{"id":515945,"date":"2026-08-31T10:44:00","date_gmt":"2026-08-31T03:44:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/08\/31\/profil-gus-kikin-yang-terpilih-jadi-ketum-pbnu-2026-2031\/"},"modified":"2026-08-31T14:12:21","modified_gmt":"2026-08-31T07:12:21","slug":"profil-gus-kikin-yang-terpilih-jadi-ketum-pbnu-2026-2031","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/08\/31\/profil-gus-kikin-yang-terpilih-jadi-ketum-pbnu-2026-2031\/","title":{"rendered":"Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> \u2013 KH Abdul Hakim Mahfudz atau <a title=\"Gus Kikin\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gus-kikin\/\">Gus Kikin<\/a> resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar <a title=\"Nahdlatul Ulama\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/nahdlatul-ulama\/\">Nahdlatul Ulama<\/a> (<a title=\"PBNU\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pbnu\/\">PBNU<\/a>) masa khidmah 2026-2031.<\/p>\n<p>Keputusan itu diambil dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Senin (31\/8\/2026).<\/p>\n<p>Gus Kikin terpilih melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) setelah lima kandidat calon ketua umum PBNU diajukan dalam Sidang Pleno V Muktamar ke-35 NU.<\/p>\n<p>Anggota AHWA, KH Anwar Iskandar, membacakan hasil keputusan tersebut. Dia menyebut Gus Kikin dipilih secara mufakat oleh anggota AHWA.<\/p>\n<p>\u201cSetelah melakukan musyawarah dari lima calon yang diajukan, maka anggota AHWA secara mufakat untuk memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketum PBNU masa khodmah 2026-2031,\u201d kata Anggota AHWA, KH Anwar Iskandar saat membacakan keputusan AHWA, yang dilihat melalui akun YouTube TV NU, Senin (31\/8\/2026).<\/p>\n<p>Terpilihnya Gus Kikin menambah panjang kiprahnya di lingkungan pesantren dan NU.<\/p>\n<p>Sebelum dipercaya memimpin PBNU, dia dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, sekaligus pernah menjabat Ketua PWNU Jawa Timur.<\/p>\n<h3>Profil Gus Kikin<\/h3>\n<p>Gus Kikin lahir di Jombang pada 17 Agustus 1958. Dia memiliki garis keturunan langsung dari pendiri NU, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy\u2019ari.<\/p>\n<p>Dari jalur ibu, Gus Kikin merupakan keturunan Nyai Hj Abidah Ma\u2019shum.<\/p>\n<p>Dia merupakan cucu Nyai Hj Khoiriyah Hasyim, putri sulung KH Hasyim Asy\u2019ari.<\/p>\n<p>Sementara dari garis ayah, nasab Gus Kikin tersambung dengan KH Anwar Alwi, pendiri Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyi\u2019in Paculgowang, Jombang.<\/p>\n<p>KH Anwar Alwi menikah dengan Nyai Hj Khadijah.<\/p>\n<p>Latar belakang pendidikan Gus Kikin memadukan pendidikan formal dan pesantren.<\/p>\n<p>Dia pernah mengenyam pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Jombang, SMPN 1 Jombang, dan SMAN 2 Jombang.<\/p>\n<p>Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Gus Kikin melanjutkan kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.<\/p>\n<p>Dia juga meraih gelar sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Terbuka.<\/p>\n<p>Di lingkungan pesantren, Gus Kikin pernah menimba ilmu di Pondok Pesantren Sunan Ampel Jombang yang didirikan ayahnya.<\/p>\n<p>Dia juga pernah nyantri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi\u2019iyah Seblak, Jombang, yang didirikan kakeknya.<\/p>\n<p>Sebelum aktif menjalankan kepengasuhan pesantren dan organisasi NU, Gus Kikin memiliki pengalaman profesional di sektor pelayaran dan dunia usaha.<\/p>\n<p>Usai menyelesaikan pendidikan di STIP Jakarta, dia pernah bekerja sebagai Kepala Cabang Wilayah Cilegon PT Djakarta Lloyd.<\/p>\n<p>Pengalaman profesionalnya juga mencakup sejumlah bidang usaha.<\/p>\n<p>Gus Kikin pernah terlibat dalam bisnis transportasi, pelayaran, kontraktor migas, teknologi informasi, dan media.<\/p>\n<p>Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Gus Kikin sebelum aktivitasnya lebih banyak berpusat di pesantren dan organisasi NU.<\/p>\n<p>Gus Kikin mulai dipercaya sebagai Wakil Pengasuh Pesantren Tebuireng pada 2016.<\/p>\n<p>Setelah KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah wafat pada 2020, Gus Kikin melanjutkan kepengasuhan Pesantren Tebuireng.<\/p>\n<p>Selain kiprahnya di pesantren, Gus Kikin juga aktif dalam struktur organisasi NU.<\/p>\n<p>Sebelum terpilih sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026-2031, dia dipercaya menjadi Ketua PWNU Jawa Timur.<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/515945?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":515946,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"pbnu","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[114056],"tags":[686,1420,12833,274908,372044],"series":[],"class_list":["post-515945","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-komunitas","tag-pbnu","tag-peristiwa","tag-nahdlatul-ulama","tag-berita","tag-gus-kikin"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/515945","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=515945"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/515945\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/515946"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=515945"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=515945"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=515945"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=515945"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}