{"id":517346,"date":"2026-09-07T17:38:00","date_gmt":"2026-09-07T10:38:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/07\/pakar-its-minta-masyarakat-waspadai-gunung-semeru-dan-merapi\/"},"modified":"2026-09-07T17:38:00","modified_gmt":"2026-09-07T10:38:00","slug":"pakar-its-minta-masyarakat-waspadai-gunung-semeru-dan-merapi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/07\/pakar-its-minta-masyarakat-waspadai-gunung-semeru-dan-merapi\/","title":{"rendered":"Pakar ITS Minta Masyarakat Waspadai Gunung Semeru dan Merapi"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong>, SURABAYA\u00a0\u2014 Pakar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meminta masyarakat mewaspadai Gunung Semeru dan Gunung Merapi di tengah aktivitas sejumlah gunung api di Indonesia yang terjadi dalam waktu berdekatan.<\/p>\n<p>Sebelumnya, erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan sebaran abu vulkanik yang cukup luas. Kondisi tersebut menjadi perhatian di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik di sejumlah wilayah Indonesia.<\/p>\n<p>Pakar Departemen Teknik Geofisika ITS, Alutsyah Luthfian, mengatakan Gunung Semeru dan Gunung Merapi perlu mendapat perhatian karena berada di sekitar kawasan dengan konsentrasi penduduk yang tinggi.<\/p>\n<p>\u201cKalau untuk gunung api yang perlu diwaspadai saat ini, saya pikir Semeru dan Merapi. Keduanya perlu mendapat perhatian, karena berada dekat dengan zona-zona pusat penduduk,\u201d kata Alutsyah Luthfian di Surabaya, Jawa Timur, Senin (7\/9\/2026).<\/p>\n<p>Fian, sapaan Alutsyah, mengatakan aktivitas beberapa gunung api yang terjadi secara bersamaan tidak serta-merta menunjukkan adanya hubungan langsung. Setiap gunung api memiliki sistem dan karakteristik masing-masing.<\/p>\n<p>\u201cGunung api itu punya siklus dan karakter masing-masing. Jadi, ketika beberapa gunung api aktif dalam waktu berdekatan, belum tentu aktivitasnya saling berkaitan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Fian, kedekatan waktu erupsi tidak cukup menjadi dasar untuk menyimpulkan bahwa aktivitas satu gunung api memicu aktivitas gunung lainnya. Untuk mengetahui hubungan antaraktivitas gunung api, diperlukan kajian terhadap data geofisika dan kondisi sistem bawah permukaan masing-masing gunung.<\/p>\n<p>\u201cTidak bisa hanya melihat waktunya berdekatan, kemudian menyimpulkan bahwa satu gunung memicu gunung yang lain. Harus dilihat data dan kondisi masing-masing gunung,\u201d katanya.<\/p>\n<h3>Semeru Perlu Diwaspadai<\/h3>\n<p>Fian mengatakan Gunung Semeru perlu mendapat perhatian karena perilaku erupsinya dinilai tidak selalu mudah diprediksi. Gunung tersebut juga berada di sekitar kawasan dengan konsentrasi penduduk yang tinggi.<\/p>\n<p>\u201cSemeru ini lebih perlu diwaspadai karena perilaku letusannya tidak bisa diprediksi dengan baik. Kadang-kadang Semeru bisa meletus besar tanpa ada aba-aba sebelumnya,\u201d kata Fian.<\/p>\n<p>Sementara itu, aktivitas Gunung Anak Krakatau juga tetap perlu dipantau. Menurut Fian, karakter Anak Krakatau berbeda dengan Semeru dan Merapi karena berada di lingkungan laut.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut membuat potensi longsoran tubuh gunung ke laut perlu menjadi perhatian dalam mitigasi. Peristiwa serupa pernah memicu tsunami Selat Sunda pada 2018.<\/p>\n<p>Namun, Fian mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menghubungkan aktivitas Anak Krakatau dengan Semeru maupun gunung api lainnya.<\/p>\n<p>\u201cSetiap gunung punya sistem magmatik sendiri. Jadi kita tidak bisa mengatakan karena Anak Krakatau aktif, kemudian Semeru ikut aktif atau sebaliknya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<h3>Pemantauan Geofisika<\/h3>\n<p>Fian mengatakan pemantauan geofisika dapat membantu memahami perubahan yang terjadi di bawah permukaan gunung api. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam risetnya adalah metode geofisika untuk mengetahui kondisi bawah permukaan dan mendeteksi perubahan yang mungkin berkaitan dengan aktivitas vulkanik.<\/p>\n<p>\u201cKami mencoba melihat apakah ada aktivitas baru atau sinyal pendahulunya. Jadi, ada sinyal geofisika yang mungkin muncul sebelum letusan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Menurut dia, apabila pola sinyal tersebut dapat dikenali melalui penelitian dan didukung data yang memadai, informasi tersebut berpotensi meningkatkan pemahaman terhadap aktivitas gunung api.<\/p>\n<p>Namun, metode tersebut belum dapat diartikan sebagai alat yang mampu memastikan kapan sebuah gunung akan meletus.<\/p>\n<p>\u201cYang paling penting tetap pemantauan. Kita tidak bisa mengatakan gunung akan meletus hanya berdasarkan satu parameter,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Fian meminta masyarakat tidak panik menyikapi aktivitas sejumlah gunung api yang terjadi dalam waktu berdekatan. Masyarakat tetap diminta waspada dengan mengikuti informasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).[]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH, SURABAYA\u00a0\u2014 Pakar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meminta masyarakat mewaspadai Gunung Semeru dan Gunung Merapi di tengah aktivitas sejumlah gunung api di Indonesia yang terjadi dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan sebaran abu vulkanik yang cukup luas. Kondisi tersebut menjadi perhatian di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik di sejumlah wilayah Indonesia. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":517347,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[1],"tags":[372133,372146,50395,124471,372171,29381],"series":[],"class_list":["post-517346","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-anak-krakatau","tag-erupsi-gunung-api","tag-gunung-merapi","tag-gunung-semeru","tag-its","tag-lingkungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/517346","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=517346"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/517346\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/517347"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=517346"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=517346"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=517346"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=517346"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}