{"id":516278,"date":"2026-09-01T20:27:00","date_gmt":"2026-09-01T13:27:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/01\/bawa-bambu-ke-lokasi-ricuh-27-agustus-grib-jaya-kami-tak-ada-niat-berperang\/"},"modified":"2026-09-01T20:57:59","modified_gmt":"2026-09-01T13:57:59","slug":"bawa-bambu-ke-lokasi-ricuh-27-agustus-grib-jaya-kami-tak-ada-niat-berperang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/01\/bawa-bambu-ke-lokasi-ricuh-27-agustus-grib-jaya-kami-tak-ada-niat-berperang\/","title":{"rendered":"Bawa Bambu ke Lokasi Ricuh 27 Agustus, GRIB Jaya: Kami Tak Ada Niat Berperang"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Zulfikar mengakui pihaknya ikut terjun ke titik kericuhan demo 27 Agustus 2026. Dia juga menyebut massa GRIB Jaya datang dengan membawa bambu.<\/p>\n<p>&#8220;Kami nggak banyak, kami sekitar beberapa ratusan orang aja. Kami itu persuasif. Memang kami bawa bambu, karena di kantor kami di belakang banyak bambu,&#8221; ujar Zulfikar dalam program Rakyat Bersuara bertajuk &#8216;Di Balik Demo Agustus 2026&#8217; di iNews, Selasa (1\/9\/2026).<\/p>\n<p>Zulfikar menjelaskan, massa GRIB Jaya diturunkan setelah pihaknya melihat ada kericuhan dalam aksi demonstrasi. Dia menyebut massa yang membuat kericuhan bukan berasal dari kelompok pedemo.<\/p>\n<p>Menurutnya, kondisi tersebut membuat GRIB Jaya merasa terpanggil untuk ikut menjaga situasi agar kericuhan tidak semakin meluas.<\/p>\n<p>&#8220;Kami juga sebagai warga negara terpanggil, kami juga punya hak untuk menjaga kota kami ini, negara kami ini, pemerintah kami ini, jangan sampai ada pihak-pihak yang semena-mena, seenaknya aja mau melakukan apa saja,&#8221; lanjut dia.<\/p>\n<p>Meski membawa bambu, Zulfikar menegaskan kedatangan massa GRIB Jaya bukan untuk membuat kerusuhan maupun mengajak berperang. Dia menyebut massa justru berupaya secara persuasif meminta para perusuh meninggalkan lokasi.<\/p>\n<p>&#8220;Kami di situ tidak ada niat datang ke ke lokasi, ke kerusuhan, untuk berperang dengan mereka, berantem dengan mereka,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Dia mengaku, pihaknya membawa bambu untuk menjaga diri karena massa perusuh membawa senjata.<\/p>\n<p>&#8220;Membawa bambu. Iya. Karena mereka bersenjata,&#8221; kata Zulfikar<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Zulfikar mengakui pihaknya ikut terjun ke titik kericuhan demo 27 Agustus 2026. Dia juga menyebut massa GRIB Jaya datang dengan membawa bambu. &#8220;Kami nggak banyak, kami sekitar beberapa ratusan orang aja. Kami itu persuasif. Memang kami bawa bambu, karena di kantor kami di belakang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":516165,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-516278","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/516278","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=516278"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/516278\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/516165"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=516278"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=516278"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=516278"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=516278"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}