{"id":516088,"date":"2026-08-31T22:02:00","date_gmt":"2026-08-31T15:02:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/08\/31\/muncul-petisi-bubarkan-grib-jaya-usai-dituding-biang-ricuh-demo-dpr-14-ribu-orang-sudah-tandatangan\/"},"modified":"2026-09-01T02:55:16","modified_gmt":"2026-08-31T19:55:16","slug":"muncul-petisi-bubarkan-grib-jaya-usai-dituding-biang-ricuh-demo-dpr-14-ribu-orang-sudah-tandatangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/08\/31\/muncul-petisi-bubarkan-grib-jaya-usai-dituding-biang-ricuh-demo-dpr-14-ribu-orang-sudah-tandatangan\/","title":{"rendered":"Muncul Petisi Bubarkan GRIB Jaya usai Dituding Biang Ricuh Demo DPR, 14 Ribu Orang Sudah Tandatangan"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Muncul petisi agar organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu alias <a title=\"GRIB Jaya\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/grib-jaya\/\">GRIB Jaya<\/a> dibubarkan pada Senin (31\/8\/2026).<\/p>\n<p>Dikutip dari change.org, petisi tersebut dibuat pada Minggu (30\/8\/2026) oleh akun bernama Want Safe Home.<\/p>\n<p>Dirinya menjelaskan bahwa pembuatan petisi ini lantaran GRIB Jaya dianggap sebagai salah satu pihak yang mengakibatkan terjadinya kericuhan usai aksi demonstrasi di depan Gedung DPR\/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, yang digelar pada Kamis (27\/8\/2026) pekan lalu.<\/p>\n<p>&#8220;Pada tanggal 27 Agustus 2026, terjadi kerusuhan besar pasca demo di depan Gedung DPR RI. Organisasi kemasyarakatan (ormas) GRIB Jaya yang seharusnya menjaga ketertiban, malah bertindak sebaliknya.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Alih-alih membantu mengendalikan situasi, mereka turun ke jalan dan menyerang siapa saja yang ada di sana,&#8221; tulis pembuat petisi.<\/p>\n<p>Penulis menuding bahwa adanya korban tewas dalam kericuhan yang terjadi karena dikeroyok oleh anggota dari GRIB Jaya.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, korban tewas yang dimaksud yakni seorang penjual cermin bernama Bambang Setiawan (60) yang tewas di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.<\/p>\n<p>Menurut keterangan keluarga, Bambang tewas diduga setelah dikeroyok oleh sejumlah pria setelah mengantar seseorang ke Rumah Sakit (RS) Pelni bersama anaknya.<\/p>\n<p>Momen dirinya dikeroyok pun viral di media sosial.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Bambang tidak ikut dalam aksi demonstrasi yang dilakukan oleh beberapa kelompok masyarakat seperti Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).<\/p>\n<p>&#8220;Salah satu korban dari tindakan brutal ini adalah seorang warga yang tidak terlibat dan tidak tahu-menahu, yang akhirnya tewas dikeroyok oleh anggota ormas GRIB,&#8221; kata pembuat petisi.<\/p>\n<p>Menurutnya, GRIB Jaya sudah berperan layaknya aparat penegak hukum yang berujung menimbulkan ketakutan dan keresahan bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Pembuat petisi pun turut menyoroti rekam jejak GRIB Jaya yang dianggap kerap melakukan tindakan pelanggaran hukum.<\/p>\n<p>&#8220;Ini bukan kali pertama GRIB Jaya terlibat dalam insiden berbahaya dan meresahkan. Rekam jejak mereka penuh dengan laporan intimidasi, kekerasan, dan pelanggaran hak asasi manusia,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Melalui petisi ini, dirinya mendesak agar pemerintah dan kepolisian segera membubarkan ormas pimpinan Rosario de Marshall atau yang lebih dikenal dengan Hercules tersebut.<\/p>\n<p>Dia menegaskan pembubaran GRIB Jaya demi terciptanya lingkungan yang aman bagi masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Kami menginginkan lingkungan yang aman di mana hukum ditegakkan secara adil dan tidak ada kelompok yang mengklaim kekuasaan untuk bertindak di luar batas legal.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Masyarakat Indonesia berhak hidup tanpa ketakutan akan kekerasan dari ormas tidak bertanggung jawab,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Hingga pukul 19.50 WIB, petisi ini telah ditandatangani sebanyak 14.549 orang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Muncul petisi agar organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu alias GRIB Jaya dibubarkan pada Senin (31\/8\/2026).<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":516089,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-516088","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/516088","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=516088"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/516088\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/516089"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=516088"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=516088"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=516088"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=516088"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}