{"id":516696,"date":"2026-09-04T09:19:00","date_gmt":"2026-09-04T02:19:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/04\/pulang-dari-timur-tengah-kapal-induk-amerika-dalam-kondisi-yang-mengenaskan\/"},"modified":"2026-09-04T10:20:16","modified_gmt":"2026-09-04T03:20:16","slug":"pulang-dari-timur-tengah-kapal-induk-amerika-dalam-kondisi-yang-mengenaskan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/04\/pulang-dari-timur-tengah-kapal-induk-amerika-dalam-kondisi-yang-mengenaskan\/","title":{"rendered":"Pulang dari Timur Tengah, Kapal Induk Amerika dalam Kondisi yang &#8220;Mengenaskan&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Penampilan <a title=\"kapal induk\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kapal-induk\/\">kapal induk<\/a> USS Abraham Lincoln mengejutkan sejumlah pengamat saat berlabuh di Thailand pada Rabu (2\/9\/2026).<\/p>\n<p>Kapal perang sepanjang hampir 1.100 kaki atau sekitar 335 meter itu terlihat dipenuhi karat dari bagian haluan hingga buritan.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut menjadi perhatian karena USS Abraham Lincoln merupakan salah satu kapal induk utama Angkatan Laut Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Namun, para ahli mengatakan karat di sepanjang garis air bukan sesuatu yang aneh bagi kapal yang telah beroperasi dalam waktu lama di laut.<\/p>\n<p>USS Abraham Lincoln disebut telah berlayar selama 286 hari sejak meninggalkan pangkalan utamanya di San Diego pada November lalu.<\/p>\n<p>Kapal tersebut juga terlibat dalam operasi pertempuran dan blokade terhadap Iran di Timur Tengah selama berbulan-bulan.<\/p>\n<p>&#8220;Karat di sepanjang garis air bukanlah hal yang aneh pada kapal yang telah menghabiskan 60 hari atau lebih beroperasi terus menerus di laut,&#8221; kata Carl Schuster, mantan kapten Angkatan Laut AS yang tiga kali bertugas di kapal induk kelas Nimitz, dikutip dari CNN.<\/p>\n<p>Menurut Schuster, persoalan karat tidak mudah ditangani ketika kapal masih berada di laut, terlebih saat menjalankan operasi tempur.<\/p>\n<p>Perawatan membutuhkan kru turun ke garis air untuk mengampelas karat, kemudian memberikan dua lapis cat dasar antikarat dan dua lapis cat abu-abu khas Angkatan Laut.<\/p>\n<p>&#8220;Berdasarkan apa yang saya lihat, Anda membutuhkan sekitar 30 hari pekerjaan perawatan untuk menghilangkan semua karat,&#8221; jelas Schuster.<\/p>\n<p>Karena itu, tidak seluruh bagian kapal dapat langsung ditangani selama persinggahan singkat di pelabuhan.<\/p>\n<p>USS Abraham Lincoln berlabuh di Pelabuhan Laem Chabang, Teluk Thailand, di selatan Bangkok, pada Rabu.<\/p>\n<p>Kunjungan tersebut diperkirakan berlangsung selama beberapa hari dan menjadi kesempatan bagi para awak untuk mendapatkan waktu istirahat dan relaksasi setelah penugasan panjang.<\/p>\n<p>Schuster mengatakan pekerjaan yang dilakukan selama kunjungan pelabuhan kemungkinan hanya berfokus pada bagian yang dianggap paling prioritas.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka hanya akan melakukan pekerjaan prioritas tinggi selama kunjungan pelabuhan tujuh hari,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, bagian haluan dan lambung depan akan menjadi prioritas karena area tersebut paling banyak mengalami kerusakan akibat kapal terus bergerak.<\/p>\n<p>Bagian tersebut juga lebih banyak terpapar korosi akibat air laut, terutama ketika kapal beroperasi di perairan yang bergelombang.<\/p>\n<p>Kondisi USS Abraham Lincoln menunjukkan tantangan perawatan kapal perang yang menjalani operasi laut dalam waktu panjang.<\/p>\n<p>Meski tampak penuh karat, para ahli menilai kondisi tersebut dapat terjadi secara alami pada kapal yang menghabiskan waktu berbulan-bulan di laut dan membutuhkan perawatan khusus ketika kembali ke pelabuhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penampilan kapal induk USS Abraham Lincoln mengejutkan sejumlah pengamat saat berlabuh di Thailand pada Rabu (2\/9\/2026).<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":516697,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"kapal induk","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[36,272],"tags":[1420,274908,324532,324533,329960],"series":[],"class_list":["post-516696","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional","category-timur-tengah","tag-peristiwa","tag-berita","tag-perang-iran-vs-amerika-serikat","tag-iran-vs-amerika-serikat","tag-kapal-induk"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/516696","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=516696"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/516696\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/516697"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=516696"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=516696"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=516696"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=516696"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}