{"id":517434,"date":"2026-09-08T11:51:22","date_gmt":"2026-09-08T04:51:22","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=517434"},"modified":"2026-09-08T11:51:22","modified_gmt":"2026-09-08T04:51:22","slug":"suak-timah-angkat-potensi-nipah-jadi-penggerak-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/08\/suak-timah-angkat-potensi-nipah-jadi-penggerak-ekonomi\/","title":{"rendered":"Suak Timah Angkat Potensi Nipah Jadi Penggerak Ekonomi"},"content":{"rendered":"<p><strong>MEULABOH<\/strong> \u2013 Masyarakat Desa Budaya <a title=\"Suak Timah\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/suak-timah\/\">Suak Timah<\/a>, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, mulai mengembangkan potensi nipah menjadi bagian dari kebudayaan sekaligus peluang ekonomi masyarakat.<\/p>\n<p>Upaya itu akan ditunjukkan melalui Festival Nipah 2026 yang digelar pada 14\u201315 September 2026.<\/p>\n<p>Festival ini menjadi puncak dari rangkaian pengembangan ekonomi budaya yang sebelumnya diawali dengan peningkatan kapasitas masyarakat.<\/p>\n<p>Pada 7\u201312 September, warga mengikuti berbagai workshop dan lokakarya. Materinya mulai dari pengolahan produk kuliner berbahan dasar nipah, pengolahan kriya berbahan nipah, pengembangan produk wisata berbasis masyarakat, inovasi kasab, promosi produk melalui media sosial, hingga manajemen pengelolaan UMKM.<\/p>\n<p>Rangkaian tersebut dirancang agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam pengembangan potensi desa, tetapi memiliki kemampuan untuk mengolah, mengemas, mempromosikan, dan menjual potensi yang mereka miliki.<\/p>\n<p>Hasil dari proses tersebut kemudian akan diperkenalkan melalui Festival Nipah.<\/p>\n<p>Selain menjadi ruang ekspresi budaya, festival menghadirkan bazar budaya dan UMKM, pawai budaya, pergelaran seni pertunjukan, kenduri Maulod, serta <em>travel pattern<\/em> budaya rawa nipah.<\/p>\n<p>Festival juga akan dimeriahkan oleh Apache, salah satu artis ternama Aceh, pada 15 September.<\/p>\n<p>Daya Desa Suak Timah, Mukhsin, mengatakan pengembangan ekonomi budaya harus tetap berangkat dari kehidupan masyarakat dan lingkungan yang menjadi bagian dari identitas desa.<\/p>\n<p>\u201cKita memiliki harapan besar agar pengembangan ekonomi budaya ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus membuat masyarakat terus merawat kebudayaan yang menjadi identitas mereka. Bagaimana kita hidup berdampingan dengan alam, bagaimana warga saling melengkapi, dan bagaimana rawa nipah dimanfaatkan sebagai sumber penghidupan tanpa merusak ekosistemnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Mukhsin, proses tersebut merupakan bagian dari pendampingan selama tiga tahun sebagai Daya Desa, yang mempersamai masyarakat Suak Timah sebagai bagian dari upaya Pemajuan Kebudayaan oleh Kementerian Kebudayaan RI melalui Direktorat Bina SDM, Lembaga dan Pranata Kebudayaan.<\/p>\n<p>Suak Timah sebelumnya memperoleh Apresiasi Desa Budaya 2025 dari Kementerian Kebudayaan RI.<\/p>\n<p>Capaian tersebut menjadi pijakan untuk melanjutkan proses pengembangan desa agar kebudayaan tidak berhenti pada pelestarian, tetapi mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Keuchik Suak Timah, Drs. Afdhal, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan antusiasme warga dalam mengembangkan ekonomi budaya dan terus berkembang pada tahun-tahun berikutnya.<\/p>\n<p>Ia juga berharap dukungan dari berbagai pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, dapat terus diperkuat melalui pembinaan dan dukungan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.<\/p>\n<p>Bagi Suak Timah, Festival Nipah bukanlah akhir dari proses. Festival menjadi ruang untuk memperkenalkan apa yang dimiliki masyarakat sekaligus membuka peluang baru agar budaya, kreativitas, potensi alam, pariwisata, dan UMKM dapat tumbuh bersama.[]<\/p>\n<p><em><strong>Editor:<\/strong>\u00a0Biro Meulaboh<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masyarakat Desa Budaya Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, mulai mengembangkan potensi nipah menjadi bagian dari kebudayaan sekaligus peluang ekonomi masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":517435,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"suak timah","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[35],"tags":[372190,372191,372192,50243,367411],"series":[],"class_list":["post-517434","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-nipah","tag-vestifal","tag-ejonomi","tag-budaya","tag-suak-timah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/517434","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=517434"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/517434\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/517435"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=517434"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=517434"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=517434"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=517434"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}