{"id":527765,"date":"2026-10-24T16:48:58","date_gmt":"2026-10-24T09:48:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=527765"},"modified":"2026-10-24T16:48:58","modified_gmt":"2026-10-24T09:48:58","slug":"dana-bencana-dikorupsi-kemana-hati-nurani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/24\/dana-bencana-dikorupsi-kemana-hati-nurani\/","title":{"rendered":"Dana Bencana Dikorupsi, Kemana Hati Nurani?"},"content":{"rendered":"<p><em>Pergi ke pasar membeli ikan<\/em><br \/>\n<em>Ikan disimpan di dalam peti<\/em><br \/>\n<em>Bencana datang membawa kesedihan <\/em><br \/>\n<em>Malah dikorupsi mereka tak punya hati<\/em><\/p>\n<p><span class=\"dropcap\">R<\/span>ASANYA tidak ada kata-kata lagi yang pantas diucapkan untuk mereka yang tega melakukan korupsi dana bencana di negeri ini.<\/p>\n<p>Bencana sudah membawa luka dan kerugian yang tidak sedikit untuk para korban. Mereka membutuhkan bantuan agar kehidupan mereka bisa kembali pulih.<\/p>\n<p>Namun, mirisnya bantuan yang sangat mereka butuhkan justru diduga menjadi bancakan bagi oknum tertentu alias dikorupsi.<\/p>\n<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 13 Oktober lalu melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (<a title=\"BNPB\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/bnpb\/\">BNPB<\/a>) dan menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam perkara korupsi Dana Siap Pakai (DSP).<\/p>\n<p>Diduga praktik ini telah berlangsung sejak 2022. Diduga ada penyimpangan pengadaan barang dan jasa melalui penunjukan langsung yang terafiliasi dengan salah satu tersangka.<\/p>\n<p>Nilai pengadaan tersebut ditaksir mencapai angka Rp 148 miliar selama periode 2024-2026.<\/p>\n<p>Korupsi dana bantuan ini bukan kejahatan biasa, ini adalah kezaliman yang luar biasa. Bagaimana mungkin mereka tega mengambil keuntungan di tengah kesulitan yang dialami oleh para korban bencana, mulai dari banjir dan tanah longsor di Sumatera, gempa di NTT, karhutla di Kalimantan, Jambi, Palembang dan Papua.<\/p>\n<p>Orang yang diberi amanah untuk menangani bencana, justru memberikan bencana tambahan bagi para korban.<\/p>\n<p>Semua ini terjadi karena penerapan sistem kapitalis sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan. Akibatnya manusia tidak jauh dari agama dan tidak memiliki benteng keimanan dalam dirinya.<\/p>\n<p>Sehingga mereka tidak sadar bahwa setiap perbuatannya akan diawasi oleh Allah dan kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Mereka tidak takut melakukan kezaliman karena tidak ada keimanan akan hari akhirat.<\/p>\n<p>Sistem kapitalis menjadikan materi sebagai tujuan, dan tidak jarang orang melakukan apapun demi keuntungan sekalipun itu menimbulkan mudharat bagi orang lain.<\/p>\n<p>Sistem ini juga melahirkan para pejabat yang krisis integritas, membuka celah korupsi mulai dari jual beli jabatan, suap menyuap, menyalahgunakan kewenangan, hingga menzalimi orang lain.<\/p>\n<p>Hal ini diperparah oleh lemahnya pengawasan atau kontrol dari pemimpin pada para pembantu di bawahnya.<\/p>\n<p>Korupsi bukan lagi menjadi anomali, melainkan penyakit bawaan dan budaya di masyarakat.<\/p>\n<p>Sistem peradilan hari ini pun tidak tegas bahkan sangat ramah bagi para koruptor.<\/p>\n<p>Banyak koruptor yang mendapatkan hukuman sangat ringan, walaupun dipenjara mereka bisa mendapatkan fasilitas mewah, masih bisa keluar masuk sesukanya.<\/p>\n<p>Bahkan setelah mereka bebas masih bisa mendapatkan jabatan di pemerintahan.<\/p>\n<p>Sungguh sangat tidak adil, dibandingkan rakyat kecil yang terpaksa melakukan kejahatan karena kebutuhan ekonomi atau untuk bertahan hidup.<\/p>\n<h3>Hanya Sistem Islam yang Mampu Memberikan Keadilan<\/h3>\n<p>Berbeda dengan sistem kapitalis sekuler, sistem Islam memiliki paradigma yang khas dalam mengurusi urusan manusia.<\/p>\n<p>Dalam Islam pemimpin wajib menjadi pelindung dan pengurus urusan rakyatnya.<\/p>\n<p>Negara harus hadir paling depan apalagi dalam kondisi bencana. Sistem Islam yang berasaskan akidah Islam menjadikan keimanan sebagai pondasi dan benteng pertama dan utama bagi setiap individu.<\/p>\n<p>Keimanan ini yang akan membuat rasa takut dan mencegah manusia untuk melakukan kejahatan dan kemaksiatan baik ketika sendiri atau saat bersama orang lain.<\/p>\n<p>Keimanan yang meyakini bahwa Allah mengetahui setiap apa yang dilakukan oleh hambaNya, bahkan ketika itu masih sebatas niat.<\/p>\n<p>Penerapan sistem Islam akan menutup celah terjadinya korupsi. Dimulai dari sistem pendidikan yang melahirkan generasi yang berkepribadian Islam.<\/p>\n<p>Amar makruf yang dilakukan oleh masyarakat. Pengawasan dan evaluasi terhadap para pejabat. Serta adanya mekanisme perhitungan terbalik terhadap harta para pejabat.<\/p>\n<p>Negara Islam memiliki sistem sanksi yang tegas yang dapat memberikan efek jera terhadap pelaku dan mencegah orang lain melakukan kejahatan yang sama.<\/p>\n<p>Serta sebagai penebus dosa bagi pelaku tersebut. Sanksi yang akan memberikan keadilan bagi semua pihak.<\/p>\n<p>Untuk pelaku korupsi maka sanksinya adalah ta&#8217;zir yaitu sanksi yang ditentukan oleh Qadhi atau Khalifah berdasarkan ijtihadnya dan sesuai dampak yang ditimbulkannya dari korupsi tersebut.<\/p>\n<p>Penegakan hukum tidak hanya sampai penjatuhan hukuman, melainkan juga pemulihan harta publik sesuai ketentuan hukum.<\/p>\n<p>Memulihkan sumber daya yang semestinya digunakan untuk kemaslahatan masyarakat.<\/p>\n<p>Sistem ekonomi Islam membuat negara memiliki kemampuan untuk memenuhi semua kebutuhan rakyat termasuk penanggulangan bencana.<\/p>\n<p>Negara memiliki Baitul Mal dengan pos-pos pendapatan yang banyak. Ketika Baitul Mal kosong sementara ada kebutuhan yang wajib dan urgen untuk dilakukan seperti penanganan bencana, maka negara bisa memungut <em>dharibah<\/em> (pajak) dari orang-orang kaya atau berhutang pada rakyat nya.<\/p>\n<p>Semua itu dilakukan karena nyawa dan keselamatan rakyat adalah prioritas utama.<\/p>\n<p>Semua mekanisme ini bertujuan untuk memberikan rasa keadilan dan menjamin hak-hak setiap orang terutama hak para korban bencana.<\/p>\n<p>Semua ini hanya bisa dilakukan ketika aturan Islam diterapkan secara kafah dalam semua aspek kehidupan.<\/p>\n<p>Tidak ada pilihan lain bagi kita selain mengikuti aturan Islam. Allah berfirman dalam QS Al-Maidah ayat 50:<\/p>\n<p>&#8220;Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki? Hukum siapakah yang lebih baik dari hukum Allah bagi orang-orang yang meyakini agamanya?&#8221;<\/p>\n<p><em>Wallahua&#8217;lam bishawab.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Korupsi dana bencana bukan sekadar kejahatan biasa, ini adalah kezaliman yang luar biasa. Di saat korban bencana mengharapkan bantuan untuk melanjutkan kehidupan mereka, para koruptor tega mengambil keuntungan demi kepentingan pribadi.<\/p>\n","protected":false},"author":4412,"featured_media":527796,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"65","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"dana bencana,bencana,korupsi,dana bencana dikorupsi","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[65],"tags":[30446,627,367469,373016,6769,32585],"series":[],"class_list":["post-527765","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-islam","tag-bencana","tag-bnpb","tag-dana-bencana","tag-dana-bencana-dikorupsi","tag-korupsi","tag-operasi-tangkap-tangan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/527765","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/4412"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=527765"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/527765\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":527798,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/527765\/revisions\/527798"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/527796"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=527765"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=527765"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=527765"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=527765"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}