{"id":526628,"date":"2026-10-18T09:48:00","date_gmt":"2026-10-18T02:48:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/18\/nusron-wahid-2-kali-mangkir-pemeriksaan-maki-kpk-bisa-langsung-jemput-paksa\/"},"modified":"2026-10-18T09:53:52","modified_gmt":"2026-10-18T02:53:52","slug":"nusron-wahid-2-kali-mangkir-pemeriksaan-maki-kpk-bisa-langsung-jemput-paksa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/18\/nusron-wahid-2-kali-mangkir-pemeriksaan-maki-kpk-bisa-langsung-jemput-paksa\/","title":{"rendered":"Nusron Wahid 2 Kali Mangkir Pemeriksaan, MAKI: KPK Bisa Langsung Jemput Paksa"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a>) sudah bisa menerbitkan surat perintah membawa atau menjemput paksa Nusron Wahid.\u00a0<\/p>\n<p>Sebab, Menteri Agraria dan Tata Ruang\/Badan Pertanahan Nasional (ATR\/BPN) itu sudah dua kali mangkir dari panggilan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR\/BPN.<\/p>\n<p>&#8220;KPK sebenarnya bisa langsung menerbitkan surat perintah membawa, karena sudah dua kali mangkir,&#8221; kata Boyamin dalam keterangannya, dikutip Minggu (18\/10\/2026).<\/p>\n<p>Pemanggilan pertama Nusron dilakukan pada Rabu (7\/10\/2026). Saat itu, alasan Nusron absen lantaran ada agenda di internal kementerian yang dia pimpin.\u00a0<\/p>\n<p>Penjadwalan ulang pemeriksaan kemudian ditentukan pada Kamis (15\/10\/2026). Dalam kesempatan tersebut Nusron kembali absen lantaran disebut ada perjalanan dinas ke Malaysia.\u00a0<\/p>\n<p>Boyamin turut menyoroti alasan Nusron absen karena berada di Malaysia. Dia mempertanyakan apakah perjalanan dinas luar negeri tersebut sudah seizin presiden atau belum.<\/p>\n<p>&#8220;Karena kalau memang dinas ya berarti harus ada izin presiden. Nah, kalau mendadak itu apakah ada izin, saya ragu,&#8221; ujarnya.\u00a0<\/p>\n<p>Boyamin menilai tidak ada alasan yang mendesak bagi Nusron untuk terbang ke Malaysia. Dia meyakini, alasan Nusron ke Malaysia hanya untuk menghindari panggilan KPK.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Sebenarnya ke Malaysia itu seperti apa? Karena isu yang kita urus ini kan urusan kebakaran hutan, dan itu tugasnya menteri-menteri di luar Nusron. Lah, kalau Nusron ke Malaysia ngurus apa gitu? Jadi ini tampaknya hanya sebagai upaya menghindari panggilan dari KPK,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Menteri ATR\/BPN Nusron Wahid belum memenuhi panggilan pemeriksaan KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR\/BPN. Dia disebut sedang melakukan perjalanan dinas ke Malaysia.<\/p>\n<p>Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyampaikan informasi tersebut saat ditemui di Gedung KPK, Jumat (16\/10\/2026).<\/p>\n<p>\u201cKalau nggak salah ke Malaysia,\u201d ujarnya pada wartawan di KPK, Jumat (16\/10\/2026).<\/p>\n<p>Achmad menjelaskan, Nusron telah mengirimkan surat untuk meminta penundaan pemeriksaan. Dalam surat tersebut, Nusron menyampaikan adanya agenda perjalanan dinas ke luar negeri yang berbenturan dengan jadwal pemanggilan penyidik<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/526628?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah bisa menerbitkan surat perintah membawa atau menjemput paksa Nusron Wahid.\u00a0 Sebab, Menteri Agraria dan Tata Ruang\/Badan Pertanahan Nasional (ATR\/BPN) itu sudah dua kali mangkir dari panggilan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR\/BPN. &#8220;KPK sebenarnya bisa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":526030,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,243,231,27738,64881,1420],"series":[],"class_list":["post-526628","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-hukum","tag-kpk","tag-maki","tag-nusron-wahid","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/526628","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=526628"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/526628\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":526629,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/526628\/revisions\/526629"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/526030"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=526628"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=526628"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=526628"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=526628"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}