{"id":523970,"date":"2026-10-02T15:01:00","date_gmt":"2026-10-02T08:01:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/02\/atase-pendidikan-kbri-singapura-dan-canberra-akui-tak-temukan-dokumen-gibran\/"},"modified":"2026-10-02T15:02:13","modified_gmt":"2026-10-02T08:02:13","slug":"atase-pendidikan-kbri-singapura-dan-canberra-akui-tak-temukan-dokumen-gibran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/02\/atase-pendidikan-kbri-singapura-dan-canberra-akui-tak-temukan-dokumen-gibran\/","title":{"rendered":"Atase Pendidikan KBRI Singapura dan Canberra Akui Tak Temukan Dokumen Gibran"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; &#8211; Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Nur Aini Ariyanti, menyatakan tidak menemukan dokumen yang berkaitan dengan riwayat pendidikan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a> di KBRI Singapura.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Keterangan tersebut disampaikan Nur Aini saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan perkara gugatan ijazah Gibran di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (2\/10).<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Dalam persidangan, Hakim Konstitusi Saldi Isra meminta Nur Aini menjelaskan apakah KBRI Singapura memiliki catatan mengenai jenjang pendidikan yang pernah ditempuh Gibran selama berada di negara tersebut.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Baca Juga: Asian Games 2026: Sepak Takraw Putri Kembali Sumbang Perunggu Bagi Indonesia<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Bu Atase, Ibu bisa menambahkan enggak tambahkan record-record apa yang dimiliki di kedutaan berkaitan dengan jenjang pendidikan yang ditempuh Pak Gibran?&#8221; tanya Hakim Konstitusi Saldi Isra.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Menanggapi pertanyaan tersebut, Nur Aini mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran terhadap arsip yang tersimpan di KBRI Singapura. Namun, pencarian itu tidak menemukan dokumen pendidikan atas nama Gibran.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Mohon izin, Yang Mulia, setelah kami menelusuri dokumen yang ada, kami tidak menemukan adanya dokumen yang disimpan di KBRI, Yang Mulia,&#8221; jawab Aini.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Saldi kemudian memperjelas kembali cakupan dokumen yang dimaksud. Ia menyinggung riwayat pendidikan Gibran yang disebut-sebut berkaitan dengan jenjang pendidikan setara sekolah menengah atas (SLTA) di Singapura.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Baik, ketika masuk maupun setelah meninggalkan Singapura, ya? Karena ini isunya ada di sekitar pendidikan yang sederajat dengan SLTA, Bu Atase. Jadi enggak ada dokumen apa pun ya di kedutaan, ya?&#8221; tanya Saldi.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Betul,&#8221; timpal Aini.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Dalam persidangan yang sama, Atase Pendidikan KBRI Canberra, Yuli Rahmawati, turut memberikan keterangan mengenai arsip pendidikan Gibran di Australia.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Saldi menegaskan, jenis dokumen yang biasanya dimiliki KBRI, khususnya Atase Pendidikan, terkait proses pendidikan warga negara Indonesia di luar negeri. Ia mencontohkan dokumen seperti sertifikat, waktu masuk dan keluar, maupun catatan mengenai proses pendidikan yang dijalani seseorang.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Dokumen-dokumen apa sih yang dimiliki di KBRI, terutama di atase pendidikan? Misalnya soal sertifikat, masuk kapan, keluar kapan, apa yang diketahui di kedutaan kita berkaitan dengan proses pendidikan yang berlangsung, yang dilakukan atau yang diikuti Pak Gibran?&#8221; tanya Saldi.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Yuli kemudian menjelaskan bahwa berdasarkan penelusuran arsip KBRI Canberra, pihaknya tidak menemukan dokumen permohonan pendidikan yang diajukan Gibran.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Baik Majelis Hakim. Berdasarkan penelusuran arsip, baik secara hard copy maupun soft copy. Kami tidak memiliki pengajuan permohonan dari Pak Gibran. Terima kasih,&#8221; pungkas Yuli<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/523970?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; &#8211; Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Nur Aini Ariyanti, menyatakan tidak menemukan dokumen yang berkaitan dengan riwayat pendidikan Gibran Rakabuming Raka di KBRI Singapura. \u00a0 Keterangan tersebut disampaikan Nur Aini saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan perkara gugatan ijazah Gibran di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (2\/10). \u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":523971,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-523970","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/523970","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=523970"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/523970\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":523972,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/523970\/revisions\/523972"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/523971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=523970"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=523970"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=523970"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=523970"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}