{"id":515727,"date":"2026-08-29T08:18:00","date_gmt":"2026-08-29T01:18:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/08\/29\/pimpinan-ampb-dikecam-buntut-dugaan-tinggalkan-massa-di-jalanan\/"},"modified":"2026-08-29T12:32:54","modified_gmt":"2026-08-29T05:32:54","slug":"pimpinan-ampb-dikecam-buntut-dugaan-tinggalkan-massa-di-jalanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/08\/29\/pimpinan-ampb-dikecam-buntut-dugaan-tinggalkan-massa-di-jalanan\/","title":{"rendered":"Pimpinan AMPB Dikecam Buntut Dugaan Tinggalkan Massa di Jalanan"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gedung DPR RI mendapat kecaman setelah pimpinan aksi disebut meninggalkan massa di tengah ketegangan dengan aparat.<\/p>\n<p>Ketua Muslimah Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jakarta Raya, Serly Oklianti, menilai tindakan pimpinan AMPB yang akrab disapa Botok tersebut sebagai bentuk pengkhianatan moral terhadap masyarakat yang ikut dalam aksi.<\/p>\n<p>Menurut Serly, pimpinan AMPB justru meninggalkan massa setelah kepentingan pribadi dan ruang audiensi di dalam gedung legislatif berhasil dicapai.<\/p>\n<p>\u201cSangat ironis ketika sebuah aliansi yang mengatasnamakan kepedulian bangsa justru meninggalkan rakyatnya sendiri berhadapan dengan barikade aparat, sesaat setelah pintu negosiasi pribadi mereka terbuka. Ini adalah bentuk eksploitasi massa yang mencederai marwah gerakan moral,\u201d kata Serly dalam pernyataan sikapnya dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026.<\/p>\n<p>Ia menyayangkan suara, tenaga, dan keresahan masyarakat yang dinilai digunakan sebagai batu loncatan demi kepentingan personal pimpinan AMPB.<\/p>\n<p>Serly juga menyoroti keselamatan massa yang tetap berada di jalanan ketika situasi memanas. Masyarakat disebut hampir berbenturan secara fisik dengan aparat kepolisian, sementara pimpinan aksi berada di dalam gedung atau telah meninggalkan lokasi.<\/p>\n<p>Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya manipulasi dengan mengatasnamakan perjuangan rakyat. Isu dan keresahan masyarakat, lanjut Serly, tidak seharusnya dijadikan kendaraan untuk mencapai kepentingan pribadi.<\/p>\n<p>\u201cTragis dan memilukan. Ketika pintu negosiasi pribadi terbuka dan ambisi tercapai di balik meja nyaman, mereka tega memalingkan muka dan meninggalkan rakyatnya sendiri di jalanan beralaskan ketegangan menghadapi barikade aparat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Muslimah GPI Jakarta Raya mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap figur atau kelompok yang memobilisasi massa untuk kepentingan transaksi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> terselubung.<\/p>\n<p>\u201cNamun, kita tidak boleh terpecah. Mari rapatkan barisan, jaga persaudaraan sesama anak bangsa, dan jangan biarkan gerakan murni rakyat dikendalikan oleh para petualang politik bermuka dua,\u201d pungkas Serly.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gedung DPR RI mendapat kecaman setelah pimpinan aksi disebut meninggalkan massa di tengah ketegangan dengan aparat. Ketua Muslimah Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jakarta Raya, Serly Oklianti, menilai tindakan pimpinan AMPB yang akrab disapa Botok tersebut sebagai bentuk pengkhianatan moral terhadap masyarakat yang ikut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":515728,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-515727","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/515727","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=515727"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/515727\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/515728"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=515727"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=515727"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=515727"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=515727"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}