{"id":526458,"date":"2026-10-17T09:13:00","date_gmt":"2026-10-17T02:13:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/17\/anies-baswedan-terima-freedom-of-the-city-of-london-merdeka\/"},"modified":"2026-10-17T09:15:18","modified_gmt":"2026-10-17T02:15:18","slug":"anies-baswedan-terima-freedom-of-the-city-of-london-merdeka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/17\/anies-baswedan-terima-freedom-of-the-city-of-london-merdeka\/","title":{"rendered":"Anies Baswedan Terima Freedom of the City of London: Merdeka!"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 \u2013 <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/anies-baswedan\/\">Anies Baswedan<\/a> menerima penghargaan sipil Freedom of the City of London dalam upacara di Guildhall, London, Jumat (16\/10\/2026). Ia pun menerima penghargaan tersebut dengan ucapan merdeka.<\/p>\n<p>Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017\u20132022 itu kemudian disambut sebagai \u201cCitizen of London\u201d pada akhir upacara. Prosesi tersebut mengikuti tradisi yang telah berlangsung sejak abad ke-13 di balai kota bersejarah yang menjadi pusat pemerintahan City of London selama enam abad.<\/p>\n<p>Anies menerima penghargaan setelah dinominasikan Alderman Alastair King saat menjabat Lord Mayor of London bersama Alderman Gregory Jones KC. Nominasi tersebut disetujui Court of Common Council, badan tertinggi City of London Corporation, pada Juni 2025.<\/p>\n<p>Dalam daftar persetujuan yang sama, terdapat nama aktris peraih Oscar Cate Blanchett dan kapten tim rugbi Inggris Maro Itoje.<\/p>\n<p>Freedom of the City of London merupakan salah satu tradisi sipil tertua di dunia yang masih berlangsung hingga kini. Catatan sejarah menyebut tradisi tersebut telah ada sejak 1237, ketika status freeman berkaitan dengan hak untuk berdagang di Kota London.<\/p>\n<p>Saat ini, penghargaan itu diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai berkontribusi terhadap kehidupan publik. Selain Winston Churchill dan Nelson Mandela, daftar penerimanya mencakup Desmond Tutu, Lee Kuan Yew, Stephen Hawking, Sir Tim Berners-Lee, JK Rowling, Harry Kane, Ed Sheeran, serta Andrew Lloyd Webber yang menerimanya pada pekan sebelumnya.<\/p>\n<p>Upacara penganugerahan dipimpin Alderman Vincent Keaveny, Lord Mayor of London periode 2021\u20132022, yang bertindak sebagai Representative Lord Mayor. Keaveny dan Anies sebelumnya pernah bertemu dalam rangkaian kunjungan resmi antara London dan Jakarta.<\/p>\n<p>Pada Mei 2022, Keaveny menerima Anies di Mansion House, kediaman resmi Lord Mayor. Sebulan kemudian, Anies menjamu Keaveny di Balai Kota Jakarta.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Anies berseloroh London unggul satu kunjungan setelah upacara tersebut. Dia juga menyampaikan niat untuk membalas kunjungan itu.<\/p>\n<p>Sementara itu, Alderman Gregory Jones, salah satu pengusul penghargaan, baru kembali dari Jakarta setelah menjadi bagian dari delegasi Lord Mayor pada Oktober 2025. Anies menghadiri upacara bersama istrinya, Fery Farhati.<\/p>\n<p>Dalam pidato singkat berbahasa Inggris setelah menerima penghargaan, Anies mengaitkan makna Freedom of the City of London dengan gagasan mengenai tanggung jawab negara kepada warganya.<\/p>\n<p>\u201cDi negara saya, sepanjang hidup saya berpendapat bahwa republik bukanlah sebuah harapan. Republik adalah sebuah janji. Para pendiri bangsa kami tidak menulis \u2018kami berharap\u2019. Mereka menulis \u2018kami akan\u2019: melindungi setiap warga negara, mencerdaskan setiap anak, menghadirkan kesejahteraan bagi semua. Janji adalah utang,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Anies juga menyoroti kemajemukan London dan Indonesia. Menurut dia, kedua wilayah memiliki keberagaman yang perlu diiringi upaya menjaga persatuan.<\/p>\n<p>\u201cLebih dari tiga ratus bahasa dituturkan di London. Tujuh ratus bahasa dituturkan di Indonesia, dan sebagian besar bertemu di Jakarta. Kita sama-sama tahu bahwa kebinekaan adalah karunia Tuhan, dan persatuan adalah hasil kerja tangan manusia,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Dia berharap penghargaan tersebut bisa menjadi sarana memperluas hubungan dan pertukaran pengetahuan antara kedua negara, terutama melalui kerja sama antarkota.<\/p>\n<p>\u201cSaya ingin memperlakukan Freedom ini sebagai pintu, bukan piala. Negara bernegosiasi, kota saling belajar. Melalui pintu ini saya berharap dapat mengajak para wali kota, insinyur, guru, dan anak-anak muda Indonesia ke sini, dan mengundang London ke Jakarta. Persahabatan Inggris dan Indonesia sudah tua. Persahabatan antarkota kita masih muda, dan justru itulah yang paling besar ruang tumbuhnya.\u201d<\/p>\n<p>Anies menutup pidatonya dengan menyampaikan makna kata merdeka dalam bahasa Indonesia serta kaitannya dengan sejarah bangsa.<\/p>\n<p>\u201cDalam bahasa saya, kata untuk freedom adalah merdeka. Itu kata yang diteriakkan bangsa Indonesia pada 1945, dan masih kata yang kami teriakkan saat kami paling bahagia. Hari ini City of London memberikan kepada seorang Indonesia satu kata yang paling dicintai bangsanya. Saya akan berusaha pantas menerimanya. Merdeka.\u201d<\/p>\n<p>Nama Anies sebelumnya dikenal di London melalui keterlibatannya dalam jaringan kota global C40 Cities. Saat menjabat Gubernur DKI Jakarta, dia menjadi Vice Chair C40 Cities dan mendampingi Wali Kota London Sadiq Khan yang menjabat sebagai Chair. Anies tercatat sebagai orang Indonesia pertama yang menduduki posisi pimpinan dalam jaringan tersebut.<\/p>\n<p>Pembenahan transportasi publik Jakarta, yang sebagian mengacu pada pembelajaran dari London, turut mengantarkan Jakarta menjadi kota pertama di Asia Tenggara yang meraih Sustainable Transport Award pada 2021.<\/p>\n<p>Sejak 2023, Anies juga menjadi anggota dewan Asia Research Centre di University of Oxford. Dalam dua tahun terakhir, dia kerap diundang berbicara di Oxford, Cambridge, serta di hadapan diaspora Indonesia di London.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Anies masuk daftar 100 Intelektual Publik Dunia versi majalah Foreign Policy pada 2008 dan terpilih sebagai Young Global Leader Forum Ekonomi Dunia pada 2009<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/526458?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 \u2013 Anies Baswedan menerima penghargaan sipil Freedom of the City of London dalam upacara di Guildhall, London, Jumat (16\/10\/2026). Ia pun menerima penghargaan tersebut dengan ucapan merdeka. Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017\u20132022 itu kemudian disambut sebagai \u201cCitizen of London\u201d pada akhir upacara. Prosesi tersebut mengikuti tradisi yang telah berlangsung sejak abad ke-13 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":526459,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-526458","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/526458","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=526458"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/526458\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":526460,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/526458\/revisions\/526460"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/526459"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=526458"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=526458"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=526458"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=526458"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}