{"id":524611,"date":"2026-10-06T13:43:00","date_gmt":"2026-10-06T06:43:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/06\/ini-mobil-termahal-di-dunia-rolls-royce-la-rose-noire-droptail-dibanderol-rp573-miliar\/"},"modified":"2026-10-06T13:45:14","modified_gmt":"2026-10-06T06:45:14","slug":"ini-mobil-termahal-di-dunia-rolls-royce-la-rose-noire-droptail-dibanderol-rp573-miliar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/06\/ini-mobil-termahal-di-dunia-rolls-royce-la-rose-noire-droptail-dibanderol-rp573-miliar\/","title":{"rendered":"Ini Mobil Termahal di Dunia, Rolls-Royce La Rose Noire Droptail Dibanderol Rp573 Miliar"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Rolls-Royce La Rose Noire Droptail menjadi salah satu mobil baru paling mahal di dunia dengan harga yang mencapai sekitar 32 juta dolar AS atau setara Rp573 miliar (kurs Rp17.817 per dolar AS). Mobil ini bukan sekadar kendaraan mewah, tetapi hasil karya Coachbuild yang dibuat secara khusus untuk memenuhi keinginan pemiliknya.<\/p>\n<p>La Rose Noire Droptail merupakan mobil pertama dari empat unit Droptail yang akan dibuat Rolls-Royce. Setiap unit dirancang sebagai kendaraan unik dengan karakter dan detail yang berbeda sesuai permintaan pelanggan.<\/p>\n<p>Mobil ini terinspirasi dari bunga Black Baccara, mawar berwarna gelap yang memiliki keterkaitan khusus dengan keluarga pemiliknya. Inspirasi tersebut diterapkan pada desain eksterior hingga detail interior.<\/p>\n<p>Salah satu bagian paling mencolok terdapat pada kabin. Rolls-Royce menggunakan 1.603 potongan veneer kayu Black Sycamore yang dibentuk menjadi pola abstrak menyerupai kelopak bunga mawar yang berjatuhan.<\/p>\n<p>Potongan kayu tersebut terdiri atas elemen yang disusun simetris dan bagian berwarna merah yang ditempatkan secara asimetris untuk menggambarkan kelopak mawar yang jatuh secara alami. Seluruhnya dikerjakan dengan tangan.<\/p>\n<p>Proses pengerjaan panel kayu tersebut membutuhkan waktu hampir dua tahun untuk pengembangan. Setelah itu, proses pengerjaan dengan tangan dilakukan secara sangat teliti agar setiap potongan berada di posisi yang tepat.<\/p>\n<p>Tak hanya kayu, bagian interior La Rose Noire Droptail juga memiliki perangkat yang tidak biasa. Pada dashboard terdapat jam tangan mekanis Audemars Piguet Royal Oak Concept yang dapat dilepas dan digunakan oleh pemiliknya.<\/p>\n<p>Rolls-Royce bahkan merancang mekanisme khusus agar jam tersebut dapat dikeluarkan dari dashboard dengan menekan sebuah tombol. Setelah dilepas, jam dapat dipasang pada tali untuk dikenakan.<\/p>\n<p>Dari sisi desain, La Rose Noire Droptail memiliki karakter roadster dua tempat duduk. Mobil ini juga dibekali hard top yang dapat dilepas sehingga pemilik bisa menggunakannya sebagai roadster terbuka atau memasang atap untuk mendapatkan tampilan seperti coupe.<\/p>\n<p>Warna eksteriornya juga dibuat khusus. Rolls-Royce mengembangkan proses pengecatan baru dengan lebih dari 150 kali percobaan untuk mendapatkan efek warna merah yang dapat berubah karakter ketika terkena cahaya.<\/p>\n<p>Di balik kemewahan dan proses pengerjaan yang sangat detail, La Rose Noire Droptail tetap merupakan mobil yang dirancang untuk dikendarai. Kendaraan ini menggunakan mesin V12 sebagai sumber tenaga.<\/p>\n<p>Harga fantastis La Rose Noire Droptail pada akhirnya tidak hanya mencerminkan sebuah mobil mewah. Nilai tersebut juga menggambarkan tingkat personalisasi, pengerjaan tangan, material khusus, serta waktu yang dibutuhkan untuk menciptakan kendaraan yang hanya tersedia dalam jumlah sangat terbatas.<\/p>\n<p>Hanya empat ekspresi Droptail yang akan dibuat, Rolls-Royce menempatkan mobil ini bukan sekadar sebagai alat transportasi, melainkan karya seni otomotif yang dibuat secara personal untuk pemiliknya<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/524611?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Rolls-Royce La Rose Noire Droptail menjadi salah satu mobil baru paling mahal di dunia dengan harga yang mencapai sekitar 32 juta dolar AS atau setara Rp573 miliar (kurs Rp17.817 per dolar AS). Mobil ini bukan sekadar kendaraan mewah, tetapi hasil karya Coachbuild yang dibuat secara khusus untuk memenuhi keinginan pemiliknya. La Rose [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":524612,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-524611","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/524611","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=524611"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/524611\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":524613,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/524611\/revisions\/524613"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/524612"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=524611"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=524611"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=524611"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=524611"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}