{"id":525588,"date":"2026-10-12T21:47:59","date_gmt":"2026-10-12T14:47:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=525588"},"modified":"2026-10-12T21:47:59","modified_gmt":"2026-10-12T14:47:59","slug":"dkp-aceh-dan-usk-jajaki-kolaborasi-hilirisasi-industri-pengolahan-ikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/12\/dkp-aceh-dan-usk-jajaki-kolaborasi-hilirisasi-industri-pengolahan-ikan\/","title":{"rendered":"DKP Aceh dan USK Jajaki Kolaborasi Hilirisasi Industri Pengolahan Ikan"},"content":{"rendered":"<div><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2014 Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh bersama Program Studi S1 Teknik Industri Universitas Syiah Kuala (USK) mendorong penguatan hilirisasi industri pengolahan hasil perikanan melalui inovasi produk, penerapan mekanisasi, dan pemanfaatan teknologi tepat guna.<\/div>\n<div>\n<p>Upaya tersebut mengemuka dalam kegiatan kuliah tamu yang diikuti mahasiswa Teknik Industri USK di Museum Mesin Kuno Industri (Mektri), kawasan Pelanggahan, Banda Aceh, Senin (12\/10\/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara Program Studi S1 Teknik Industri USK dan DKP Aceh sekaligus pengayaan materi perkuliahan mengenai perancangan produk dan wawasan industri.<\/p>\n<p>Dalam kegiatan tersebut, Fitriani, S.Pi., M.Si., dari DKP Aceh memaparkan peluang pengembangan produk perikanan lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi melalui pengolahan, diversifikasi produk, peningkatan mutu, pengemasan, serta efisiensi proses produksi.<\/p>\n<p>Potensi perikanan Aceh, baik dari sektor perikanan tangkap maupun budidaya, dapat dikembangkan menjadi beragam produk olahan, seperti keumamah, bakso ikan, nugget, dan produk siap masak lainnya. Pengembangan produk tersebut perlu didukung proses produksi yang efisien, standar mutu yang konsisten, serta penggunaan peralatan yang sesuai dengan skala dan kebutuhan usaha.<\/p>\n<p>Fitriani menilai, ilmu Teknik Industri memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan industri pengolahan perikanan, mulai dari perancangan produk, pemilihan peralatan, optimalisasi kapasitas produksi, hingga pengendalian kualitas dan efisiensi biaya.<\/p>\n<p>Ia juga mendorong mahasiswa agar tidak hanya mengembangkan pengetahuan di lingkungan akademik, tetapi turut mengambil peran dalam mendampingi pelaku usaha di tengah masyarakat, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pengolahan hasil perikanan.<\/p>\n<p>\u201cMahasiswa memiliki peluang besar untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dapat diterapkan untuk membantu pelaku usaha mengenal dan menggunakan peralatan yang tepat, meningkatkan efisiensi proses produksi, serta menjaga kualitas dan keamanan produk. Mekanisasi tidak harus selalu menggunakan teknologi yang mahal, tetapi perlu disesuaikan dengan skala usaha, kemampuan pelaku usaha, dan kebutuhan produksi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Fitriani, pendampingan berbasis kebutuhan tersebut diharapkan membantu UMKM perikanan meningkatkan produktivitas, menjaga konsistensi mutu, dan memperkuat daya saing produk. Keterlibatan mahasiswa juga berpotensi membuka ruang penerapan hasil penelitian dan pengembangan teknologi yang lebih sesuai dengan kebutuhan nyata pelaku usaha.<\/p>\n<p>Sementara itu, Ketua Program Studi S1 Teknik Industri USK, Suhendrianto, S.T., M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan kuliah tamu tersebut diharapkan menjadi awal kolaborasi yang lebih konkret antara perguruan tinggi dan DKP Aceh.<\/p>\n<p>Kolaborasi ke depan diarahkan pada penguatan hilirisasi industri pengolahan ikan yang kompetitif dan berkelanjutan melalui penelitian terapan bersama mahasiswa, akademisi, dan praktisi.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pengayaan materi perkuliahan, tetapi dapat berlanjut menjadi kolaborasi nyata melalui penelitian terapan yang melibatkan mahasiswa, akademisi, dan praktisi. Dengan begitu, ilmu Teknik Industri dapat memberikan kontribusi langsung dalam mendukung mekanisasi, meningkatkan efisiensi produksi, dan memperkuat daya saing UMKM pengolahan ikan di Aceh,\u201d ujar Suhendrianto.<\/p>\n<p>Bagi Program Studi Teknik Industri USK, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan terwujudnya <em>kampus berdampak<\/em>, yakni perguruan tinggi yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam konteks sektor perikanan, kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui pendampingan teknologi, perbaikan proses produksi, dan pengembangan produk yang menjawab kebutuhan masyarakat pesisir serta UMKM perikanan di Aceh.<\/p>\n<p>Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku industri tersebut sejalan dengan semangat Asta Cita, khususnya agenda penguatan kemandirian dan ketahanan pangan serta hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.<\/p>\n<p>Melalui kolaborasi berkelanjutan, potensi kelautan dan perikanan Aceh diharapkan tidak hanya menjadi sumber bahan baku, tetapi juga berkembang menjadi produk olahan bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.[]<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/525588?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2014 Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh bersama Program Studi S1 Teknik Industri Universitas Syiah Kuala (USK) mendorong penguatan hilirisasi industri pengolahan hasil perikanan melalui inovasi produk, penerapan mekanisasi, dan pemanfaatan teknologi tepat guna. Upaya tersebut mengemuka dalam kegiatan kuliah tamu yang diikuti mahasiswa Teknik Industri USK di Museum Mesin Kuno Industri (Mektri), [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":47,"featured_media":525589,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[32],"tags":[123596,372793,372794],"series":[],"class_list":["post-525588","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-olahan-ikan","tag-teknik-industri-usk","tag-hilirisasi-perikanan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/525588","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/47"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=525588"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/525588\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":525590,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/525588\/revisions\/525590"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/525589"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=525588"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=525588"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=525588"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=525588"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}