{"id":520925,"date":"2026-09-15T16:49:49","date_gmt":"2026-09-15T09:49:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=520925"},"modified":"2026-09-15T17:58:23","modified_gmt":"2026-09-15T10:58:23","slug":"mantan-kombatan-gam-kirim-surat-terbuka-ke-gubernur-aceh-desak-penghentian-aktivitas-pt-cemerlang-abadi-di-abdya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/15\/mantan-kombatan-gam-kirim-surat-terbuka-ke-gubernur-aceh-desak-penghentian-aktivitas-pt-cemerlang-abadi-di-abdya\/","title":{"rendered":"Mantan Kombatan GAM Kirim Surat Terbuka ke Gubernur Aceh, Desak Penghentian Aktivitas PT Cemerlang Abadi di Abdya"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Seorang mantan kombatan <a title=\"Gerakan Aceh Merdeka\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gerakan-aceh-merdeka\/\">Gerakan Aceh Merdeka<\/a> (<a title=\"GAM\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gam\/\">GAM<\/a>) yang kini telah kembali ke tengah masyarakat sebagai warga sipil, Musliadi AL, mengirimkan surat terbuka kepada Gubernur Aceh.<\/p>\n<p>Surat tersebut berisi permohonan mendesak agar pemerintah provinsi menghentikan seluruh aktivitas PT Cemerlang Abadi (PT CA) di atas lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) di Kabupaten <a title=\"Aceh Barat Daya\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/aceh-barat-daya\/\">Aceh Barat Daya<\/a> (Abdya).<\/p>\n<p>Surat terbuka yang ditandatangani Musliadi sebagai representasi masyarakat penggarap lahan tersebut disampaikan langsung kepada Gubernur Aceh di Banda Aceh.<\/p>\n<p>Dalam suratnya, Musliadi menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi lahan eks HGU PT CA yang dinilai kian memprihatinkan dan dipenuhi ketidakpastian.<\/p>\n<p>&#8220;Kami memohon dengan sangat agar Bapak Gubernur segera menginstruksikan penghentian total seluruh aktivitas PT Cemerlang Abadi di atas lahan eks HGU tersebut,&#8221; tulis Musliadi dalam surat terbukanya, Selasa (15\/9\/2026).<\/p>\n<h3>Tiga Permohonan Mendesak<\/h3>\n<p>Dalam surat terbuka tersebut, Musliadi menyampaikan tiga poin permohonan utama kepada Gubernur Aceh:<\/p>\n<p>Pertama, penghentian total aktivitas PT Cemerlang Abadi di lahan eks HGU. Masyarakat penggarap yang menggantungkan hidupnya di lahan tersebut reportedly berada dalam kecemasan akibat ketidakpastian status lahan.<\/p>\n<p>Kedua, tinjauan menyeluruh terhadap keberadaan perusahaan tersebut. Musliadi meminta pemerintah untuk mengevaluasi, membubarkan, dan mengeluarkan PT CA dari wilayah Aceh Barat Daya karena dinilai tidak lagi membawa manfaat bagi kesejahteraan masyarakat lokal.<\/p>\n<p>Ketiga, pencegahan konflik sosial. Permohonan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi mendesak agar ketegangan di lapangan tidak berlarut-larut dan memicu hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk potensi korban di kalangan masyarakat kecil yang hanya mencari nafkah.<\/p>\n<h3>Serukan Semangat MoU Helsinki<\/h3>\n<p>Musliadi menekankan bahwa permohonan ini disampaikan demi menjaga perdamaian, keadilan, dan ketenteraman di atas tanah Tanoh Rencong.<\/p>\n<p>Ia menaruh harapan besar pada Gubernur Aceh selaku pimpinan tertinggi di provinsi tersebut untuk hadir dan berpihak pada keadilan rakyat.<\/p>\n<p>&#8220;Kami sangat memohon agar Bapak sudikiranya segera menindaklanjuti jeritan hati warga Abdya ini, sesuai dengan semangat MoU Helsinki dan kekhususan Aceh,&#8221; tulisnya.<\/p>\n<p>Surat terbuka ini menjadi sorotan mengingat latar belakang Musliadi sebagai mantan kombatan GAM yang telah kembali ke masyarakat sipil.<\/p>\n<p>Langkah ini menunjukkan komitmen mantan kombatan untuk menyelesaikan persoalan melalui jalur damai dan dialog dengan pemerintah.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Aceh maupun PT Cemerlang Abadi terkait surat terbuka tersebut.<\/p>\n<p>Masyarakat Aceh Barat Daya kini menantikan tindak lanjut dari Gubernur Aceh atas permohonan yang disampaikan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang kini telah kembali ke tengah masyarakat sebagai warga sipil, Musliadi AL, mengirimkan surat terbuka kepada Gubernur Aceh.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":520926,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"gam","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[35],"tags":[3657,31350,372342,196838,318780,57133,57134,372341],"series":[],"class_list":["post-520925","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-aceh-barat-daya","tag-gam","tag-gebernur-aceh","tag-gerakan-aceh-merdeka","tag-mantan-kombatan-gam","tag-mualem","tag-muzakir-manaf","tag-surat-terbuka"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/520925","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=520925"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/520925\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/520926"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=520925"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=520925"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=520925"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=520925"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}