{"id":521516,"date":"2026-09-19T13:46:00","date_gmt":"2026-09-19T06:46:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/19\/sambil-teriak-prabowo-sentil-para-pakar-saking-pintarnya-jadi-goblok\/"},"modified":"2026-09-19T15:15:11","modified_gmt":"2026-09-19T08:15:11","slug":"sambil-teriak-prabowo-sentil-para-pakar-saking-pintarnya-jadi-goblok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/19\/sambil-teriak-prabowo-sentil-para-pakar-saking-pintarnya-jadi-goblok\/","title":{"rendered":"Sambil Teriak Prabowo Sentil Para Pakar: Saking Pintarnya Jadi Goblok!"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> menegaskan keinginannya untuk membawa Indonesia menjadi negara yang makmur dan rakyatnya hidup sejahtera.<\/p>\n<p>Namun, di tengah penyampaian komitmen tersebut, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> turut menyinggung sejumlah pihak yang disebutnya sebagai pakar dan melontarkan sindiran keras terhadap mereka yang mengkritik pemerintah.<\/p>\n<p>Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (18\/9\/2026).<\/p>\n<p>Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan cita-citanya adalah melihat Indonesia menjadi negara yang dihormati dengan seluruh rakyat memperoleh kehidupan yang layak.<\/p>\n<p>Ia mengatakan tekad tersebut telah tumbuh sejak dirinya masih muda. Menurut Prabowo, dirinya ingin mengabdikan hidup untuk membela bangsa dan memastikan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Saya ingin membela bangsa saya, untuk melihat suatu saat Indonesia terhormat, rakyat Indonesia sejahtera, tidak ada orang lapar di Indonesia,&#8221; kata Prabowo dalam pidatonya.<\/p>\n<p>Prabowo juga menyoroti persoalan pemenuhan gizi anak. Ia mengatakan tidak ingin melihat orangtua di Indonesia kebingungan ketika anak mereka sakit atau anak-anak harus berangkat ke sekolah dalam kondisi lapar.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak ada bapak dan ibu yang bingung kalau anaknya sakit, tidak ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah kelaparan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Prabowo, pemenuhan gizi merupakan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia mengaitkannya dengan persoalan stunting yang dinilai dapat memengaruhi pertumbuhan fisik dan kemampuan anak untuk berkembang.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak ada anak-anak Indonesia yang stunting, yang tidak dapat gizi, sehingga tulangnya lemah, ototnya lemah, sel otaknya lemah, tidak bisa bersaing dengan anak-anak bangsa lain. Saya tidak ingin lihat itu,&#8221; kata Prabowo.<\/p>\n<p>Prabowo kemudian menegaskan bahwa mewujudkan Indonesia sejahtera merupakan bagian dari tekad yang telah ia pegang. Ia mengatakan dirinya tidak ingin tujuan tersebut terhenti hanya karena kritik dari pihak-pihak yang mengaku sebagai pakar.<\/p>\n<p>&#8220;Itu bukan sumpah saya. Saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera, itu sumpah saya,&#8221; ujar Prabowo.<\/p>\n<p>Setelah itu, Prabowo mengarahkan pernyataannya kepada sejumlah pakar yang menurutnya memberikan kritik terhadap pemerintah. Dengan nada menyindir, ia mengatakan kepakaran seseorang tidak selalu membuat pandangannya benar.<\/p>\n<p>&#8220;Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pintarnya, saking pintarnya, jadi goblok,&#8221; kata Prabowo.<\/p>\n<p>Dalam bagian lain pidatonya, Prabowo juga mengaitkan kritik yang diterimanya dengan tudingan yang menurutnya telah masuk dalam kategori fitnah. Ia bahkan mengutip Surah Al-Baqarah ayat 191 ketika membahas persoalan tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Ada beberapa, ada beberapa, pakar, saking pakarnya dia melontarkan fitnah. Tapi sudahlah, kita bangsa besar, kuat, saya pun mencatat saja,&#8221; ujar Prabowo.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Presiden Prabowo Subianto menegaskan keinginannya untuk membawa Indonesia menjadi negara yang makmur dan rakyatnya hidup sejahtera.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":521517,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[34],"tags":[274908,1420,5300,2081],"series":[],"class_list":["post-521516","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa","tag-prabowo","tag-prabowo-subianto"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/521516","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=521516"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/521516\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/521517"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=521516"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=521516"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=521516"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=521516"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}