{"id":517474,"date":"2026-09-09T00:08:00","date_gmt":"2026-09-08T17:08:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/09\/gunung-anak-krakatau-kembali-erupsi-pvmbg-minta-masyarakat-waspada\/"},"modified":"2026-09-09T00:08:00","modified_gmt":"2026-09-08T17:08:00","slug":"gunung-anak-krakatau-kembali-erupsi-pvmbg-minta-masyarakat-waspada","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/09\/gunung-anak-krakatau-kembali-erupsi-pvmbg-minta-masyarakat-waspada\/","title":{"rendered":"Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Minta Masyarakat Waspada"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA<\/strong> \u2014 <a title=\"Gunung Anak Krakatau\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gunung-anak-krakatau\/\">Gunung Anak Krakatau<\/a> di Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Selasa (8\/9\/2026).<\/p>\n<p>Setelah sempat mereda sehari sebelumnya, gunung api tersebut kembali mengalami sejumlah letusan singkat.<\/p>\n<p>Aktivitas tersebut menjadi indikasi bahwa Gunung Anak Krakatau belum sepenuhnya tenang.<\/p>\n<p>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan.<\/p>\n<p>Berdasarkan hasil pemantauan hingga pukul 15.30 WIB, tercatat beberapa kali letusan dengan durasi antara 10 hingga 17 detik.<\/p>\n<p>Aktivitas vulkanik tersebut terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 44\u201355 milimeter.<\/p>\n<p>Data tersebut menunjukkan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung dan dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n<p>Kembalinya erupsi terjadi setelah aktivitas gunung api tersebut sempat mereda.<\/p>\n<p>Kondisi ini menunjukkan bahwa penurunan aktivitas tidak serta-merta berarti potensi bahaya telah berakhir.<\/p>\n<p>Selain letusan, potensi keluarnya material abu vulkanik juga masih menjadi perhatian.<\/p>\n<p>Abu vulkanik dapat terbawa angin dan berdampak terhadap jarak pandang maupun aktivitas masyarakat di wilayah yang berada dalam arah sebarannya.<\/p>\n<p>Karena itu, masyarakat di sekitar Selat Sunda, termasuk nelayan dan wisatawan, diminta tidak mendekati kawah aktif Gunung Anak Krakatau dalam radius 3 kilometer.<\/p>\n<p>Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui informasi resmi dari PVMBG dan Badan Geologi serta mematuhi rekomendasi keselamatan yang dikeluarkan.[]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Selasa (8\/9\/2026).<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":517476,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"erupsi","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[1],"tags":[68,1135,29381,124504,125332,372146,372199],"series":[],"class_list":["post-517474","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-headline","tag-gunung-anak-krakatau","tag-lingkungan","tag-pvmbg","tag-selat-sunda","tag-erupsi-gunung-api","tag-aktivitas-vulkanik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/517474","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=517474"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/517474\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/517476"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=517474"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=517474"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=517474"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=517474"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}