{"id":527887,"date":"2026-10-25T13:40:00","date_gmt":"2026-10-25T06:40:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/25\/prabowo-belum-sepenuhya-lepas-dari-bayang-bayang-jokowi\/"},"modified":"2026-10-25T14:06:35","modified_gmt":"2026-10-25T07:06:35","slug":"prabowo-belum-sepenuhya-lepas-dari-bayang-bayang-jokowi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/25\/prabowo-belum-sepenuhya-lepas-dari-bayang-bayang-jokowi\/","title":{"rendered":"Prabowo Belum Sepenuhya Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> dinilai belum mampu memutus sepenuhnya pengaruh <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> meski telah memasuki tahun kedua pemerintahannya.<\/p>\n<p>Menurut Guru Besar Universitas Airlangga, Prof Henri Subiakto, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> masih memberi ruang bagi kepentingan dan kesinambungan kebijakan orang-orang <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>. Kondisi itu membuat arah kepemimpinan Prabowo dinilai belum menunjukkan ketegasan dalam menghadapi warisan pemerintahan sebelumnya.<\/p>\n<p>\u201cPrabowo itu mix signal. Kesannya dia berkuasa, tapi tak mampu menghilangkan bayang bayang mantan bos yang dulu mengangkatnya jadi jenderal penuh dan jadi kepala negara,&#8221; kata Henri lewat akun X miliknya, Minggu, 25 Oktober 2026.<\/p>\n<p>Ia menilai gaya kepemimpinan dan komunikasi Prabowo memang berbeda dari Jokowi. Namun, keduanya dinilai masih menjaga hubungan karena memiliki kepentingan masing-masing.<\/p>\n<p>\u201cWalau sekarang sudah tidak seharmonis di awal-awal Pemerintahan, tapi Prabowo nampak tak berani putus total apalagi berhadap hadapan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Henri juga menyoroti sikap Prabowo terhadap polemik ijazah Jokowi dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menurutnya melemahkan Jokowi dan Wakil Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a> dari sisi moral. Ia menilai Prabowo belum memberikan respons tegas terhadap persoalan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cIsu ijazah dan putusan MK yg sangat melemahkan Jokowi Gibran dari sisi moral pun tidak direspon tegas oleh Prabowo. Seolah hanya jadi catatan dan simpanan peluru yang tidak harus terburu digunakan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Henri mengkritik cara sebagian masyarakat memandang kepemimpinan Jokowi. Ia mengakui pernah percaya pada penampilan dan pernyataan Jokowi, yang menurutnya mampu membangun citra sebagai sosok sederhana dan dekat dengan rakyat.<\/p>\n<p>\u201cSaya pernah percaya dan tertipu juga dengan ucapan dan penampilan yang penuh polesan Jokowi. Sekarangpun masih banyak yang buta terhadap sosok ini, hanya karena suka dengan hasil kerja pemerintahannya dulu yg terlihat sukses membangun infrastruktur,\u201d tulisnya.<\/p>\n<p>Henri menilai keberhasilan pembangunan infrastruktur yang terlihat secara fisik tidak cukup untuk menilai keseluruhan kinerja pemerintahan. Ia menyoroti konsekuensi utang pembangunan, kondisi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a>, serta dampak terhadap etika dan tatanan demokrasi.<\/p>\n<p>\u201cPadahal pembangunan infrastruktur yang \u2018nampak sukses\u2019 itu aslinya membawa bom waktu, saat tagihan tagihan hutang harus dibayarkan. Stabilitas politik yg seolah tenang, sejatinya menyimpan jeratan jeratan politik penyanderaan pada hampir semua partai politik,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ia juga memperingatkan dampak jangka panjang dari kerusakan tatanan demokrasi dan ketergantungan pada pihak asing. Menurut Henri, persoalan tersebut belum menjadi perhatian mendalam bagi sebagian besar masyarakat.<\/p>\n<p>Henri menambahkan, harapan agar Prabowo memperbaiki berbagai persoalan warisan pemerintahan sebelumnya berpotensi berujung pada kekecewaan apabila tidak diikuti langkah tegas.<\/p>\n<p>\u201cMudah mudahan rakyat melihat ini semua bisa bersabar dengan ketidakjelasan dan ketidaktegasan di tengah keadaan sosial ekonomi dan politik negara yang makin memburuk ini,\u201d pungkasnya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Presiden Prabowo Subianto dinilai belum mampu memutus sepenuhnya pengaruh Joko Widodo meski telah memasuki tahun kedua pemerintahannya. Menurut Guru Besar Universitas Airlangga, Prof Henri Subiakto, Prabowo masih memberi ruang bagi kepentingan dan kesinambungan kebijakan orang-orang Jokowi. Kondisi itu membuat arah kepemimpinan Prabowo dinilai belum menunjukkan ketegasan dalam menghadapi warisan pemerintahan sebelumnya. \u201cPrabowo itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":527888,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[68,94,1420,1645,2081,274908],"series":[],"class_list":["post-527887","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-headline","tag-jokowi","tag-peristiwa","tag-joko-widodo","tag-prabowo-subianto","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/527887","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=527887"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/527887\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":527889,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/527887\/revisions\/527889"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/527888"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=527887"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=527887"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=527887"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=527887"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}