan al-Quran.<\/p>\n<p>Berkat gemblengan dari Pondok Pesantren Langitan dan juga Pondok Pesantren APTQ Sampurnaan Bungah Gresik saat ini Anwar Zahid mampu dengan baik menjalankan misi dakwah dan juga keumatan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Mobil Toyota Alphard yang ditumpangi pendakwah asal Bojonegoro, KH Anwar Zahid ditabrak truk trailer. Kecelakaan yang menimpa tokoh agama asal Bojonegoro itu terjadi di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kecelakaan terjadi pada Senin (10\/8\/2026) sekitar pukul 22.45 WIB. Alphard hitam tersebut diseruduk truk trailer dari arah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":513692,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-513691","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/513691","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=513691"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/513691\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/513692"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=513691"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=513691"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=513691"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=513691"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}