{"id":527799,"date":"2026-10-24T17:12:55","date_gmt":"2026-10-24T10:12:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=527799"},"modified":"2026-10-24T17:46:58","modified_gmt":"2026-10-24T10:46:58","slug":"kreatif-mengolah-ikan-saat-ungkot-leubim-siap-naik-kelas-ke-meja-restoran-dan-hotel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/24\/kreatif-mengolah-ikan-saat-ungkot-leubim-siap-naik-kelas-ke-meja-restoran-dan-hotel\/","title":{"rendered":"Kreatif Mengolah Ikan, Saat Ungkot Leubim Siap Naik Kelas ke Meja Restoran dan Hotel"},"content":{"rendered":"<div><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Siapa sangka ikan kambing-kambing atau <a title=\"ungkot leubim\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/ungkot-leubim\/\"><em>ungkot leubim<\/em><\/a>, ikan lokal yang belum banyak dilirik sebagai sajian kuliner bernilai tinggi, dapat disulap menjadi hidangan kreatif yang menggugah selera? Potensi inilah yang diangkat dalam Lomba Masak Meuseuraya Rasa, bagian dari rangkaian Meuseuraya Festival 2026 di Balee <a title=\"Meuseuraya\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/meuseuraya\/\">Meuseuraya<\/a> Aceh, Banda Aceh, Sabtu (24\/10\/2026).<\/div>\n<div>\n<p>Mengusung kreativitas dalam mengolah hasil perikanan, lomba ini mengajak peserta melihat ikan lokal dari sudut pandang berbeda.<\/p>\n<p>Bukan sekadar bahan pangan sehari-hari, <em>ungkot leubim<\/em> berpeluang menjadi sajian istimewa dengan cita rasa khas, tampilan menggoda, dan nilai jual yang lebih tinggi.<\/p>\n<p>Melalui sentuhan kreativitas, teknik pengolahan, racikan bumbu, serta penyajian yang menarik, ikan yang selama ini belum optimal nilai ekonominya dapat dikembangkan menjadi menu modern yang mampu bersaing di meja makan keluarga, restoran, hingga hotel.<\/p>\n<p>Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh mengapresiasi penyelenggaraan Lomba Masak Meuseuraya Rasa yang diikuti 32 peserta dari berbagai kalangan.<\/p>\n<p>Kegiatan ini menjadi panggung untuk mengeksplorasi kekayaan bahan baku ikan lokal sekaligus memperkenalkan ragam olahan perikanan yang lezat, bergizi, dan berpotensi memiliki nilai komersial.<\/p>\n<p>Kasubkor P2HP DKP Aceh, Fitriani, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa kreativitas merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan daya tarik konsumsi ikan sekaligus membuka peluang usaha kuliner berbasis hasil perikanan.<\/p>\n<p>\u201cMelalui lomba ini, kita ingin menunjukkan bahwa ikan lokal seperti <em>ungkot leubim<\/em> memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sajian yang istimewa. Dengan kreativitas dalam pengolahan dan penyajian, ikan tidak hanya menjadi menu rumahan, tetapi juga berpeluang menjadi hidangan unggulan di restoran maupun hotel,\u201d ujar Fitriani.<\/p>\n<p>Menurutnya, inovasi kuliner berbahan ikan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menghadirkan menu keluarga yang lebih variatif, sekaligus menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk menciptakan produk dengan tampilan menarik, cita rasa khas, dan nilai jual kompetitif.<\/p>\n<p>Lebih dari sekadar kompetisi memasak, Meuseuraya Rasa menjadi ajang memperkenalkan bahwa kuliner berbasis ikan memiliki ruang luas untuk terus berinovasi.<\/p>\n<p>Bahan baku lokal dapat diolah menjadi menu kekinian tanpa kehilangan identitas cita rasa daerah, sekaligus menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan makanan lezat dan bergizi.<\/p>\n<p>Kegiatan ini juga sejalan dengan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), yang mendorong masyarakat menjadikan ikan sebagai bagian penting dari pola konsumsi keluarga.<\/p>\n<p>Semakin beragam pilihan olahan, semakin terbuka pula kesempatan untuk menjadikan ikan sebagai menu favorit berbagai kalangan, termasuk anak-anak dan generasi muda.<\/p>\n<p>Dukungan terhadap peningkatan konsumsi ikan turut diperkuat oleh Forikan Aceh yang diketuai Ny. Marlina Usman. Hadir pula Ketua Forikan Kabupaten Aceh Tamiang, Ny. Yuyun Armia, serta Ketua Forikan Kabupaten Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag.<\/p>\n<p>DKP Aceh berharap, kreativitas yang lahir dari Lomba Masak Meuseuraya Rasa dapat menginspirasi masyarakat dan pelaku usaha untuk semakin percaya diri mengangkat ikan lokal ke pasar kuliner yang lebih luas.<\/p>\n<p>Dari <em>ungkot leubim<\/em> menjadi sajian istimewa, dari dapur keluarga menuju meja restoran dan hotel. Inilah peluang kuliner perikanan Aceh untuk tampil lebih kreatif, menggugah selera, dan bernilai ekonomi tinggi, sekaligus memperkuat gerakan Gemarikan dan daya saing UMKM perikanan daerah.[]<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siapa sangka ikan kambing-kambing atau ungkot leubim, ikan lokal yang belum banyak dilirik sebagai sajian kuliner bernilai tinggi, dapat disulap menjadi hidangan kreatif yang menggugah selera?<\/p>\n","protected":false},"author":47,"featured_media":527800,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"66460","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"ungkot leubim","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[66460],"tags":[373020,373018,373017,123596,373019],"series":[],"class_list":["post-527799","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-meuseuraya","tag-meuseuraya-festival-2026","tag-meuseuraya-rasa","tag-olahan-ikan","tag-ungkot-leubim"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/527799","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/47"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=527799"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/527799\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":527802,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/527799\/revisions\/527802"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/527800"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=527799"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=527799"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=527799"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=527799"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}