{"id":521920,"date":"2026-09-22T10:06:00","date_gmt":"2026-09-22T03:06:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/22\/jalan-terjal-anies-menuju-2029-masihkah-punya-panggung-dan-pengusung\/"},"modified":"2026-09-22T16:18:53","modified_gmt":"2026-09-22T09:18:53","slug":"jalan-terjal-anies-menuju-pilpres-2029-masihkah-punya-panggung-dan-pengusung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/09\/22\/jalan-terjal-anies-menuju-pilpres-2029-masihkah-punya-panggung-dan-pengusung\/","title":{"rendered":"Jalan Terjal Anies Menuju Pilpres 2029, Masihkah Punya Panggung dan Pengusung?"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Konstelasi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> menuju <a title=\"Pilpres 2029\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pilpres-2029\/\">Pilpres 2029<\/a> mulai menjadi perhatian sejumlah pengamat dan elite politik.<\/p>\n<p>Salah satu faktor yang dinilai akan memengaruhi peta persaingan adalah penerapan aturan pencalonan presiden setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK).<\/p>\n<p>Politikus dan ahli strategi media Muchlis A Rofik menyebut aturan tersebut akan menjadi salah satu penentu konfigurasi politik mendatang.<\/p>\n<p>&#8220;Peta pertarungan 2029 akan sangat ditentukan oleh eksekusi keputusan MK soal threshold pencalonan presiden,&#8221; tulis Muchlis, dikutip Selasa (22\/9\/2026).<\/p>\n<p>Ia kemudian mengangkat analisis <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pengamat-politik\/\">Pengamat Politik<\/a> Saiful Mujani mengenai posisi Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> sebagai petahana. Menurut Saiful, status petahana biasanya menjadi faktor awal yang diperhitungkan dalam membaca kontestasi berikutnya.<\/p>\n<p>&#8220;Pemilihan presiden yang akan datang itu bisa menghadirkan inkamben, Pak <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> bisa maju, seperti Pak <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> 2019. Biasanya inkamben itu dulu yang pertama-tama yang dihitung. Sangat menentukan peta,&#8221; kata Saiful.<\/p>\n<p>Namun, Saiful melihat ruang politik dapat semakin terbuka apabila Prabowo tidak lagi dianggap dominan. Kondisi itu memungkinkan tokoh dan partai lain mulai menghitung peluang untuk mengajukan kandidat masing-masing.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi Pak Prabowo tidak lagi posisi yang dominan, maka orang bisa berani. Untuk melihat peluang, kemungkinan untuk maju sebagai calon presiden,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, nama <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/anies-baswedan\/\">Anies Baswedan<\/a> juga kembali masuk dalam pembahasan. Muchlis mempertanyakan apakah daya tarik elektoral Anies masih cukup kuat untuk membuat partai politik mempertimbangkannya pada 2029.<\/p>\n<p>Saiful menilai Anies masih memiliki modal elektoral. Ia merujuk pada dukungan terhadap Anies pada <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pilpres-2024\/\">Pilpres 2024<\/a> yang membuat <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/nasdem\/\">NasDem<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pks\/\">PKS<\/a>, dan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pkb\/\">PKB<\/a> membentuk koalisi untuk mengusungnya.<\/p>\n<p>&#8220;Anies Baswedan punya daya tarik elektoral sendiri,&#8221; kata Saiful.<\/p>\n<p>Menurut Saiful, partai politik akan tetap memperhitungkan basis pemilih ketika menentukan tokoh yang akan diusung.<\/p>\n<p>Karena itu, perkembangan elektabilitas dan perubahan aturan pencalonan akan menjadi bagian penting dari dinamika menuju Pilpres 2029.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konstelasi Politik menuju Pilpres 2029 mulai menjadi perhatian sejumlah pengamat dan elite politik.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":521921,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[34],"tags":[182,274908,94,4625,32706,1420,2054,1662,6501,242,5300],"series":[],"class_list":["post-521920","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-anies-baswedan","tag-berita","tag-jokowi","tag-nasdem","tag-pengamat-politik","tag-peristiwa","tag-pilpres-2024","tag-pkb","tag-pks","tag-politik","tag-prabowo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/521920","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=521920"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/521920\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/521921"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=521920"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=521920"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=521920"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=521920"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}