{"id":514045,"date":"2026-08-15T13:36:00","date_gmt":"2026-08-15T06:36:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/08\/15\/tommy-indratama-terlapor-dugaan-kekerasan-seksual-di-private-party-jaksel-polisi-segera-gelar-perkara\/"},"modified":"2026-08-15T14:55:15","modified_gmt":"2026-08-15T07:55:15","slug":"tommy-indratama-terlapor-dugaan-kekerasan-seksual-di-private-party-jaksel-polisi-segera-gelar-perkara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/08\/15\/tommy-indratama-terlapor-dugaan-kekerasan-seksual-di-private-party-jaksel-polisi-segera-gelar-perkara\/","title":{"rendered":"Tommy Indratama Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual di Private Party Jaksel, Polisi Segera Gelar Perkara"},"content":{"rendered":"<p><b>JAKARTA<\/b> &#8211; Kasus dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan terhadap seorang DJ perempuan di kawasan elite SCBD, Jakarta Selatan, memasuki tahap penting.<\/p>\n<p>Polda Metro Jaya segera menggelar perkara untuk menentukan status hukum pria berinisial TI yang dilaporkan korban.<\/p>\n<p>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan penyidik masih melengkapi bukti sebelum menentukan langkah berikutnya.<\/p>\n<p>\u201cPenyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan tindak lanjut serta status hukum terlapor sesuai ketentuan yang berlaku,\u201d ujar Budi melalui pesan singkat kepada wartawan, Sabtu (15\/8\/2026).<\/p>\n<p>Dugaan kekerasan itu disebut terjadi pada 13 Februari 2026 di sebuah ruang privat dalam acara private party di kawasan ASHTA District 8, SCBD, Jakarta Selatan.<\/p>\n<p>Korban, DJ perempuan berinisial AM, kemudian membuat laporan ke Polda Metro Jaya pada 15 Februari 2026.<\/p>\n<p>Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP\/B\/1266\/II\/SPKT\/POLDA METRO JAYA.<\/p>\n<p>Meski perkara telah naik ke tahap penyidikan, TI hingga kini belum ditahan dan masih berstatus terlapor.<\/p>\n<p>Penyidik Ditres PPA\/PPO Polda Metro Jaya telah memeriksa korban, TI, serta sejumlah saksi.<\/p>\n<p>\u201cDalam penanganan perkara, penyidik telah memeriksa korban, terlapor berinisial TI, serta sejumlah saksi,\u201d ujar Budi.<\/p>\n<p>Polisi juga telah menerima hasil visum korban. Dari pemeriksaan medis ditemukan sejumlah luka yang diduga disebabkan kekerasan benda tumpul.<\/p>\n<p>\u201cDitemukan sejumlah luka pada tubuh korban yang menurut kesimpulan medis disebabkan kekerasan tumpul,\u201d jelas Budi.<\/p>\n<p>Untuk memperjelas kondisi tersebut, penyidik akan meminta pendapat dokter terkait karakteristik luka dan perkiraan waktu terjadinya.<\/p>\n<p>Hasilnya akan dibandingkan dengan waktu kejadian dan keterangan korban.<\/p>\n<p>Kasus ini mencuat ke publik setelah AM menceritakan dugaan kekerasan yang dialaminya melalui unggahan yang dibagikan kepada akun @moodindonesia.co pada Kamis (13\/8\/2026).<\/p>\n<p>AM mengaku mendapat pekerjaan sebagai DJ room dalam acara ulang tahun seorang pejabat TNI.<\/p>\n<p>Menurut pengakuannya, TI kemudian menunjukkan alat kelamin dan meminta AM menyentuhnya.<\/p>\n<p>AM menolak permintaan tersebut. Ia mengaku penolakan itu membuat TI marah hingga dirinya dibawa ke sebuah ruangan dan mengalami kekerasan fisik.<\/p>\n<p>\u201cAku diseret ke kamar dan dipukulin terus dijedotin ke tembok kepala aku,\u201d ujar AM dalam unggahannya.<\/p>\n<p>Di media sosial, TI disebut bernama Tomy Indratama. Namun, polisi belum mengonfirmasi identitas tersebut.<\/p>\n<p>Budi juga belum memberikan penjelasan mengenai klaim AM yang menyebut terlapor merupakan seorang pejabat.<\/p>\n<p>Nama Tomy Indratama kemudian ikut menjadi sorotan. Sejumlah informasi di internet mengaitkan nama tersebut dengan dunia perfilman dan penerbangan.<\/p>\n<p>Namun, belum ada konfirmasi yang memastikan sosok dalam informasi tersebut merupakan terlapor dalam perkara ini.<\/p>\n<p>Dalam pemberitaan pada 2022, nama Tommy Indratama tercatat sebagai executive producer Sin3rgi\/Tiga Sinergi dalam film Tutuge.<\/p>\n<p>IMDb juga mencantumkan nama Tommy Indratama sebagai produser film tersebut.<\/p>\n<p>Tutuge merupakan film horor psikologis berlatar budaya Bali yang dibintangi Rania Putrisari, Imelda Therinne, Rizky Hanggono, dan Ismi Melinda.<\/p>\n<p>Film tersebut mulai tayang di bioskop Indonesia pada 14 April 2022.<\/p>\n<p>Nama <a title=\"Tommy Indratama\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/tommy-indratama\/\">Tommy Indratama<\/a> juga tercantum dalam laman Nusantara Pacific Aviation sebagai Vice President Operation.<\/p>\n<p>Namun, data tersebut belum cukup untuk memastikan bahwa Tommy yang tercatat di perusahaan penerbangan tersebut adalah orang yang sama dengan produser Tutuge maupun TI yang dilaporkan AM.<\/p>\n<p>Karena itu, informasi mengenai identitas, pekerjaan, maupun profil pribadi TI masih perlu menunggu konfirmasi resmi.<\/p>\n<p>Hingga 14 Agustus 2026, belum ada sumber kredibel yang secara tegas menghubungkan terlapor dengan sosok Tommy Indratama dalam sejumlah profil profesional tersebut.<\/p>\n<p>Kini, penyidik Polda Metro Jaya masih mengumpulkan bukti dan mendalami keterangan para pihak. Setelah gelar perkara dilakukan, polisi akan menentukan status hukum TI dalam kasus dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam pemberitaan pada 2022, nama Tommy Indratama tercatat sebagai executive producer Sin3rgi\/Tiga Sinergi dalam film Tutuge.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":514046,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[34],"tags":[1420,274908,371765],"series":[],"class_list":["post-514045","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita","tag-tommy-indratama"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/514045","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=514045"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/514045\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/514046"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=514045"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=514045"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=514045"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=514045"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}