{"id":520370,"date":"2026-09-12T19:47:00","date_gmt":"2026-09-12T12:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/12\/pengamat-presiden-dikelilingi-penjilat-uang-negara-dihamburkan-untuk-program-politik\/"},"modified":"2026-09-13T09:17:00","modified_gmt":"2026-09-13T02:17:00","slug":"pengamat-presiden-dikelilingi-penjilat-uang-negara-dihamburkan-untuk-program-politik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/12\/pengamat-presiden-dikelilingi-penjilat-uang-negara-dihamburkan-untuk-program-politik\/","title":{"rendered":"Pengamat: Presiden Dikelilingi Penjilat, Uang Negara Dihamburkan untuk Program Politik"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto menyoroti bahaya kekuasaan ketika seorang presiden dikelilingi orang-orang yang lebih mengedepankan kepentingan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> daripada memberikan kritik dan masukan secara objektif.<\/p>\n<p>Menurut Gigin, kondisi tersebut dapat membuat kebijakan pemerintah semakin jauh dari kepentingan rakyat. Ia menilai, uang negara berpotensi digunakan untuk membiayai program yang memiliki kepentingan politik, tetapi dikemas dengan narasi sebagai program untuk kepentingan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKetika presiden dikelilingi oleh penjilat, uang negara dihamburkan untuk program-program politik berkedok kepentingan rakyat,\u201d kata Gigin Praginanto di akun X (Twitter), Sabtu (12\/9\/2026).<\/p>\n<p>Gigin juga menyoroti persoalan pengelolaan kekayaan alam dan konflik agraria yang menurutnya tidak dapat dipisahkan dari kualitas tata kelola pemerintahan.<\/p>\n<p>Di tengah berbagai program pembangunan, ia mengingatkan masih terdapat persoalan serius berupa kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam serta perampasan tanah yang berdampak terhadap masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cPara penggarong kekayaan alam bebas merusak lingkungan dan merampasi tanah rakyat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Gigin menilai, kritik terhadap pemerintah diperlukan agar kekuasaan tidak berjalan tanpa kontrol. Lingkaran kekuasaan yang hanya diisi orang-orang yang selalu membenarkan keputusan presiden, menurutnya, justru dapat membuat berbagai persoalan di lapangan tidak tersampaikan secara utuh kepada pengambil keputusan.<\/p>\n<p>Karena itu, ia mendorong agar pemerintah membuka ruang lebih luas bagi kritik publik, termasuk dari kelompok masyarakat yang terdampak langsung kebijakan pembangunan.<\/p>\n<p>Menurut Gigin, keberpihakan kepada rakyat tidak cukup ditunjukkan melalui narasi dan program yang diklaim pro-rakyat. Kebijakan tersebut harus dapat diuji dari penggunaan anggaran negara, dampaknya terhadap masyarakat, serta konsekuensinya terhadap lingkungan dan penguasaan sumber daya alam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto menyoroti bahaya kekuasaan ketika seorang presiden dikelilingi orang-orang yang lebih mengedepankan kepentingan Politik daripada memberikan kritik dan masukan secara objektif. Menurut Gigin, kondisi tersebut dapat membuat kebijakan pemerintah semakin jauh dari kepentingan rakyat. Ia menilai, uang negara berpotensi digunakan untuk membiayai program yang memiliki kepentingan politik, tetapi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":520371,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,372156,68,242,1420,2081],"series":[],"class_list":["post-520370","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-penjilat","tag-headline","tag-politik","tag-peristiwa","tag-prabowo-subianto"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/520370","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=520370"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/520370\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/520371"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=520370"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=520370"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=520370"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=520370"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}