{"id":526000,"date":"2026-10-15T01:09:30","date_gmt":"2026-10-14T18:09:30","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=526000"},"modified":"2026-10-15T01:09:30","modified_gmt":"2026-10-14T18:09:30","slug":"truk-kopdes-merah-putih-diduga-angkut-bibit-sawit-di-tengah-kabut-asap-karhutla-warganet-pertanyakan-fungsinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/15\/truk-kopdes-merah-putih-diduga-angkut-bibit-sawit-di-tengah-kabut-asap-karhutla-warganet-pertanyakan-fungsinya\/","title":{"rendered":"Truk Kopdes Merah Putih Diduga Angkut Bibit Sawit di Tengah Kabut Asap Karhutla, Warganet Pertanyakan Fungsinya"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Foto sebuah truk berlogo Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) yang diduga mengangkut bibit kelapa sawit di tengah kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi mengenai status kendaraan tersebut.<\/p>\n<p>Foto itu semula diunggah akun Threads @ceritaselamanya, kemudian menyebar di Instagram, X, dan TikTok. Akun media daring Nowdots, dengan mengutip laporan Suara.com, mengunggahnya di Instagram dan menyebut peristiwa terjadi di Sumatra. Unggahan tersebut disukai sekitar 18.900 akun dan dikomentari 423 kali.<\/p>\n<p>Dalam foto tampak truk bak putih berhias garis merah dengan logo Kopdes Merah Putih dan pelat nomor B 9938 XHY. Di baknya terlihat tumpukan yang diduga bibit sawit dalam polybag serta tanaman muda di bagian atas muatan. Jalan di sekitarnya diselimuti kabut asap.<\/p>\n<p>Sebagian warganet mempertanyakan apakah kendaraan itu digunakan sesuai fungsi dan ketentuan operasionalnya. Mereka menilai armada yang dikaitkan dengan program penguatan ekonomi desa semestinya dipakai untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk perkebunan pribadi atau kelompok tertentu.<\/p>\n<p>Di tengah ramainya foto itu, muncul dugaan bahwa gambar tersebut hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI). Sejumlah warganet membantahnya. Salah satunya, akun Instagram @noviyyyana_, mengunggah video lanjutan yang memperlihatkan truk serupa dari belakang sepeda motor.<\/p>\n<p>Pada video itu, pelat nomor sepeda motor berkode BG, yaitu kode wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Huruf K pada seri belakang pelat menandakan kendaraan terdaftar di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Hal ini menjadi petunjuk bahwa video kemungkinan direkam di Sumatera Selatan, sejalan dengan keterangan Nowdots. Namun, kode pelat hanya menunjukkan asal registrasi kendaraan, bukan lokasi pasti perekaman.<\/p>\n<p>Hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai keaslian kendaraan sebagai armada Kopdes, kepemilikan muatan, ada tidaknya pelanggaran aturan, serta lokasi dan waktu pengambilan foto. Keaslian foto dan video juga belum diuji pihak berwenang. Dugaan penyimpangan tersebut masih perlu diverifikasi instansi terkait.(*)<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/526000?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Foto sebuah truk berlogo Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) yang diduga mengangkut bibit kelapa sawit di tengah kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n","protected":false},"author":4168,"featured_media":526001,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"both","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":301,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":{"524345":{"rich_snippets_article":[]}},"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[45416],"tags":[4909,5567,42032,55341,139353,324851,326867,372823,372824],"series":[],"class_list":["post-526000","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cek-fakta","tag-warganet","tag-media-sosial","tag-kebakaran-hutan","tag-kalimantan","tag-berita-viral","tag-kopdes","tag-komentar-netizen","tag-karhutala","tag-asap"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/526000","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/4168"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=526000"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/526000\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":526003,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/526000\/revisions\/526003"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/526001"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=526000"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=526000"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=526000"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=526000"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}