{"id":514198,"date":"2026-08-16T21:32:00","date_gmt":"2026-08-16T14:32:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/08\/16\/faksi-geng-sop-disebut-menyelundupkan-data-palsu-pengupas-bawang-ke-pidato-prabowo\/"},"modified":"2026-08-16T21:35:57","modified_gmt":"2026-08-16T14:35:57","slug":"faksi-geng-sop-disebut-menyelundupkan-data-palsu-pengupas-bawang-ke-pidato-prabowo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/08\/16\/faksi-geng-sop-disebut-menyelundupkan-data-palsu-pengupas-bawang-ke-pidato-prabowo\/","title":{"rendered":"Faksi Geng SOP Disebut Menyelundupkan Data Palsu Pengupas Bawang ke Pidato Prabowo"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Pngamat kebijakan publik Muhammad Said Didu menilai faksi kelompok yang disebutnya sebagai <a title=\"Geng SOP\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/geng-sop\/\">Geng SOP<\/a> (Solo, Oligarki, dan Parcok) di pemerintahan Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> sudah kelewat batas.<\/p>\n<p>Menurutnya, pihak tersebut telah menyelundupkan data palsu terkait upah pengupas bawang ke dalam pidato Presiden, sehingga memicu kritik tajam publik.<\/p>\n<p><i>&#8220;Faksi Geng SOP dalam pemerintahan @<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> sudah keterlaluan. Menyelundupkan pengupas bawang dan data palsu ke dalam pidato Presiden,&#8221;<\/i> tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Minggu (16\/8).<\/p>\n<p>Ia menambahkan, jika peristiwa serupa terjadi di negara lain seperti China atau Korea Selatan, pelakunya bisa langsung dijatuhi hukuman mati.<\/p>\n<p><i>&#8220;Kalau di China atau Korsel, orang seperti itu langsung dihukum mati,&#8221;<\/i> tandasnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (14\/8\/2026), Prabowo mendadak jadi sorotan publik setelah memperkenalkan sosok Susana, seorang buruh harian pengupas bawang dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat.<\/p>\n<p>Dalam pidatonya, Prabowo menyebut Susana menerima upah fantastis, yakni Rp700 ribu untuk setiap kilogram bawang yang dikupas. Pernyataan itu langsung memicu kehebohan di media sosial, termasuk Threads.<\/p>\n<p>&#8220;Hari ini hadir bersama kita, Ibu Susana dari Kabupaten Bogor, dia bekerja sebagai buruh harian. Mengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram,&#8221; kata Prabowo, dikutip dari YouTube TV Parlemen.<\/p>\n<p>Prabowo juga menyinggung bahwa Susana merupakan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako yang membantu keberlangsungan pendidikan anak-anaknya.<\/p>\n<p>Ungkapan tersebut segera dibandingkan warganet dengan penghasilan mereka. Seorang pengguna menulis, &#8220;Saya dosen, S3, Lektor Kepala. Saat ini penghasilan saya jauh dari penghasilan mengupas bawang.&#8221;<\/p>\n<p>Menanggapi ramainya perdebatan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pihaknya akan menelusuri kebenaran data yang dibacakan Presiden.<\/p>\n<p>&#8220;Nanti kita cek ya,&#8221; ujar Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15\/8\/2026).<\/p>\n<p>Pemerintah berjanji akan memastikan angka yang disebut dalam pidato tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau detailnya kita cek,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, rata-rata harga nasional untuk bawang merah tercatat sebesar Rp34.546 per kilogram, sedangkan harga bawang putih Honan berada di kisaran Rp35.800 per kilogram.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/514198?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pngamat kebijakan publik Muhammad Said Didu menilai faksi kelompok yang disebutnya sebagai Geng SOP (Solo, Oligarki, dan Parcok) di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sudah kelewat batas.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":514199,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"geng sop","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[34],"tags":[371809,371810,68,1420,2081,37914,274908,327383,371799,371808],"series":[],"class_list":["post-514198","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-data-palsu","tag-pengupas-bawang","tag-headline","tag-peristiwa","tag-prabowo-subianto","tag-pidato-prabowo","tag-berita","tag-pidato-prabowo-subianto","tag-susanah","tag-geng-sop"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/514198","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=514198"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/514198\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/514199"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=514198"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=514198"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=514198"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=514198"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}