{"id":516999,"date":"2026-09-06T08:40:00","date_gmt":"2026-09-06T01:40:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/06\/gus-hilmi-sentil-buku-islam-ala-prabowo-belum-pernah-dengar-beliau-baca-al-fatihah\/"},"modified":"2026-09-06T13:25:11","modified_gmt":"2026-09-06T06:25:11","slug":"gus-hilmi-sentil-buku-islam-ala-prabowo-belum-pernah-dengar-beliau-baca-al-fatihah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/06\/gus-hilmi-sentil-buku-islam-ala-prabowo-belum-pernah-dengar-beliau-baca-al-fatihah\/","title":{"rendered":"Gus Hilmi Sentil Buku &#8216;Islam ala Prabowo&#8217;: Belum Pernah Dengar Beliau Baca Al Fatihah!"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211;\u00a0 \u200bKehadiran buku Islam ala <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a>: Cara <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> Mengamalkan Ajaran Islam, sukses memantik diskursus publik.\u00a0<\/p>\n<p>Alih-alih langsung menuai pujian, peluncuran buku ini justru memicu rasa penasaran yang tajam dari pendakwah kondang, Hilmi Firdausi atau yang akrab disapa Gus Hilmi.<\/p>\n<p>\u200bMelalui akun X pribadinya (@Hilmi28) pada Sabtu (5\/9\/2026), Gus Hilmi secara lugas menyoroti narasi keislaman Sang Presiden.<\/p>\n<p>Ia mengaku sangat ingin membaca buku tersebut, namun dengan sebuah alasan yang cukup menohok, yakni Ia belum pernah melihat atau mendengar rekam jejak spiritual dasar dari seorang Prabowo Subianto.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\">\u200bSorotan Tajam pada Bukti Spiritual Dasar<\/h2>\n<p>Dalam cuitannya, Gus Hilmi mempertanyakan hal-hal fundamental dalam ibadah umat Islam yang menurutnya belum pernah ia saksikan langsung dari sosok Presiden.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Jadi pingin baca buku ini, karena seumur hidup saya belum pernah mendengar beliau baca Al Fatihah. Saya juga tidak tahu apa beliau bisa membaca Al-Qur&#8217;an dan hafal bacaan-bacaan sholat, soalnya itu basic sekali dalam ajaran Islam,&#8221; tulis Gus Hilmi sembari menyematkan foto sampul buku tersebut.<\/p>\n<p>\u200bTidak berhenti pada kritik naratif, Gus Hilmi juga melempar semacam &#8216;tantangan&#8217; terbuka kepada warganet.<\/p>\n<p>Ia meminta siapa saja yang memiliki dokumentasi visual saat Prabowo melantunkan ayat suci untuk membagikannya.<\/p>\n<p>Ia bahkan membandingkan Prabowo dengan dua presiden pendahulunya, SBY dan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Yang punya videonya boleh share ketika beliau membaca Al Fatihah. Kalau Pak SBY dan Pak Jokowi saya pernah lihat,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\">\u200bMembedah Isi &#8220;Islam ala Prabowo&#8221;<\/h2>\n<p>\u200bDi tengah rasa penasaran publik yang disuarakan oleh Gus Hilmi, buku Islam ala Prabowo sejatinya hadir untuk menjawab teka-teki spiritualitas sang jenderal.<\/p>\n<p>Diterbitkan oleh Atmosphere Publishing House, buku setebal hampir 400 halaman ini ditulis oleh kolaborasi tiga penulis: Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush&#8217;ab Muqoddas.<\/p>\n<p>\u200bBuku ini tidak sekadar menceritakan biografi, melainkan secara spesifik membedah bagaimana nilai-nilai Islam diejawantahkan dalam perjalanan hidup Prabowo\u2014mulai dari kehidupan pribadi, ketegasan di karier militer, hingga gaya kepemimpinannya sebagai Presiden Republik Indonesia.<\/p>\n<p>\u200bLebih dari itu, daya tarik buku ini terletak pada keterlibatan sejumlah tokoh besar yang menyumbangkan perspektif dan pandangan mendalam mereka.<\/p>\n<p>Nama-nama seperti Sekretaris Umum PP Muhammadiyah KH Abdul Muti, pakar hukum tata negara Prof Yusril Ihza Mahendra, hingga KH Noor Achmad turut memberikan catatan khusus mengenai komitmen keumatan, nasionalisme, dan sisi religiusitas Prabowo.<\/p>\n<p>\u200bPernyataan lugas Gus Hilmi kini menjadi paradoks yang menarik di tengah peluncuran buku tersebut.<\/p>\n<p>Di satu sisi, buku ini mencoba mengukuhkan potret keislaman Prabowo dari sudut pandang para tokoh besar.<\/p>\n<p>Namun di sisi lain, publik\u2014yang diwakili oleh suara Gus Hilmi\u2014masih menanti bukti-bukti empiris yang paling sederhana: lantunan Al Fatihah dari lisan Sang Presiden.<\/p>\n<p>\u200bApakah buku ini mampu menjawab keraguan publik, atau justru semakin memicu keingintahuan yang lebih besar? (budi malau)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 \u200bKehadiran buku Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam, sukses memantik diskursus publik.\u00a0 Alih-alih langsung menuai pujian, peluncuran buku ini justru memicu rasa penasaran yang tajam dari pendakwah kondang, Hilmi Firdausi atau yang akrab disapa Gus Hilmi. \u200bMelalui akun X pribadinya (@Hilmi28) pada Sabtu (5\/9\/2026), Gus Hilmi secara lugas menyoroti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":517000,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[65],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-516999","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-islam","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/516999","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=516999"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/516999\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/517000"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=516999"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=516999"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=516999"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=516999"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}